CEMBURU KARENA KU CINTA

CEMBURU KARENA KU CINTA
BAB EMPAT


__ADS_3

Pagi- pagi sekali Andra menuju kantornya dan segera menghadiri rapat guna membahas salah satu proyeknya yang berada di Negara tetangga tersebut.Para staf dikumpulkan agar segera menyelesaikan pekerjaan mereka sebelum dirinya berangkat Ke Australia


Kini Andra duduk termenung sendiri diruangannya, hari ini dirinya begitu tegang mengingat hari ini juga dia akan meminta jawaban dari gadis yang akan dinikahinya itu, sehingga tidak menyadari kehadiran Adnan yang sudah berdiri dihadapannya


" Loe kenapa Ndra"??? tanya Adnan heran padahal tadi dia baik- baik saja sewaktu rapat


"Hari ini gue kerumah gadis itu Nan, kira- kira jawaban dia gimana ya."?? tanya Andra balik


" Jadi loe serius masalah kemarin itu."??? gilaa lo."!!! gue kira hanya iseng doank." Jujur Ndra ,gue bingung sama jalan pikiran loe." mana ada didunia ini cowok ngajak nikah anak orang padahal nggak saling kenal."!! seru Adnan yang heran dengan keputusan Andra


" Gue serius lah., udah dech loe dukung gue aja."!! ucap Andra cuek


" Gila loee." nikah itu hanya sekali Ndra dalam seumur hidup, seharusnya loe pikir dulu masak- masak." apalagi loe sama dia nggak saling kenal." gue yakin loe mau nikahin tuh cewek hanya karena kasihan kan."??? tanya Adnan menatap heran ke arah Andra


" Entahlah apa namanya, yang jelas gue mau nikahin dia' sebelum gue ke Australia." ucap Andra Mantap


" Kenapa loe nggak nikahin si Dea aja kalau gitu, Dia kan ngejar- ngejar loe dari jaman SMA sampai sekarang, dan kalian juga dah sama- sama dewasa ketimbang cewek yang loe nggak kenal itu."!! seru Adnan


" Gue nggak tertarik sama si Dea,entah kenapa setelah dengarin cerita dari tante gadis itu tempo hari, buat gue pengen aja nanggung semua beban dia." dia sama kayak gue nggak punya orang tua hanya bedanya gue hidup dengan banyak harta, dan dia harus nyari duit buat biaya kuliahnya, biar nggak bebani tantenya yang hanya seorang janda."ucap Andra


" Loe kenal pak Yudha kan."?? yang meninggal beberapa bulan lalu."?? tanya Andra lagi menatap Adnan


" Iya." dia pegawai terbaik dikantor kita."!! ucap Adnan mengingat kembali tentang pak Yudha


" Yang akan gue nikahin itu adalah kaponakannya Nan."!! ucap Andra


" Jadi.:???Terserah loe aja dech."!! pusing gue mikirin loe."!! kita makan siang yuuk."!! jadi lapeer gue."!!ucap Adnan keluar dari ruangan Andra di ikuti Andra di sampingnya


♡♡♡♡♡


Dirumah makan sederhana milik tante Ayyun sangat ramai pengunjung, karena saat itu telah masuk waktu istirahat, Yanzhi ikut menemani tante Ayyun melayani pembeli yang ingin makan bahkan adapula yang hanya sekedar ngopi

__ADS_1


" Zhi sebaiknya kamu istirahat dulu, sore nanti Pak Andra datang kesini, kamu masih ingat kan ucapan tante tempo hari."?? ucap tante Ayyun mendekati Yanzhi yang sedang membersihkan meja


" Tapi tante." Zhi belum ingin menikah, apalagi sama om- om tante." seru Yanzhi menunduk


" Tante tau Zhi, tapi ini semua jalan terbaik biar kamu bisa raih impian kamu Zhi, dan kamu nggak perlu bekerja keras seperti kemarin Zhi." ucap Tante Ayyun membujuk


" Lebih baik Zhi seperti itu tante, ketimbang harus nikah sama Om- om." iiih geli tau tantee." nggak deh tante, apalagi kalau ada kumisnya dan perutnya pasti buncit juga....nggak dech tante plaseee jangan paksa Zhi." Zhi mohon tante."!! ucap Yanzhi merasa geli sendiri membayangkan seperti apa sosok Bekas Bos Om Yudhanya itu


" Baiklah terserah kamu aja Zhi, tante nggak bisa maksa kamu lagi, tapi sebaiknya kamu sendiri yang memberi jawabannya nanti." ucap Tante Ayyun pasrah dan di Angguki Zhi dengan seulas senyuman diwajahnya sambil memeluk Tante Ayyun dengan erat


Pukul Empat sore setelah sholat Ashar Andra melajukan mobilnya menuju rumah sekaligus rumah makan milik tante Ayyun sesuai dengan Janjinya tempo hari.Andra memakirkan mobilnya setelah sampai dirunah tersebut dan bergegas masuk kedalam yang kebetulan Tante Ayyun telah menunggunya didepan



" Sore Buk." sapa Andra yang saat itu telah bertukar pakaian dengan pakaian kasualnya lengkap dengan topi dan kaca mata hitamnya telah berdiri dihadapan Tante Ayyun


"Sor.e..ee juga Pak Andra," ucap Tante Ayyun terbata karena pangling melihat Bos suaminya itu yang terlihat seperti pemuda tujuh belas tahunan


Andra duduk dengan rasa penasaran memperhatikan sekeliling ruangan guna mencari sosok gadis yang sekilas dilihatnya tempo hari.


