
" Kamu serius dengan keputusanmu El.," ucap ibu Erika.
" Ya ma..... doain Rafael ma... .,
" Kamu hati-hati disana... nanti kalau sudah sampai kamu kabarin kami nak," ucap bapak Matthew.
" Ya pa..... ma... pa Rafael pergi dulu ,"
" Ya sayang.... doa kami menyertaimu.," ucap Bapak Mathew.
" Jangan lupa jaga kesehatanmu Nak," ucap ibu Erika.
" Ya ma.....
Sudah 2 tahun Rafael meninggalkan keluarganya di Indonesia dia pergi ke Amerika untuk melanjutkan sekolahnya sekaligus dia ingin melupakan semua kenangannya bersama Putri..
Selama 2 tahun itupun Rafael sengaja menyibukkan dirinya dengan banyak kegiatan di Amerika bahkan dia pun memiliki kafe kecil disana untuk menunjang kebutuhan hidupnya disana .....bukan berarti dia tidak ingin menerima bantuan dari orang tuanya tetapi dia memang ingin mandiri dan dia juga ingin menetap lama di Amerika, dia ingin menata hidup barunya di sana.
*****************
" Maaf Pak Marvel... ada staf dari bagian marketing ingin bertemu dengan anda.," ucap pak Ridwan
" O ya suruh dia masuk.,"
" Baik pak..,"
" Selamat siang pak.,"
__ADS_1
" Selamat siang.......,"
" Kamu...........," ucap Marvel.
"Marvel..........
"Sejak kapan kamu bekerja di sini," ucap Marvel
" Ada seminggu yang lalu
" Bukannya kamu di Surabaya.... tapi kok bisa.," ucap Marvel lagi
," Ya... awalnya memang di Surabaya tapi setelah........Uhukkkk....... uhukkkk
" Ada apa Sis..... kamu cerita sama aku.... aku ini masih sahabatmu.,"
" Maafkan aku Sis...., aku tidak bermaksud mengingatkan kembali.," ucap Marvel sambil memeluk Siska.
" Terus kenapa kamu bisa bekerja di tempatku.
" Maaf sebelumnya aku tidak tahu kalau ini perusahaanmu... aku kembali ke Jakarta karena aku tidak bisa tinggal di Surabaya lagi karena semua kenangan tentang keluargaku ada disana.. perusahaan Hendrik aku serahkan ke adiknya... aku tidak mau mengingat semuanya... aku ingin menata ulang hidupku.. ,"
" Aku dengar dari beberapa karyawan kalo pimpinan kita mengalami kecelakaan dan aku tidak tahu kalau yang dimaksud itu kamu Vel., ucap Siska
" Ya... terus kamu tinggal dengan siapa disini.,?"
" Aku tinggal di apartemen karena aku tidak mau merepotkan ibuku lagi," ucap Siska.
__ADS_1
" Baiklah kalau begitu... aku boleh tahu no hp mu.," ucap Marvel lagi.
" Ya tentu saja...," ucap Siska sambil menyerahkan Hpnya
"Baiklah kalau begitu mana berkas yang harus aku tanda tangani.," ucap Marvel
" O ya maaf aku jadi lupa.,
Semenjak saat itu Marvel sering bertemu dan makan siang dengan Siska
" Sis..... aku ingin bicara sesuatu padamu.," ucap Marvel disuatu siang disela-sela makan siang mereka.
" Ada apa Vel.... serius banget.,"
" Sis... apa kamu tidak ingin menata ulang hidupmu lagi dengan memiliki keluarga..,"
" Maksudmu apa Vel..,"
" Sis.... terus terang dari persahabatan kita dulu. aku sudah mencintaimu... tapi semenjak aku tahu.. Hendrik mencintaimu dan kamu pun mencintainya.. aku urungkan niatku ... karena itulah aku pergi ke Amerika dan melanjutkan studiku di sana.. aku ingin melupakanmu.. tetapi itu sangat sulit bagiku.. sampai akhirnya kalian menikah.... pada saat itu aku sudah tidak ada harapan lagi untuk bersamamu. Akhirnya setelah sekian lama aku berusaha untuk move on dari kamu dan aku bertemu dengan adikmu Putri.. aku menemukan sesuatu yang mirip pada kalian berdua dan akhirnya aku memutuskan untuk pacaran sama adikmu.... tetapi aku tidak menyangka adikku Rafael juga mencintai Putri.. dan sekarang adikku Rafael pergi ke Amerika untuk melupakan kenangannya bersama Putri.. aku merasakan sekali apa yang adikku rasakan karena aku pernah berada di posisi itu..... di saat aku masih berada di rumah sakit awalnya aku memang berjanji pada adikku Rafael untuk menikahi putri adikmu.... tetapi setelah aku tahu adikku Rafael pergi ke Amerika... aku jadi sadar ... aku tidak boleh egois.... dan sampai sekarang aku tetap menjaga putri.. tapi bukan sebagai pacar... kamu mengerti kan maksudku... dan tanpa ku duga aku bisa bertemu kamu lagi... dan terus terang perasaanku tidak pernah berubah padamu Sis.....
" Vel.... maafkan aku.... aku tidak tahu kalau kamu pernah menaruh hati padaku..... tapi apa masih mungkin... dengan statusku seperti ini.. apa kata orang lain dan keluargamu. apalagi kamu seorang pimpinan perusahaan... kamu harus pikirkan itu Vel... aku tidak mau. kalau aku akan merusak nama baik keluargamu."
" Sis...... kenapa kamu harus memikirkan orang lain.... yang menjalani itu semua kita Sis.... kita harus hadapi apapun rintangannya.... aku hanya ingin tahu apa kamu mau menerima cintaku dengan tulus Sis..... karena aku hanya ingin pendamping yang benar- benar tulus mencintai dan menyayangiku ,"
" Ya Vel...... aku mau ,"
" Benarkah..... ini bukan mimpi kan Sis.... ," ucap Marvel sambil menepuk pipinya sendiri.
__ADS_1
" Aku sangat bahagia sekali Sis..... akhirnya kamu mau menerima aku.... makasih ya Sis..." ucap Marvel sambil terus memegang erat tangan Siska.