Calon Iparku Ternyata........

Calon Iparku Ternyata........
Bertemu kakak ipar


__ADS_3

Setelah pulang dari kantor Marvel ......Rafael pun mengajak Kevin untuk makan siang dan setelah itu mereka pun kembali ke rumah.


Malam harinya... Rafael mengajak Kevin ke rumah Marvel.


"Tokkkkk.... tokkk... tokkkkk..


ya sebentar.


" Selamat malam..... bisa bertemu dengan kak Marvel..." ucap Rafael.


" O ya dengan siapa ya.?


" Saya Rafael... kalo mbak.....


" Saya istrinya....


" Oooo berarti mbak Siska.... saya adik ipar mbak.


" Ooooo.....ya.... maaf kalo saya tidak tahu karena saya belum pernah bertemu.


" Ya nggak apa-apa.... saya yang minta maaf karena waktu kakak menikah saya tidak bisa hadir..... maafin saya.. mbak..,


" Ya nggak apa-apa....ayo masuk... ini siapa,?


" Ini Kevin anak saya.....Kevin beri salam sama Tante sayang...

__ADS_1


" Kevin Tante....." ucap Kevin sambil mencium punggung tangan Siska


" Ya.... anak ganteng.


" Hai.....bro....kalian udah kenalan ya....," ucap Marvel


"O ya... sis....Rafatar mana.... suruh sini... ini ada kakak Kevin," ucap Marvel lagi


" Sebentar saya panggil..,


" Nah ini anak om datang.... Rafatar...ini ada kakak Kevin...ayo kenalan dulu " ucap Marvel.


" Ya pa...." ucap Rafatar


" Ya om....ayo adik... " ucap Kevin


" Berapa umur anakmu kak ? ucap Rafael


" Dua setengah tahun .,"


"Ayo silahkan diminum...dik..," ucap Siska sambil menaruh minuman di atas meja.


" Ya makasih kak.,


" O ya kak Siska...tau nggak keberadaan Putri sekarang.," ucap Rafael lagi

__ADS_1


"Kenapa dengan dia , dik " ucap Siska pura-pura tidak tahu


" Begini kak.... waktu di Amerika saya bertemu dengan Putri tanpa sengaja... karena dia guru sekolahnya Kevin... dia bekerja di sana part time... awalnya saya tidak tahu kalau dia bekerja di sana... saya akhirnya tahu karena Kevin dekat dengan Putri...dan Putri pun tahu kalau saya sudah menikah.... terus terang kak... saya menikah karena terpaksa... ini memang salah saya.... karena malam itu pas saya lagi mabuk ada teman wanita saya mengantar saya pulang dan kejadianlah malam itu... saya sama sekali tidak menyangka kalau saya sampai melakukan itu... dengan terpaksa saya menikahinya karena dia mengancam saya dan saya pun tidak ingin dikatakan laki-laki yang Tidak bertanggung jawab......... malam berikutnya setelah beberapa hari pernikahan kami lagi- lagi saya berbuat kesalahan dengan minum minuman alkohol sampe saya kurang kesadaran lagi... akhirnya kami pun melakukan lagi.... Akhirnya istriku hamil.... terus terang sampe sekarang bayangan Putri masih ada dalam pikiran saya kak. walaupun 5 tahun tidak bertemu.


Disaat saya bertemu lagi dengan Putri saat itu... saya ingin sekali mendekap dia... apalagi saya tahu saat ini dia belum menikah kak... saya tidak mau lagi kehilangan dia kak... tapi setelah dia tahu kalau saya sudah menikah... dia pergi meninggalkan saya kak.," ucap Rafael panjang lebar


" Dik.... apa adik sudah menghubungi dia lagi.," ucap Siska


" Sudah kak.... saya sudah mencari dia kemana-mana... saya sudah menghubungi dia juga tapi hp nya tidak aktif....


" Oooo... maaf ya dik...kakak tidak ingin mencampuri urusan pribadi adik...... tapi kenapa dik Rafael ingin berhubungan lagi dengan adik kakak.... sedangkan status adik kan sudah menikah.... saya juga tidak mau kalau adik saya Putri mengganggu rumah tangga orang lain.,"


" Maaf kak saya sudah bercerai dengan istri saya.,"


" Apa karena adik sudah bertemu dengan adik saya jadi kalian bercerai.,"


" Bukan....kak.... bukan.... terus terang dari dulu saya sudah tidak kuat hidup bersama dengan istri saya karena dia tidak pernah memperhatikan dan memberikan kasih sayang kepada saya dan Kevin.... dia terlalu sibuk dengan urusan bisnisnya sampe dia tidak pernah punya waktu untuk kami.... saya tidak kuat dengan perilakunya seperti itu....dan hampir setiap hari kita bertengkar masalah ini. Itu alasan saya menceraikannya


" Ooooo begitu.... maaf ya dik Rafael.... terus terang setelah ibu kami meninggal... saya sebagai kakaknya Putri akan selalu bertanggungjawab atas keadaan adik saya Putri.... karena kami tidak punya siapa-siapa lagi. "


" Ya kak.... saya tahu itu.... maafkan saya kak... saya sudah menyakiti adik kakak tapi saya janji saya akan membahagiakan adik kakak... tolong bantu saya kak.... saya ingin sekali bertemu dengan Putri dan saya ingin memulai hidup baru dengan Putri, tolong saya kak..


" Baik kalo memang begitu...kakak akan bantu.. tapi kakak tidak janji bisa apa tidak.. karena semua tergantung dari Putri sendiri.,


" Ya kak makasih kak.,"

__ADS_1


__ADS_2