
Keesokan harinya seperti biasa kegiatan rutinitas yang dilakukan oleh keluarga Bapak Mathew. Marvel yang pergi ke kantor menggantikan posisi bapaknya sebagai CEO sedangkan Bapaknya sendiri sudah sangat jarang pergi ke kantor dia hanya menghabiskan waktunya dirumah ya sesekali keluar jalan-jalan mencari udara segar sedangkan Rafael sendiri seperti biasa pergi ke kampus sedangkan ibu Erika sendiri mengunjungi kafenya seminggu tiga kali untuk melihat perkembangan kafenya.
Disiang harinya.
Drtttttt ....... drtttttt.... drtttttt ( ada pesan masuk dari Hp Putri. )
Marvel
Say.... sorry hari ini kakak nggak bisa ngajak kamu makan siang kakak lagi pertemuan dengan klien penting....kamu nggak apa-apa kan makan siang sendiri sayang....
Putri
Ya nggak apa-apa.kak..... nanti Putri mau makan siang di kafe aja..
Marvel
Ok... makasih sayang love you ....
Putri
Ya....
Akhirnya Putri pun memutuskan untuk pergi ke kafe tempat kerjanya.
( Tanpa disadari oleh Putri ada seseorang yang mengikutinya sedari tadi.,)
" Lho....Tik..kok tumben jam segini kamu sudah disini kamu nggak pergi makan siang sama Marvel ," ucap Rafael setelah mereka bertemu di Kafe.
__ADS_1
(Setelah Putri berada di kafe seseorang itu sedang menghubungi seseorang )
" Ya ... hari ini kebetulan kak Marvel nggak bisa,
aku mau makan siang disini aja boleh kan.," ucap Putri
"Ya bolehlah.... masak nggak,
" ya untung juga sih kak Marvel nggak ngajak kamu makan siang jadi aku bisa nemenin kamu makan siang dulu.," ucap Rafael.
Ya....Tik aku pingin bicara sesuatu sama kamu.," ucap Rafael lagi
" Apa..."
" Tik...... aku nggak tau lagi mesti gimana...setiap aku mau mengatakan hubungan kita kepada kak Marvel selalu saja sulit bagiku Tik.... aku nggak bisa menyakiti kakakku Marvel aku nggak tega menghancurkan impiannya.....," ucap Rafael sambil memegang tangan Putri
" El.... aku mencintaimu hanya kamu yang aku cintai. aku nggak bisa mencintai kakakmu.... aku hanya mengganggap dia sebagai kakakku..( Uhukkkk.... Uhukkkk... Uhukkkk ) ," ucap Putri sambil menangis.
" Ya... aku tahu Tik.... aku juga sama.... aku juga mencintaimu... aku nggak mau kehilangan kamu tapi aku tidak boleh egois... aku harus memikirkan perasaan kakakku Tik...,"
" Terus bagaimana dengan perasaanku,. apakah kamu perduli dengan perasaanku.,
" Aku melakukan semua ini karena saranmu... ini sangat sulit bagiku... dan sekarang kamu ingin benar-benar melepaskanku... kamu pengecut El... sedikit pun kamu tidak pernah melakukan sesuatu untuk mempertahankan cinta kita.. aku kecewa sama kamu El....," ucap Putri sambil pergi meninggalkan Rafael
" Tik... tunggu...." Ucap Rafael berlari dan memeluk Putri... dia sudah nggak perduli dengan pengunjung yang ada di kafe.
" Tik..... tolong dengarkan aku dulu... jangan pergi Tik... aku mohon...," ucap Rafael sambil memeluk Putri dengan eratnya.
__ADS_1
Tiba-tiba
" Apa yang kalian lakukan.," ucap Marvel.
" Kak Marvel....." ucap Rafael dan Putri sambil melepaskan pelukan mereka.
" Oooo ternyata ini yang kalian lakukan dibelangkangku. ,
" Kakak tolong dengarkan Rafael kak... ini tidak seperti yang kakak pikiran., Rafael bisa jelaskan
" Tidak perlu ....kakak sudah sangat jelas melihat ini semuanya dan Kakak tidak menyangka...adik kakak sendiri sudah berani melakukan ini dengan calon kakak ipar , kakak sudah curiga sebelumnya sama kamu El..... kakak sangat sangat kecewa sama kamu.," ucap Marvel dengan sangat sangat marah dan pergi meninggalkan mereka berdua.
" Kak.... tolong dengarkan penjelasaanku dulu kak....,' ucap Rafael sambil pergi mengikuti Marvel.
Dengan sangat emosi Marvel meninggalkan mereka dan melaju mobilnya dengan kecepatan tinggi... dia sangat marah sekali..
"kenapa seperti ini kenapa adikku sendiri berani melakukan ini padaku... aku benar-benar kecewa.... aku percaya padanya tetapi kenapa dia malah mengkhianatku.... kenapa... kenapa aku nggak bisa terima semua ini., "
Tiba-tiba......
Ahhhhh....brakkk......brakkkkkk
"Ada kecelakaan..... ada kecelakaan...." suara orang - orang memenuhi tempat itu.
" Sebentar.... tolong minggir sebentar......
saya mau bawa dia ke rumah sakit. ini saudara saya biar saya saja yang mengurusnya..," ucap Rafael
__ADS_1