Calon Iparku Ternyata........

Calon Iparku Ternyata........
Rencana Kedatangan Marvel


__ADS_3

6 bulan sudah Rafael dan Putri berpacaran... Orang tua Rafael tidak mengetahui hubungan mereka karena mereka sengaja merahasiakannya. Mereka bertemu dan berpacaran di kafe setelah kafe mereka sudah tidak ada pelanggan.... jadi mereka bisa berpacaran dengan leluasa.


Di kediaman Bapak Mathew


" El..... besok siang kakakmu pulang dari Amrik... kamu jemput ya..? ucap Ibu Erika setelah Rafael berada di rumah.


" Deggggggggg...( jantung Rafael seakan berhenti bernafas )


" El....kok kamu diam... kamu nggak dengar Mama ."


" Eeeeee ya ma..... Rafael dengar kok


" Terus kenapa kamu diam El.... kamu bisa nggak ? "


" O ya bisa ma...., o ya ma Rafael ke kamar dulu ya Rafael capek banget.,"


" Ya...sana... inget besok ya jangan sampai lupa.,"


" Ya..ma... pasti.,"

__ADS_1


"Pa..... papa lihat nggak ada banyak perubahan pada anak kita. Rafael,' ucap Ibu Erika kepada suaminya.


" Ya...ma... dia lebih dewasa sekarang....ya maklumlah ma...dia kan sudah semakin dewasa pastilah banyak berubah.," ucap Pak Matthew.


" Bukan begitu pa,. mama perhatiin sekarang Rafael itu lebih mandiri... dan mama juga heran anak manja itu sudah bisa mengelola kafe sendiri... kayaknya ada seseorang yang membuat dia jadi begini pa.," ucap ibu Erika


"Ma.... papa heran sama mama.... sudah mau anaknya menjadi lebih baik kok malah dicurigai sih....kan bagus ma.," ucap pak Matthew


" Aduhh papa ini.... nggak ngerti banget sih.... maksudnya mama.... siapa tau anak kita sudah punya pacar.... terus pacarnya itu pasti orangnya baik... buktinya bisa merubah anak kita menjadi lebih baik... gitu lho pa..,"


" Ya sudah mama tanya aja sana sama Rafael kalo mama penasaran., " ucap Pak Matthew


Sedangkan di kamar Rafael


" Aku harus bagaimana sekarang besok Kak Marvel pulang dari Amrik... terus gimana nasibku dengan Putri.... aku harus gimana... Apa aku harus jujur sama kak Marvel kalo aku mencintai Putri... Ahhhh nggak- nggak... bagaimana kecewanya dia .... dia kakakku... aku nggak mungkin cerita ini sama kak Marvel.... aku nggak tega nyakitin kakakku sendiri.... tapi kalo nggak... aku harus gimana... sampe kapan aku harus menutupi ini ... Ahhhh aku bingung... aku harus gimana... apakah aku harus mengikhlaskan putri untuk kakakku. "pikir Rafael dalam hati sambil dia terus mondar mandir di kamar tidurnya.


"Tokk....tokkk...tokkk " Mama boleh masuk Nak "


" Ya ma......" ucap Rafael setelah membuka pintu kamar.

__ADS_1


" Masuk ma.....


" El..... mama tidak menggangu kamu kan.," ucap Ibu Erika setelah duduk di sofa .


" Nggak ma...kok tumben mama ke kamar Rafael ....Ada apa ma ?


"El....mama langsung aja tanya sama kamu...... kamu sudah punya pacar ? kenalin dong sama mama El " tanya ibu Erika


" Mama.... apa-apain sih ma.... datang-datang kok ngomong pacar emang siapa yang pacaran sih ma...?


" El.... kamu nggak boleh bohong sama mama....mama ini ibu mu El.... jadi mama tau betul... kalau anak mama ini lagi dekat sama seseorang....iya kan..


" Mama. ...El..tau mama ini mamanya Rafael tapi apa hubungannya sama Rafael punya pacar apa nggak... nggak nyambung banget sih ma.." ucap Rafael


" Ehhh kamu nggak usah ngeles dari mama deh....mama ngerti banget siapa kamu............


ya udah mungkin kamu belum mau cerita sama mama...ya nggak apa-apa... tapi kalau kamu sudah mantap sama pilihan kamu cepet kenalin ke mama ya...ok mama tunggu ya.......ya udah kamu istirahat sana ya Good night sayang.," ucap Ibu Erika sambil membelai rambut anaknya dan pergi meninggalkan Rafael


" Ah... mama ada-ada aja kirain apa.... kalo boleh sebenarnya Rafael pingin kenalin mama ke putri... tapi sekarang belum saatnya ma...." pikir Rafael..

__ADS_1


" Ahh...ini sudah malam banget nggak mungkin aku telpon Putri sekarang....lagian besok ada kuliah pagi jadi besok aja aku harus ketemu Putri dulu sebelum aku jemput kak Marvel..." pikir Rafael lagi.


__ADS_2