Calon Iparku Ternyata........

Calon Iparku Ternyata........
Kesepakatan


__ADS_3

" Dok.... tolong selamatkan kakak saya dok," ucap Rafael setelah berada di rumah sakit.


" Baik silahkan bapak tunggu disini dulu.," ucap dokter itu


Selang beberapa lama.


" Gimana kakakmu El....." ucap ibu Erika.


" Dia masih ditangani dokter ma,. Ma. ini salah Rafael ma.... ini salah Rafael ma...," ucap Rafael merutuki dirinya.


" Kamu tenang dulu El..... kamu nggak boleh emosi begitu.," ucap bapak Matthew.


" Sebenarnya apa yang terjadi El..? cerita sama mama.


Rafael mulai cerita kronologis kejadiannya dan dia terus minta maaf kepada kedua orang tuanya.


"Ma.... seandainya Rafael tidak mencintai Putri mungkin tidak seperti ini kejadiannya ma... Rafael benar-benar menyesal ma.... Rafael minta maaf ma...pa...


" El.... kamu nggak bisa menyalahkan dirimu sendiri cinta nggak bisa ditebak dan kita juga tidak bisa memilih dengan siapa kita jatuh cinta... sudahlah El... sebaiknya sekarang kita berdoa dulu semoga kakakmu bisa segera pulih ya.... nanti setelah itu baru kita pikirkan langkah apa yang akan kita ambil.,' ucap ibu Erika.


" Ya ma..... makasih..," ucap Rafael.


" Tante...om... dimana kak Marvel?" tanya Putri yang baru sampai.


" Masih di UGD Nak." ucap ibu Erika.


"Tante.... maafin Putri ini semua salah Putri., Maafin Putri Tante....,


" Putri.... kamu nggak boleh begitu... tidak ada yang salah... Rafael sudah cerita semuanya sama Tante dan Om... terus terang Tante sedih mendengarnya tapi mau apa lagi... semua sudah terlanjur.... yang penting sekarang kita berdoa semoga Tuhan memberikan kesehatan kepada Marvel." ucap ibu Erika.

__ADS_1


" Keluarga pasien Atas nama bapak Marvel." ucap dokter.


" Ya ...kami....


" Begini pasien banyak mengalami pendarahan dan belum sadarkan diri.... mungkin ada diantara keluarga yang memiliki golongan darah yang sama dengan pasien kita memerlukan donatur... karena stok darah di rumah sakit kami sangat menipis," ucap dokter.


" Saya dok" ucap Rafael


" Baik kalo begitu mari ikut dengan saya.


Setelah beberapa menit akhirnya Rafael pun keluar dari ruangan itu bersama dokter.


" Maaf Bapak Ibu untuk sementara kita masih menunggu hasil observasi mudah- mudah kondisi pasien cepat segera pulih ," ucap dokter


" Baik dok.." ucap Rafael


" Kalo begitu saya tinggal dulu " ucap dokter


" Ya sama -sama


" Pa....ma... sebaiknya kalian pulang dulu aja...biar Rafael sama Putri menunggu disini ," ucap Rafael.


" Baiklah kalau begitu.... nanti kalo ada apa-apa tolong kabarkan kami ya.," ucap Pak Matthew.


" Ya pa....


"Ma pulang dulu ya..... putri Tante pulang dulu ya.,"


" Ya Tante ....om... hati- hati ya

__ADS_1


" " Ya.," ucap ibu Erika sambil memeluk Putri.


" Tik..... maafin aku ... aku nggak bisa mempertahankan cinta kita..


mungkin ini jalan yang terbaik untuk kita.. mulai sekarang aku akan mengikhlaskan kamu untuk kak Marvel... ," ucap Rafael


" Uhukkkk..... uhukkkk.... ," Putri pun mulai menangis.


" Suatu saat nanti kamu pasti akan bisa mencintai kak Marvel.... dia jauh lebih baik dari aku dan dia pun sangat mencintai dan sayang sama kamu Tik.... dan aku percaya kamu pasti bisa bahagia dengan kak Marvel.


" Permisi.... pasien Bapak Marvel sudah sadar .... mungkin ada yang mau bertemu dengan beliau.," ucap perawat


" O ya saya mau bertemu dengan pasien.," ucap Rafael.


" Silahkan...


" Terimakasih.....


" Kak...... ini aku Rafael.... maafin Rafael kak....


" Kamu.... El.....


" Ya kak.... kakak jangan banyak bicara dulu... biar Rafael yang akan menjelaskan semuanya.... Tadi kakak salah paham.... Rafael mau bilang sama kakak... kalau Rafael tidak ada hubungan apa-apa sama Putri... kak.... Putri mencintai kakak bukan Rafael kak.. jadi menikahlah dengan Putri kak.... Rafael sangat senang kalau kakak bisa menikah dengan Putri... Kakak harus sembuh ya... kakak harus janji sama Rafael kalo kakak akan selalu mencintai dan menyayangi Putri...


" Ya El.... ka.... kak..... minta..... maaf ," ucap Marvel terbata-bata.


" Sebentar kak....," ucap Rafael meninggalkan kakaknya.. dan tidak lama kemudian dia sudah bersama Putri.


" Kak.... bicaralah sama putri sekarang...," ucap Rafael.

__ADS_1


" Putri...... mau....kah kamu menikah dengan kakak...," ucap Marvel pelan.


Putri diam sejenak.....lalu dia mengangguk dengan terpaksa karena sudah tidak ada pilihan lain lagi.


__ADS_2