
Sejak saat itu... Walaupun belum mendapatkan jawaban pasti dari Putri ...... Johan selalu memberikan perhatian lebih kepada Putri... dari mengingatkan Putri untuk makan... dan terkadang mengajak Putri untuk makan siang.. Apa yang mereka lakukan itu tentunya menjadi tanda tanya bagi karyawan yang lain... tapi hal itu tidak dipedulikan oleh Putri.. karena dia rasa sah sah saja toh apa yang dia lakukan sebatas makan siang pikir Putri.
"Tik... kamu tahu nggak... banyak karyawan yang iri sama kamu...," ucap Trisna
" Ya... aku tahu pastilah banyak orang yang nggak suka kalau aku dekat dengan big boss kan... tapi tenang aja Tris.... ini tidak akan lama kok... " ucap Putri
" Kamu yakin kamu akan melakukan itu... .." ucap Trisna
" Aku sangat yakin.... tetapi aku minta sama kamu tidak boleh cerita sama siapa pun karena hanya kamu saja yang tahu semua ini... ini rahasia kita berdua .. karena aku percaya sama kamu Tris........ok" ucap Putri
" Baik.... aku mengerti.... percaya sama aku Tik.... " Ucap Trisna lagi
" ok makasih ya ....o ya Tris.... aku mau keluar dulu.... nanti kalo ada yang tanya aku. bilang aku ada keperluan bertemu dengan klien masalah pembayaran" ucap Putri
" Ok tik hati-hati ya.
__ADS_1
" Ok thanks.....
***********
Rafael mengirim pesan kepada Putri bahwa persiapan pernikahan sudah beres.. karena waktunya tinggal dua hari....
Keesokan harinya
"Tris.... sesuai dengan rencana besok aku akan menikah dengan Rafael... ini undangan pernikahanku dan ini surat pengunduran diriku.... karena sesuai dengan rencana habis ini aku tidak mau lagi berurusan dengan pak Johan....dan ingat... kamu harus memberikan surat ini jam 10 pagi besok.... karena besok jam 8 pagi acara akad nikahku dan sorenya resepsi pernikahanku.. aku tidak mau pak Johan datang di acara akad nikahku.... karena kalau sampai dia tahu... dia pasti akan marah dan membatalkan semua rencanaku.... kamu paham kan... pokoknya kamu harus akting... seolah-olah karena kamu sibuk kamu sampai lupa memberikan surat undangan padanya ok.," ucap Putri panjang lebar
"Makasih ya Tris...
" O ya bagaimana dengan pekerjaanmu.." ucap Trisna lagi
" Tenang Tris.... kemarin aku sudah melamar pekerjaan lagi dan aku sudah diterima.... karena aku yakin setelah kejadian ini pastilah big bos marah padaku dan mengusir aku dari sini....nah sebelum aku diusir lebih baik aku yang mengundurkan diri... makanya aku melamar pekerjaan di tempat lain dan Alhamdulillah aku diterima...
__ADS_1
" Hebat kamu Tik.... kamu sudah berpikir sejauh itu... aku bangga padamu sebegitunya kamu memperjuangkan cinta kamu dan aku yakin cinta kalian pasti akan abadi..," ucap Trisna
" Aminnnn... makasih ya Tris.....o ya ini undangan kamu sama teman-teman... tapi ingat undangan ini juga kamu harus kasih ke mereka jam 10 ya... biar nggak heboh ok " ucap Putri lagi
" Sippp...."
Mereka pun melanjutkan kembali pekerjaan mereka... sampe akhirnya jam pulang pun tiba.
" Tris.... aku duluan ya..," ucap Putri
" Ok..... good luck..ya.." ucap Trisna lagi
"Thanks.." ucap Putri sambil pergi meninggalkan Trisna
Putri pun bergegas pulang ke rumahnya.. sesuai dengan pesan yang dikirim oleh Rafael.. bahwa malam itu dia harus ke kediaman pak Matthew.... karena besok pagi- pagi sekali dia harus berhias dan tidak ada waktu lagi untuk datang ke rumah Rafael besok paginya. Jadi sore itu setelah mandi dan makan dia pun mengepak bajunya dan bersiap-siap untuk pergi ke kediaman Bapak Mathew.
__ADS_1