CEMBURU KARENA KU CINTA

CEMBURU KARENA KU CINTA
BAB DELAPAN


__ADS_3

Setelah diceramahi Andra beberapa waktu yang lalu, Yanzhi menggerakkan langkah kakinya menuju dapur dengan wajah kesal dan ngedumel tidak jelas, namun jari jemarinya nampak lincah mengatur makanan dimeja makan.Bi Ina yang melihat raut wajah Istri dari Tuannya itu merasa kasihan dan tidak tega apabila wajah cantiknya hanya di hiasi kemuraman.


" Non biar bibi aja yang siapin makanannya, Non duduk aja." ucap Bi Ina mendekati Yanzhi


" Nggak pp kok Bii, inikan udah kewajiban Zhi sebagai istrinya K ' Andra." ucap Yanzhi berusaha tersenyum


" Maafin Bibi ya Non, gara- gara Bibi kasih tau Deen Andra, Non dimarahin tadi."!! ucap Bi Ina penuh penyesalan


Sesungguhnya dalam hatinya yang paling dalam Bi Ina begitu menyayangi Andra,seperti Anaknya sendiri, makanya dirinya tidak tega bila Majikannya itu disakiti atau dilukai oleh siapapun, Termasuk Yanzhi yang sudah berani mengajak pria asing pulang kerumahnya, meskipun hanya sekedar untuk mengantar dirinya


" Namanya aja OM - OM Bii mana Faham perasaan anak muda."!! ucap Yanzhi spontan tanpa menyadari ada seseorang yang telah berdiri tepat dibelakangnya dengan wajah kesal seakan ingin memangsa wanita yang ada didepannya itu


" Ekheeeem." OM siapa yang kamu maksud Zhii."??? Deheman sekaligus pertayaan Andra yang tiba- tiba membuat Yanzhi kaget dan langsung bergeser kesamping guna menghindari Amukan Andra


" OOOOH itu Kak OM yang diseberang rumah itu loh.." Uuuuh ngeseliiiin bangeeeet." masa iya Kak." kaponakannya yang cewek itu nggak dibolehin jalan dan ngumpul bareng teman- teman cowoknya." Aneh nggak tuh kak."??? Hmmm berarti yaa OM nya itu KUPER bangeet yaa kan."????


" Uuuuh beda bangeet sama K ' Andra." K" Andra itu orangnya Baik." nggak kuper Ya Kan."??? ucap Yanzhi berpura-pura manis, padahal notobenenya semua ucapannya guna menyindir Andra, hanya takut Andra akan mengamuk jika tau orang yang dimaksud adalah dirinya


" Ooooh begituu. " bagus donk tuh OM nya." mungkin karena kaponakannya sudah punya suami kaliii makanya dilarang." kaponakannya aja tuh yang bandel ya kan."??? ucap Andra berpura- pura tidak mengetahui arah pembicaraan Yanzhi.


" Dasar Bocah."!!!! mana ada OM lain yang tinggal disekitar kita ini Zhii." yang diseberang rumah kita itu hanya ditempati oleh Seorang Janda dengan tiga Anak." enak aja mau ngibulin Kakak." ckkckkck."!! ucap Andra dalam hati menggeleng menatap ke arah Yanzhi yang tersenyum dengan wajah Tanpa Dosanya


☆☆☆☆☆☆☆


Pagi Hari Hujan sangat derasnya, sehingga Yanzhi nampak masih bermalas- malasan ditempat tidurnya, namun berbeda dengan Andra yang sudah siap dengan setelan kantornya, dirinya terlihat tampan dan awet muda meskipun sekarang umurnya sudah tidak muda lagi.


__ADS_1


" Biiiii Zhi sudah bangun."?? tanya Andra setelah duduk diruang Tengah sembari mengotak- atik laptopnya


" Belum Deen, sebentar bibi bangunin dulu." ucap Bi Ina bergegas membangunkan Yanzhi, yang sesungguhnya sudah bangun dan berganti pakaian beberapa menit yang lalu tinggal menunggu hujan reda saja.


" Noon dipanggil Deen Andra."ucap Bi Ina mengetok kamar Yanzhi


"Iyaa Bii, sebentar." ucap Yanzhi beranjak dari kursi guna membuka pintu setelah mendengar panggilan Bi Ina, setelah itu dirinya berjalan menuju ruang tengah dimana Andra telah menunggunya



" ada apa kak."?? tanya Yanzhi duduk disofa


Andra berdiri dari duduknya lalu berpindah tempat lalu duduk kembali disamping Yanzhi, dan menyentuh tangan gadis itu, sesungguhnya hal itu belum pernah dilakukannya, karena takut gadis itu akan menolak sentuhannya, karena selama ini Yanzhi selalu menepis tangannya ketika akan menyentuh bagian tubuhnya yang lain, kecuali bagian wajahnya


Terasa berat sebenarnya hidup bersama seorang wanita dalam satu rumah dan dalam ikatan pernikahan, namun tidak bisa berbuat lebih terhadap istrinya tersebut.karena pernikahan ini dirinyalah yang menginginkan sehingga munculah berbagai macam syarat yang harus dipenuhi.


