Calon Iparku Ternyata........

Calon Iparku Ternyata........
Makan siang dengan klien


__ADS_3

Keesokan paginya seperti biasa Putri selalu melakukan aktivitasnya seperti biasa berangkat ke kampus dengan Ojol dan siang nya biasanya dia pergi bersama Rafael tetapi sejak Marvel pulang dari Amrik dan resmi sebagai pacar Marvel dia selalu menghabiskan makan siangnya bersama Marvel sebelum akhirnya dia pergi ke kafe untuk bekerja.


Ini benar-benar sangat sulit bagi Rafael.... dia hanya punya kesempatan di kafe saja untuk bersama Putri itupun sekarang sangat sulit karena semakin lama kafenya sekarang semakin ramai...dan malamnya pun Marvel mejemput Putri di kafe. Jadi benar- benar tidak ada waktu lagi untuk Rafael bersenang-senang dengan Putri...ini yang membuat dia sakit hati dan putus asa untuk mendapatkan cintanya kembali.


Di kampus


" Tik.... aku pingin bicara sebentar sama kamu., ikut denganku Ucap Rafael setelah mereka selesai mengikuti pelajaran terakhir.


" Kita kemana El..."


" Pokoknya ikut aja..." ucap Rafael sambil memegang tangan Putri dan mencari tempat yang sepi di area kampus.


Setelah mereka sampai tapi tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang sedang mengikuti mereka dan ikut mendengarkan pembicaraan mereka.


" Tik...... aku nggak bisa kita terus terusan seperti ini... aku nggak bisa kehilangan kamu Tik... aku akan bicara sama kak Marvel kalo aku mencintai mu.," ucap Rafael


" El aku juga maunya seperti itu.... aku juga nggak bisa kita berpura pura seperti ini terus... tapi gimana jadinya nanti kalo kak Marvel tahu semua ini.," ucap Putri ragu


" Aku juga nggak tau Tik, aku juga bingung... tapi aku harus coba ... aku nggak mau hal ini akan menjadi beban pikiranku Tik.... biar bagaimanapun aku harus lakukan ini Tik...," ucap Rafael

__ADS_1


" Ya aku akan selalu bersamamu El.... aku juga nggak mau kita seperti ini terus... aku akan selalu mendukungmu. apapun yang terjadi. ,"


" Makasih sayang.... Aku mencintaimu..," ucap Rafael sambil mencium pipi Putri


" Aku juga mencintaimu El." ucap Putri.


( Oooooo ternyata mereka pacaran diam-diam ini kesempatanku untuk balas dendam.... aku akan mencari cara agar Putri tidak bisa pacaran dengan Rafael. mulai sekarang aku harus mengikuti putri kemana pun dia pergi.... tunggu Putri tunggu balasanku....) ucap seseorang dibalik persembunyiannya.


Siang itu seperti biasa Putri diajak makan siang oleh Marvel....


" Tik..... hari ini Kakak ada pertemuan dengan klien di hotel sekalian kita makan siang disana... kamu nggak apa-apa kan .," ucap Marvel.


" Nggak Tik.... nggak apa-apa.... lagian kliennya teman kakak waktu di Amerika ya sekalian kakak juga mau ngenalin kamu sama teman kakak.," ucap Marvel lagi


" Oooo gitu ya terserah kakak aja... " ucap Putri


Setelah kurang lebih dua puluh menit sampailah mereka di sebuah hotel yang cukup mewah di kota itu.


" Hai.... Johan.... kamu sudah lama.," ucap Marvel

__ADS_1


" Hai... Vel....ayo duduklah... aku baru aja turun. ," ucap Johan yang merupakan pemilik hotel dan sekaligus teman Marvel.


" Woooow pasti ini bidadari yang kamu ceritakan padaku.ya....perfect banget...." ucap Johan mengagumi kecantikan Putri.


" O ya kenalkan ini Putri.," ucap Marvel


" Saya Putri... senang bertemu dengan anda.,"


ucap Putri sambil menjabat tangan Johan.


" Saya Johan.... saya juga sangat senang bertemu dengan anda," Ucap Johan sambil memegang tangan Putri dan dia begitu terkesan melihat kecantikan dan kelembutan paras wajah cantiknya putri walaupun riasan wajahnya sederhana tetapi justru itu yang membuat dia merasa kagum.


" Bagaimana kita bisa mulai...." ucap Marvel kembali karena dia merasa cemburu melihat Johan yang menatap wajah Putri tanpa berkedip.


" O ya bisa.... tapi kita sebaiknya makan siang dulu ya.... pelayan ," ucap Johan sambil memanggil pelayan.


Akhirnya siang itu mereka menghabiskan makan siang bersama dan membicarakan masalah kerjasama antara perusahaan Johan dan Marvel.


"

__ADS_1


__ADS_2