
" Permisi bi.... Rafaelnya ada." ucap Putri setelah pintu rumah terbuka
" Oh... ada non Putri... mari silahkan masuk.
"Makasih bi....
" Silahkan duduk dulu non..... sebentar saya panggilkan
" Baik bi....
" Putri.... apa maksud kedatangan kamu kesini... apa kamu ingin mengatakan bahwa kamu akan bertunangan dengan laki-laki brengsek itu..... atau apa kamu akan menikah dengan laki-laki itu" ucap Rafael.
" Tapi sebelumnya kamu harus memikirkan semua itu...Tik.... kamu harus tahu laki-laki itu tidak pantas untuk kamu.... dia yang sudah menghancurkan hubungan kita Tik..... kamu harus tahu itu.... aku tahu aku memang pernah menyakitimu.... tapi itu semua bukan kemauanku Tik.... itu semua telah menjebak aku agar kamu membenciku Tik..... kamu harus percaya sama aku.... aku memang tidak bisa membuktikan itu tapi kamu harus percaya bahwa apa yang aku katakan itu benar Tik.,' ucap Rafael
" Cukup El.... cukup.... kamu tidak perlu membuktikan semua itu... itu sudah tidak penting bagiku ,' ucap Putri
" Aku datang kesini.... karena aku ingin menikah dengan...
" Cukup Tik.... nggak usah kamu teruskan.... aku sudah tahu apa maksud ucapanmu.... aku tidak siap mendengarkan kelanjutannya.... aku sudah tahu dengan siapa kamu ingin menikah dan pasti aku tidak akan datang kepernikahanmu.... karena aku tidak siap melihat orang yang aku cintai menikah dengan laki-laki lain..... maafkan aku.... sebaiknya kamu pulang saja.... percuma kamu berada disini..," ucap Rafael
__ADS_1
" Baik... aku akan pulang... kalo memang itu maumu... tapi sebelum aku pulang... aku ingin mengatakan sesuatu bahwa aku sudah salah menilai kamu selama ini.... karena orang yang ingin aku ajak menikah sudah mengusir aku dari rumahnya.," ucap Putri berdiri sambil berjalan pergi
"Ah..... apa maksudmu.." ucap Rafael kaget
"Kamu lulusan dari Amerika.... apa kamu tidak mengerti apa yang barusan aku katakan... apa aku harus mempertegas ucapku.." ucap Putri membalikkan badannya
"Kamu....." ucap Rafael lagi
"Baiklah tuan Rafael yang terhormat... aku Putri Aulia Dewi mau menikah dengan Tuan Rafael Matthew.... apa belum jelas juga.," ucap Putri sambil tersenyum.
" Ooohh benarkah.... apa yang sudah aku dengar ini..." Ucap Rafael berteriak kegirangan sambil memeluk Putri.
" Ya sayang....
" El.... aku sudah tahu semuanya.... aku sempat menguping pembicaraan Sherly dengan pak Johan... tapi aku sengaja tidak memberi tahumu dan aku pun tidak pernah menghubungimu lagi... karena aku ingin membuktikan sendiri dan aku ingin membalas dendam dengan caraku sendiri...aku berpura pura mengikuti semua keinginannya dan apa yang aku lakukan tadi siang itu memang sengaja aku lakukan biar Pak Johan percaya bahwa aku sudah tidak percaya lagi sama kamu dan sangat membenci kamu karena dengan begini... dia akan percaya padaku.... maafkan aku El.... kalo aku sudah membentakmu tadi... " ucap Putri panjang lebar
" Benarkah..... aku tidak percaya kamu bisa melakukan semua ini Tik
" El.... aku mengenal kamu sudah lama.... aku tidak mungkin begitu saja percaya dengan ucapan orang lain... tetapi sekarang kamu harus percaya sama aku.... karena aku akan meneruskan sandiwara ini... jangan sampe pak Johan tahu rencana ini...aku mohon kamu mau kerjasama denganku...
__ADS_1
" Baiklah....aku percaya sama kamu....aku bangga sama kamu... kamu tahu selama ini aku sudah putus asa tidak bisa memilikimu lagi.... tapi.... sekarang ini aku sangat bahagia ternyata apa yang aku pikirkan salah tentang kamu...Oh.... sayang... aku sangat mencintaimu..." Ucap Rafael sambil mencium bibir Putri
" Aku juga El.... aku juga mencintaimu... dan aku juga tidak mau kehilanganmu lagi
" Tapi apa yang akan kamu lakukan sekarang." ucap Rafael lagi
"Aku mau.... rencana pernikahan kita jangan ditunda lagi.... karena aku tidak mau lama-lama bersandiwara... seperti ini
"Baiklah kita masih ada waktu lagi dua Minggu.." ucap Rafael
" Baik kalo begitu... selama beberapa hari ini aku akan tetap seolah-olah diantara kita tidak ada hubungan apa-apa... aku mau Kak Johan tidak curiga padaku.... agar dia tidak punya rencana lagi untuk memisahkan kita... bagaimana kamu setuju.," ucap Putri
"Aku setuju sayang... aku akan berusaha untuk menahan rasa kangenku untuk tidak bertemu kamu lagi." ucap Rafael sambil mencium bibir Putri " I love you sayang.,
"I love you too..." ucap Putri
" Kalo begitu aku pulang dulu ya El...," ucap Putri
"Baiklah kalau begitu.... kamu hati-hati ya....ingat kamu harus jaga jarak sama Johan dan tidak boleh Baper.," ucap Rafael
__ADS_1
" Ya sayang.... aku janji. aku pulang ya," ucap Putri lagi sambil pergi meninggalkan rumah Rafael.