
" Sher..... akhirnya kamu pulang juga.... aku mau bicara sama kamu.," ucap Rafael
"Kamu mau bicara apalagi... aku nggak mau berdebat sama kamu., ucap Sherly.
" Aku ingin cerai dari kamu.," ucap Rafael
"Ahh what.... apa kamu sudah nggak waras.... kamu mau tinggal dimana...ah... kamu mau jadi gelandangan... kamu sudah nggak punya apa-apa El..... yang benar aja kamu.," ucap Sherly.
" Ya aku tau... tapi ini sudah keputusanku... aku akan balik ke Indonesia aku tidak bisa tinggal di sini lagi.,' ucap Rafael
" Ok kalo begitu... aku nggak masalah aku juga sudah muak sama kamu...El." ucap Sherly lagi.
" Terus untuk Kevin biar ikut aku aja ke Indonesia.," ucap Rafael lagi
__ADS_1
" Ha...ha...ha.... emang kamu sanggup.. membiayai hidupnya...ya terserah kamu aja.., aku nggak masalah" ucap Sherly mengejek
" Aku heran sama kamu Sher.... kamu seorang ibu tapi sifatmu sedikit pun tidak mencerminkan seorang ibu bahkan kamu sama sekali tidak perduli dengan anakmu sendiri." ucap Rafael
" El.... kamu nggak usah ngajarin aku.... apa kamu nggak sadar siapa yang membiayai sekolahnya Kevin... terus biaya-biaya yang lain itu dari mana.... dari kafe kamu yang tidak seberapa itu Ah.... itu semua dari aku El... kamu apa.... apa yang sudah kamu berikan untukku... apa ..ayo jawab.,
" Sher.... aku tahu semua kebutuhan kamu yang glamor itu tidak bisa aku penuhi... tapi bukan kekayaan seperti ini yang aku dan anakmu inginkan tapi kasih sayang.. itu yang Kevin dan aku perlukan saat ini dan kalo kamu mau kita bisa hidup sederhana
itu bagiku cukup Sher.... aku nggak perlu kemewahan seperti ini... aku hanya ingin kamu ada untuk kami hanya itu Sher...
" Baik kalo gitu keputusanku sudah bulat aku akan menceraikan kamu... besok aku akan urus semuanya. ," ucap Rafael
" Ha..ha... Kalo itu keputusanmu aku terima dan jangan pernah kamu menyesal dengan keputusanmu dan jangan sampai kamu balik lagi sama aku.,' ucap Sherly.
__ADS_1
" Tidak akan.... aku sudah nggak perduli lagi dengan kamu dan aku sudah nggak bisa hidup dengan kamu. lagi," ucap Rafael.
" Ok.... aku juga sudah nggak perduli lagi dengan kamu.," ucap Sherly lagi
Sebulan kemudian Rafael dan Sherly pun bercerai... selama sebulan itupun Rafael terus mencari keberadaan Putri tetapi dia tidak menemukan Putri.dan akhirnya Rafael pun memutuskan untuk mengajak anaknya Kevin meninggalkan Amerika
untunglah selama di Amerika Rafael mengajarkan bahasa Indonesia ke Kevin jadi tidak sulit baginya untuk sedikit tahu tentang bahasa Indonesia walaupun masih belum jelas.
Akhirnya malam itupun Rafael dan Kevin mendarat di airport.
Kevin dalam keadaan tidur karena penerbangan yang cukup melelahkan bagi bocah yang berumur 4 th. itu. Rafael tidak memberi tahu orang tuanya atas kedatangannya. Setelah menaiki taksi kurang lebih dua jam karena malam itu jalannya cukup sepi maka sampailah mereka di sebuah rumah yang sudah 5 tahun dia tinggalkan... tanpa terasa butiran air keluar dari mata Rafael dia sangat merindukan suasana rumah itu...
" Aku sangat merindukan tempat ini.... tempat ini sedikit pun tidak berubah.... masih seperti yang dulu," ucap Rafael dalam hati.
__ADS_1
Akhirnya perlahan dia berjalan menuju pintu rumah itu dan menekan tombol.