" Saya kesini tidak berlama- lama hanya ingin memastikan jawaban Kaponakan Anda, atas permintaan saya tempo hari." ucap Andra setelah duduk


" Saya tidak bisa memutuskan ini semua, biarlah Yanzhi sendiri yang memutuskan, karena ini semua demi masa depannya." ucap Tante Ayyun


" Baiklah kalau begitu, saya akan mendengarkan langsung dari Kaponakan Anda sendiri." Ucap Andra


" Sebentar saya memanggil Yanzhi dulu" ucap Tante Ayyun sembari beranjak menuju kamar Yanzhi


Dikamar Yanzhi nampak deg- deg kan tiba- tiba saja dirinya menjadi kacau dan bingung sendiri, apakah keputusannya nanti sudah benar apa tidak


" Zhiii .."Pak Andra sudah datang, dia ingin bertemu kamu." temuilah dia dan berikan keputusanmu yang tepat Zhi, karena ini semua demi masa depan kamu." ucap Tante Yanzhi yang sebenarnya ingin Yanzhi menerima lamaran Andra

__ADS_1


" Baikah Tante" Tante tunggu disini aja." Zhi sendiri yang akan bertemu dengannya" ucap Yanzhi berjalan keluar dan terbelalak melihat orang yang sedang duduk di ruang tamu tersebut


" Maaf permisi.." pak Andra Bos kamu mana."??? tanya Yanzhi yang menyangka Lelaki dihadapannya itu adalah sopir


" Duduklah dulu." ucap Andra Halus menahan senyumnya dan kagum melihat sosok gadis yang berdiri didepannya itu cukup cantik



"Pasti Bos kamu gendut kan dan kumisnya tebal kan."?? enak aja mau nikahin gue."Gila kalii tuk bos loe, mau nikahin gadis dibawah umur, kenapa nggak nyari perempuan yang sama tuanya juga." cerocos Yanzhi


" Mungkin dia kagum sama kamu, dan ingin lindungin kamu makanya dia ingin nikahin kamu." ucap Andra pura- pura


" Terus Bos kamu mana, si Pak Andra itu."??jangan- jangan dia pengecut yaa, takut kali yaa dengar jawaban dari gue." ucap Yanzhi sewot


Andra tersenyum mendengar penuturan Yanzhi yang menjelek- jelakkan dirinya dan berusaha menahan diri, dan menjulurkan tanganya memperkenalkan dirinya


" Saya Ziandra Atmaja." ucap Andra menggengam tangan Yanzhi yang terjulur kearahnya, mendengar nama itu disebut membuat Yanzhi gugup dan melongo karena tanpa sadar menjelek- jelakkan orang didepannya


"Jadi Anda Om- om yang ingin menikahi saya."?? saya belum ingin menikah, dan juga saya tidak mencintai Anda." ucap Yanzhi setelah Andra melepaskan tangannya


" Pikirkan baik- baik Zhi." apakah kamu tidak kasihan dengan Tante kamu yang sudah tua."?? Dengan menikah dengan saya, saya janji akan memenuhi semua kebutuhan kamu dan Tante kamu." ucap Andra


" Tapi saya masih ingin kuliah Om, nggak ada perempuan lain apa."?? kenapa harus saya."?? tanya Yanzhi


" Karena saya kasihan sama tante kamu yang seorang single parent harus banting tulang biayayain hidup kaponakannya." ucap Andra mulai mengaduk perasaan Yanzhi sehingga membuat Yanzhi terdiam memikirkan perkataan Andra


" Kamu cukup jadi istri yang temani saya dirumah, dan saya juga tidak memaksa kamu buat jalanin kewajiban kamu sebagai istri, pikirkan Zhi, kamu tidak mau kan selalu jadi beban buat tante kamu."?? seenggaknya kamu pikirkan tante kamu yang kian hari semakin tua." sampai kapan kamu mau bebanin tante kamu, dengan biaya kuliah kamu yang besar."??


" Baiklah mungkin sekarang saya sudah mendapat jawaban dari kamu, kalau begitu saya permisi." ucap Andra beranjak dari duduknya menatap Yanzhi yang masih menunduk menahan perasaannya


♡♡♡ LIKE VOTE DAN KOMEN YAA♡♡♡

__ADS_1


__ADS_2