
Dimalam harinya sesuai janji Marvel ke Putri... dia menjemput putri .
Setelah dia berpamitan dan meminta ijin kepada ibunya putri akhirnya mereka pun berangkat ke kediaman Bapak Mathew.
"Selamat malam ma, pa " ucap Marvel setelah mereka berada di ruang tamu
" Malam sayang.,*
" O ya ini Putri....ma pa
" Selamat malam Tante om.... saya Putri, ucap Putri sambil mencium punggung tangan Ibu Erika dan Bapak Mathew.
" Selamat malam sayang.... calon menantu mama cantik banget ya pa..," ucap ibu Erika dan disambut anggukan oleh Pak Mathew.
" Terimakasih Tante....,"ucap Putri tersipu malu
" Ayo kita duduk yuk.," ucap ibu Erika.
" Ya makasih Tante ," ucap Putri
" Rafael mana ma.,?" ucap Marvel
" Adikmu jam segini kan belum pulang sayang.... dia biasa pulang jam 10..." ucap ibu Erika.
" Tapi Marvel kan sudah bilang hari ini akan ada acara..," ucap Marvel
" Ya sudah.... paling bentaran juga pulang..," ucap ibu Erika.
" Nak putri... kerja di tempatnya Rafael kan ya..?" ucap ibu Erika.
" Ya Tante....
" Terus gimana kuliahmu nak," ucap Pak Matthew ikut nimbrung
__ADS_1
" Kuliahnya ya lancar om... saya kerjanya part time sepulang sekolah...om ," ucap Putri
" Terus kamu nggak kewalahan belajar sambil kerja nak," ucap ibu Erika.
" Ya lumayan sih Tante.... tapi saya sempatkan waktu senggang di kafe untuk belajar sama Rafael terus malamnya saya pakai untuk istirahat ," ucap Putri
" Kamu memang mandiri sekali....o ya sekarang kamu semester berapa ? ucap ibu Erika.
" Semester tiga Tante., " ucap Putri lagi.
" Kamu tinggal sama siapa Nak," tanya pak Matthew
" Saya tinggal sama ibu aja om... Bapak saya sudah meninggal.," ucap Putri
" Oooo jadi berdua aja ya," ucap Pak Matthew kembali.
" Pa...ma sudah interogasinya.... Marvel sudah lapar nih.
" Ah kamu ini....Vel... mikirin perut aja.," ucap ibu Erika. " Ya sudah ayo kita ke meja makan...ayo nak Putri...
Baru saja mereka mau bangkit tiba-tiba
" Malam semua..." ucap Rafael
" Malam.... Ehh kebetulan kamu sudah datang... ayo kita langsung gabung aja El..."ucap ibu Erika.
" Sebentar ma.... Rafael mau mandi dulu... kalian silahkan duluan aja ," ucap Rafael.
" Ok deh kalo gitu... yang cepat ya sayang kita tunggu di meja makan.," ucap ibu Erika
" Ya ma..... nggak lama kok.," ucap Rafael
Setelah kurang lebih dua puluh menit Rafael pun turun dan menuju ruang makan.
__ADS_1
"Selamat malam calon kakak ipar..." ucap Rafael sedikit basa basi...
"Selamat malam...." ucap Putri
" Ayo nak Putri silahkan dinikmati... jangan malu-malu .," ucap ibu Erika.
" O ..ya makasih Tante.," ucap Putri gugup.
" Vel....umur kamu sudah 26 tahun....kira - kira kapan kalian akan meresmikan hubungan kalian.." ucap ibu Erika.
" Ya... terserah Putri aja ma.... kalo Marvel sih siap aja semakin cepat semakin baik.... karena Marvel juga nggak mau nanti Putri diambil orang.," ucap Marvel sambil melirik ke arah Putri
" Uhukkkk.... uhukkkk..."
" El... yang pelan makannya... minum dulu El.," ucap ibu Erika.
" Ya ma.... nggak apa-apa.," ucap Rafael.
" Kalo kamu gimana sayang...," ucap Marvel ke Putri.
" Eeeeee..eeee.. maaf Tante... kayaknya saya belum siap... karena saya harus memikirkan masa depan saya dulu lagian saya masih kuliah Tante.... saya nggak mau merepotkan suami nantinya.., ucap Putri.
" Putri.... nggak apa-apa kok sayang kalau sudah menikah kamu masih bisa kuliah kok... nggak ada yang direpotin...," ucap ibu Erika lagi
" Maafkan saya Tante.... sekarang- sekarang ini saya belum siap...," ucap Putri lagi
" Ok deh kalo gitu... Tante nggak maksa kok tapi jangan lama-lama ya... kasihan Marvelnya.,"
" Ya Tante... nanti Putri pikirkan lagi.
" Sudahlah ma.... jangan terlalu didesak.. Putrinya.. malu dia kan ma... Marvel nggak apa-apa kok nunggu Putri... Marvel percaya kalau Putri emang jodohnya Marvel.,"
" Ya mama minta maaf... karena mama sudah nggak sabaran pingin punya mantu Ama gendong cucu... Maafin Tante ya putri..,?"
__ADS_1
" Ya Tante.... saya ngerti perasaan Tante.," ucap Putri lagi.
Setelah mereka selesai makan dan mengobrol... akhirnya Putri pun pamit dan tentunya diantar oleh Marvel.