CEMBURU KARENA KU CINTA

CEMBURU KARENA KU CINTA
BAB SEMBILAN


__ADS_3

Setelah makan siang bersama Adnan, Andra kembali kedalam ruangannya untuk memeriksa file- file yang dimintanya beberapa saat lalu dari Pegawainya


Andra terlihat serius membaca berkas yang ada dihadapannya itu, rasa kesal yang dirasakannya tadi pagi perlahan- lahan mulai hilang.


Tanpa terasa waktu telah menunjukkan pukul 5 sore, namun dirinya masih enggan untuk beranjak dari duduknya malahan hanya memejamkan matanya sambil memijit pangkal hidungnya, sehingga tidak menyadari keberadaan Adnan yang telah berdiri didepannya tengah memperhatikan dirinya dengan seksama


" Lo belum pulang."??? sebenarnya ada masalah apa sih,?? dari tadi gue perhatiin sikap Lo nggak kayak biasanya deh.!! tanya Adnan tiba- tiba sehingga membuat Andra perlahan- lahan membuka matanya


" Gue nggak pp kok, hanya pusing aja."!! ucap Andra


" Lo nggak kayak biasanya deh Ndra, apa ini ada hubungannya sama Istri Lo itu."??? tanya Adnan menebak isi pikiran Andra yang notobenya memang sudah mengerti sikap dan tingkah Andra, karena mereka saling mengenal bukan baru sehari dua hari tapi sudah sejak lama


" Sok tau Lo."!! ini nggak ada hubungannya sama Istri gue, hanya masalah pekerjaan."!! ucap Andra menyembunyikan kebenarannya


" Ndra- Ndra." gue ini udah kenal Lo lama banget, sejak kapan Lo kayak gini hanya karena masalah pekerjaan,"?? nggak pernah kali Ndra." udah deh jangan bohongin gue, jujur aja kenapa."!! ucap Adnan meledek


Andra nampak berpikir keras dan menyimak ucapan Adnan yang ada benarnya juga. selama ini dirinya tidak pernah uring uringan kalau hanya masalah pekerjaan, tapi sekarang hanya karena satu penolakan dari istrinya membuat dirinya pusing kepala memikirkan bagaimana cara agar istrinya itu mau menerima dirinya tanpa ada penolakan


Hampir setahun menikah, membuat dirinya ingin sekali memiliki istrinya secarah utuh tanpa adanya embel- embel persyaratan sehingga membuatnya sampai sekarang menahan segala hasratnya untuk menikmati sentuhan halus dari istrinya.jangankan menikmati yang lebih hanya sekedar menyentuh tangannya saja, wanita itu sudah menghempaskan tangannya.


Memikirkan semua itu kembali, membuat Andra semakin berat untuk pulang kerumah.bukannya pelukan hangat dan ciuman mesra yang akan didapatnya malahan hanya pelototan tajam dari istrinya

__ADS_1


" Udah Lo pulang aja, gue bentar lagi pulang kok" lagi tanggung nih sekalian mau ngirim email ke pak Andrew." ucap Andra beralasan agar Adnan tidak curiga lebih jauh


" Ya udah gue pulang."!! ucap Adnan melangkah keluar meninggalkan Andra yang masih duduk dikursinya sambil bersandar


☆☆☆☆☆☆


Dirumah Yanzhi nampak mondar- mandir menengok ke arah gerbang, namun sosok yang ditunggunya belum juga datang.


" Duuuuh kak Andra kok belum pulang yah."?? ini kan udah mau isya." dia kemana sih."?? ucap Yanzhi gelisah berbicara pada dirinya sendiri


" Bii k Andra nggak ngasih tau gitu pulangnya telat atau apa kek."!! tanya Yanzhi yang kebetulan melihat Bi Ina sedang lewat


" Nggak ada Non, hmmmm kenapa nggak dihubungin aja Non."!! ucap Bi Ina


Berselang sepuluh menit kemudian terdengar ketukan dari balik pintu kamar Yanzhi dan terlihat Bi Ina yang sedang berdiri


" K Andra sudah pulang ya Bi."?? tanya Yanzhi ceria


" Bukan Non" anuu itu, temannya yang ngantar Non kesini ada didepan."!! ucap Bi Ina sedikit takut mengingat Andra akan marah kalau ada lelaki lain dirumah itu apalagi untuk menemui istrinya


" Whaat."!!!?? Duuuuh ngapain sih Ryan datang kesini malam- malam."!! Ucap Yanzhi kaget karena merasa tidak ada janji dengan pria tersebut

__ADS_1


" Ada ap Yan."?? kok kesini malam- malam."!!tanya Yanzhi setelah duduk dihadapan Ryan


" Ketemu kamu dong Zhii, nih aku bawain makanan kesukaan kamu."!! ucap Ryan memberikan bingkisan kehadapan Yanzhi


" Makasih yah Yan, tapi Yan maaf Yach Lo nggak bisa lama- lama disini, soalnya entar dimarahin sama K Andra."!! ucap Yanzhi yang begitu takut nantinya Andra akan berpikiran yang macam- macan


Ketika asik mengobrol terdengar suara mobil memasuki pekarangan rumah, Bi Ina yang mendengar suara mobil segera keluar dan menyambut Andra yang terlihat memijit tengkuknya


" Yanzhi ada Bi"?? tanya Andra


" Iya Deen ada diruang tamu sama temannya." ucap Bi Ina bergegas kedapur


Andra melangkah keruang Tamu guna melihat siapa tamu Yanzhi yang dimaksud Bi Ina tersebut.Alangkah terkejutnya Andra melihat pemandangan didepannya itu yang mana Ryan mencoba duduk lebih dekat dengan Yanzhi dan berusaha merayunya dengan kalimat manis, sehingga membuat Yanzhi melupakan sedikit statusnya sebagai wanita yang telah bersuami


" Yanzhi."!!!!!! Apa yang kalian lakukan Hah."??? tanya Andra dengan suara ditinggikan dan menatap Tajam kearah Yanzhi


" K Andra."!! ini nggak seperti yang kakak lihat." Ryan baru aja nyampe."!! ucap Yanzhi yang begitu takut melihat sorot mata Andra yang tajam


" Yan sebaiknya Lo pulang ya." ucap Yanzhi yang di angguki Ryan meskipun masih ingin bersama wanita itu


Wajah Andra merah padam menahan segala emosinya yang berusaha ditahannya, namun tatapannya belum terahlihkan juga masih menatap Yanzhi dengan tajam

__ADS_1


" Sudah dua kali Zhi kau bawah lelaki itu kesini." ingat Zhi "!! jangan sampai kesabaran kakak Habis Zhi dan membuat kau menyesal. kakak sudah bilang Zhi jangan pernah khianatin kakak, meskipun kau tak pernah mencintai kakak, setidaknya hargai pernikan kita."!! ucap Andra yang berusaha mengontrol emosinya


" Siapa juga yang khianatin kakak." aku nggak ada perasaan apapun ke Ryan. Kakak aja yang terlalu cemburu dan curigaan."!! ucap Yanzhi berlalu dan masuk kedalam kamar meninggalkan Andra yang masih diam mematung


__ADS_2