Sehingga sekarang hampir setahun pernikahan mereka, dirinya belum pernah mendapatkan sentuhan yang lebih dari istrinya itu, kecuali hanya ciuman dipunggung tangannya saja, yang sering diterimanya sebagai bakti istrinya kepada dirinya


" Nggak kok." ucap Yanzhi singkat sambil melepaskan genggaman tangan Andra dari jemarinya,lalu berdiri menjauhi dari Andra sehingga membuat Andra merasa sedikit kesal karena lagi dan lagi Yazhi enggan membalas sentuhan tangannya malahan melepaskan tangannya begitu saja


" Zhi kenapa sih' kamu nggak mau disentuh oleh kakak."??? tanya Andra merasa tersinggung dengan perlakuan Yanzhi kepadanya


"Karena Zhii tidak mencintai Kakak."!! Yang pengen nikah itukan Kakak." bukannya Zhi." lagipula kita menikah tanpa ada rasa cinta diantara kita, baik kakak maupun Zhii jadi, kakak terima aja." salah sendiri nikahin Zhi."!! seru Zhii tanpa memperdulikan perasaan Andra dan juga perubahan dari raut wajah Andra yang sudah memerah


" Cukuup Zhi."!! memang kakak yang pengen nikahin kamu, tapi kita sudah menikah dan hidup bersama sudah hampir setahun Zhi." apakah kita akan seperti ini selamanya."?? tanya Andra ikut berdiri dengan wajah gusar menahan segala emosi dihatinya menatap ke arah Yanzhi


" Mungkin." karena kita hidup bersama tanpa cinta."!!! ucap Yanzhi spontan dan meninggalkan Andra yang terdiam, terpaku tak tau lagi apa yang harus dilakukannya

__ADS_1


Andra mengusap wajahnya gusar,gemuruh didadanya seakan ingin meledak, sakit hati, emosi , kecewa dan segala perasaan aneh kini hinggap dihatinya, sehingga membuat dirinya sakit kepala, memijit- mijit pangkal hidungnya. terasa sesak dadanya kini setelah mendengar segala perkataan Yanzhi


Terdengar Bunyi deringan berasal dari Ponsel miliknya, membuat dirinya tersadar dari segala lamunannya yang diciptakan Yanzhi tadi, Andra bergegas mengangkat panggilan tersebut yang berasal dari Adnan itu..📞📞


" Ada apa Nan."??? tanya Andra setelah panggilan tersebut tersambung


".............???Adnan


" Iya gue kesana sekarang." ucap Andra memutuskan panggilannya dan bergegas menuju Mobil dan meninggalkan rumah bertepatan dengan hujan yang sudah mereda sedari tadi


Saat itu emosinya sedang turun naik, sehingga tidak mengajak Yanzhi pergi bersamanya seperti yang sering dilakukannya


Hari itu, dengan terpaksa membiarkan gadis itu pergi bersama sopirnya atau malah membawa mobil itu sendiri..


Dikantor rapat berlangsung dengan tenang, para karyawan nampak bergembira karena proyek penjualan Pakaian mereka bulan ini melonjak naik hampir seratus persen, sehingganya mereka ingin merayakan keberhasilan itu.


Berbeda dengan karyawannya yang bergembira, Andra malah termenung seorang diri ditempat duduknya sehingga membuat seluruh karyawan yang hadir, saling colek melihat perubahan pada bosnya itu, yang tidak biasanya, bahkan tidak pernah terjadi.


Selama ini, meskipun terlihat dingin dari wajahnya, namun Andra adalah orang yang ramah terhadap karyawan, namun begitu jangan dianggap remeh, tatapan matanya yang tajam saja sudah membuat mereka takut" bahkan banyak karyawan yang menganggapnya Bak peribahasa" Air tenang menghanyutkan." itulah peribahasa yang cocok untuk dirinya." terlihat ramah namun satu kesalahan fatal diperbuat, maka maaf tidak ada ampunan bagimu."!!


 


" Like, Vote dan komen Yuuk"


 


Terimah kasih

__ADS_1


 


 


__ADS_2