
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang..
"Pa.. Marvel mau keluar makan siang dulu ya.. papa mau pesan apa ? ucap Marvel.
" Nggak usah Vel..... katanya kamu mau makan siang sama Putri .?" biar papa suruh Pak Ridwan aja yang pesan makanan. ," ucap pak Matthew lagi.
" Ya sih pa....oke deh kalo gitu... Marvel keluar dulu ya pa.,"
" Ya ...kamu hati - hati... ingat balik lagi kesini.
" Ok pa ," ucap Marvel sambil pergi meninggalkan papanya
************
" Tik..... kamu dijemput Ama Kak Marvel ya ," ucap Rafael.
" Ya El.... dia nelpon aku tadi.... sorry ya El.....," ucap Putri
" Ya nggak apa-apa.... aku ngerti kok.... kalo gitu aku duluan ya.... entar aku tunggu di kafe ,"
" Ya... makasih ya El....,"
Rafael hanya mengangguk dan berlalu meninggalkan Putri.
" Hai....Tik.... kamu udah lama nunggu ," ucap Marvel setelah dia sampai di kampus
" Nggak kok..,
" Ayo masuk...," ucap Marvel sambil membuka pintu mobil untuk Putri
__ADS_1
" Hari ini kita kemana..kak ?
" Hari ini kita ke restoran untuk makan siang...o ya Tik selama kakak nggak ada Rafael nggak ganggu kamu kan.
" Nggak..... kenapa kakak punya pikiran kayak gitu.,?"
" Ya nggak sih..... soalnya dia itu kadang sering bikin masalah sama cewek. . entah kenapa dia itu seolah-olah nggak suka sama cewek.... apa kamu tahu siapa pacarnya sekarang....ya paling tidak teman dekatnyalah di kampus ,? ucap Marvel
" Nggak tahu sih kakak....," ucap Putri
" Kalian kan satu kampus emang kamu nggak pernah ngeliat dia dekat sama cewek.,"
Detak Jantung Putri merasa tidak menentu mendengar Marvel terus membicarakan Rafael.
" Eeee Putri nggak tahu kak....,"
" O ya sudah..... nggak apa-apa kok.,"...Nah ini kita sudah sampai.," ucap Marvel sambil memarkirkan mobilnya.
Setelah mereka memesan makanan..dan tidak lama pesanan itu pun datang.
" O ya..Tik... kakak sudah cerita tentang kamu sama mama.,"
" Uhukkkk... Uhukkkk
" Pelan-pelan Tik....... ini minum dulu " ucap Marvel sambil mengambil minum untuk putri
" Sorry kak... tadi putri keselek...
" Ya nggak apa-apa....," makannya jangan terburu buru sayang...," ucap Marvel sambil memegang bahu putri.
__ADS_1
" O ya Tik.... gimana kalo nanti malam kamu bertemu dengan keluarga kakak.,"
" Apa tidak kecepatan kak, lagian.... putri takut Ama malu kalau ketemu sama keluarga kakak.
" Kenapa mesti malu sama takut sih... kamu kan udah tau mamaku... terus adikku juga kamu tahu... cuma sama papa aja yang belum.... lagian inikan cuma pertemuan biasa aja Tik.... jadi kamu nggak usah takut.,"
" Ya...sih... tapi tetap aja jadi pusat perhatian..,
"Udahlah Tik.....kan ada kakak... jadi kamu nggak usah canggung gitu...ya...ok ya entar jam 7 kamu udah harus siap-siap ya... kamu minta ijin sama Rafael biar hari ini kamu kerja nggak sampai malam.nanti jam setengah 8 kakak jemput ya. ," ucap Marvel lagi.
" Ya kak...
" Ok kalo gitu sekarang kakak anter kamu ke tempat kerja ya... kakak juga harus balik ke kantor lagi.," ucap Marvel lagi.
Setelah perjalanan kurang lebih tiga puluh menit... akhirnya mereka sampai di kafe...dan Marvel pun menurunkan Putri sedangkan dia sendiri melajukan mobilnya menuju ke kantornya lagi.
" Gimana makan siangnya tadi," ucap Rafael setelah mereka sudah bersama lagi
" Ya begitulah....O ya El....aku entar pulangnya lebih awal ya... karena kak Marvel mengajakku bertemu orang tuamu... boleh kan ?" ucap Putri
" Ya.... aku udah tau.,"
":Ooooo gitu ya..... terus.....," ucap Putri
" Maksud kamu....
" Ya terus kamu gimana,?"ucap Putri lagi
" Ya mau tidak mau.. aku nurut aja.,"
__ADS_1
" Ooooo gitu.... ya sudahlah kalo gitu aku lanjutkan pekerjaanku .," ucap Putri meninggalkan Rafael.
"( Aku juga nggak tau Tik..... kenapa jadi begini .... aku ini cowok kenapa aku kelihatan Cemen banget ... dimana aku yang dulu... kenapa aku tidak bisa mempertahankan cintaku..... kenapa....) pikir Rafael dalam hati.