Calon Iparku Ternyata........

Calon Iparku Ternyata........
Rencana Sherly 2


__ADS_3

Setelah dirasa aman akhirnya Sherly pun kembali menyelinap ke kamar Rafael dan berpose setengah bugil dan membuka baju Rafael seolah- olah mereka telah selesai melakukan hubungan suami-istri


Keesokan paginya...


dengan kagetnya Rafael setelah membuka matanya dan melihat keadaan dirinya dan Sherly yang sudah berada di sampingnya


" Apa yang kamu lakukan disini ," ucap Rafael marah


" El.... kenapa kamu mesti marah-marah sama aku.... bukankah kamu yang meminta aku untuk menemanimu kemarin.... kamu selalu menyebut nama putri putri... tetapi kamu terus memaksa aku untuk melayanimu.... apa kamu tidak ingat... apa yang sudah kamu lakukan padaku kemarin.


" Aku tidak ingat apa yang aku lakukan....ya aku pusing. terus aku minta kamu untuk menyetir mobil.... habis itu aku nggak ingat lagi.


" Sher...Apa yang sebenarnya kamu rencanakan.... ini semua pasti rencanamu... apa sebenarnya maumu Sher...


" Aku.... maksud kamu apa El...


" Ya... waktu aku berangkat ke mall aku baik- baik saja.... Terus kenapa sehabis aku minum aku jadi mendadak pusing...ini pasti ulahmu.


" El.....mana mungkin... aku bisa melakukan itu coba kamu bayangkan... habis aku pesan minuman aku ke toilet.... terus aku datang minumannya sudah di meja... kapan aku sempat melakukan itu.... kenapa kamu malah menuduh aku... aku sendiri tidak tahu kenapa kamu bisa mendadak pusing.


" Ok....kalo memang... kamu menuduhku seperti itu...besok aku akan pergi dari sini... tetapi aku tetap tidak terima kamu sudah memperlakukan aku seperti ini.... setelah apa yang sudah kamu lakukan padaku.kamu mencampakkanku begitu saja.... tetapi ingat kalau aku sampai hamil karena ulahmu aku akan tetap meminta pertanggungjawaban dari kamu...," ucap Sherly pergi dari kamar Rafael.


" Oh Tuhan.... cobaan apalagi ini.... kenapa bisa seperti ini... aku tidak menyangka kalau aku bisa berlaku seperti ini lagi.... bagaimana kalo Putri tahu semua ini... pasti dia tidak akan bisa memaafkan aku lagi..... Ahhhhh.... kenapa.... aku sudah bersusah payah untuk mendapatkannya tetapi kenapa harus seperti ini lagi..." pikir Rafael kesal.


" Tapi... sebentar....aku harus mencari tau.... aku tidak boleh begitu saja percaya sama Sherly... karena aku yakin aku tidak pernah melakukan itu padanya kemarin... aku yakin betul... ini permainannya... karena apa yang sudah aku dengar waktu kemarin dia bertemu dengan kakaknya Johan..." pikir Rafael lagi sambil bergegas bangun dari tempat tidur

__ADS_1


Pagi itu seperti biasa Putri berangkat ke kantor dan dia terus ingat apa yang disampaikan oleh Rafael di telpon Tempo hari.


" Tri... kamu dipanggil sama pak Johan," ucap Trisna


" Deg.....deg.... kenapa pak Johan memanggilku ya " pikir Putri dalam hati


" Eh....kok bengong sih... sana cepat ," ucap Trisna kembali


" Eh...i ya...ok aku segera kesana.," ucap Putri


Tok.... tokkk.tokkk


Ya masuk


" O ya silahkan duduk dulu Tik


" Ya makasih pak. ,"


" Tik.... saya dengar kamu sudah tunangan ya...sama mantan suami adik saya.


" Ya pak....benar


" O ya baguslah.... saya senang mendengarnya...


" Ya terimakasih pak.

__ADS_1


' O ya Tik.... maaf bukan maksud saya ingin ikut campur sama urusan pribadi kamu... tapi ya sebagai seorang teman dan lagian saya juga sudah sangat mengenal mereka berdua, apa kamu sudah mempertimbangkan sebelumnya..


" Maksud bapak....


" Begini Tik.... kamu tahu nggak kalau Sherly sama Rafael sekarang ini mereka masih satu rumah.


" O ya saya tahu pak.... karena Rafael juga sudah cerita sama saya... karena ini sifatnya sementara waktu...selama kami belum menikah.. dan lagian Sherly hanya ingin bertemu dengan anaknya saja.. jadi saya rasa tidak masalah bagi saya pak.,"


" Kamu terlalu polos dan lugu Tik.... apa kamu yakin diantara mereka tidak akan ada rasa cinta atau bahkan ingin melakukan sesuatu yang sudah lama tidak pernah mereka lakukan... apalagi mereka pernah menjadi suami istri... dan sekarang tinggal satu rumah... apa kamu yakin Tik.." ucap Johan.


Ucapan pak Johan membuat Putri menjadi bimbang apa benar ya apa yang dikatakan pak Johan.


" Tik..... Rafael itu laki-laki... tidak akan mungkin dia bisa tahan tidak melakukan itu... apalagi dia berada dalam satu rumah dengan mantan istrinya...," ucap Johan lagi


" Maaf cukup... pak... saya rasa cukup... kalo bapak hanya ingin bertemu dengan saya hanya ingin membicarakan masalah itu saya rasa cukup... saya akan kembali bekerja... walaupun bapak pimpinan saya tapi Bapak tidak berhak mengatur kehidupan pribadi saya... permisi.," ucap Putri sambil berdiri


" Sebentar... Putri.... sebentar...baik... mungkin kamu tidak percaya dengan omongan saya tapi mungkin kamu bisa pertimbangkan kembali dengan melihat foto ini ," ucap Johan sambil memperlihatkan foto di hp nya


" Ini..... benarkah....." ucap Putri kaget


" Ya... kejadiannya. kemarin... saya sendiri tidak tahu persis....ini dirumah saya...saya melihat mereka di kamar rumah saya yang biasa ditempati oleh Sherly...ya awalnya saya tidak percaya.... saya kira Sherly melakukannya dengan orang lain setelah dia bercerai dengan suaminya... tetapi setelah saya tahu dia melakukannya dengan mantan suaminya... dan saya tahu mantan suaminya sudah bertunangan dengan karyawan saya...maka saya berniat untuk memfotonya... jadi maaf sedikit pun saya tidak pernah berniat ikut campur dengan urusan pribadi anda nona Putri yang terhormat... tetapi anda bisa melihat sendiri.. apa yang sudah terjadi antara tunangan anda dengan mantan istrinya.


" Maaf pak... saya permisi dulu.," ucap Putri sambil pergi dari ruangan pak Johan


Bagus... bagus.. aku rasa cukup Sherly... ini meyakinkan sekali... aku hanya cukup menunggu waktu saja...emmm" pikir Johan dalam hati dengan senyum kemenangan.

__ADS_1


__ADS_2