
Andra bergegas naik kekamarnya dan membanting pintu dengan sekuatnya.Bi Ina yang tidak sengaja mendengar Perdebatan kedua suami istri itu beberapa menit yang lalu hanya menggelengkan kepalanya dan merasa iba terhadap Majikannya itu
" Kasihan kamu Deen serta punya istri dapatnya yang masih Anak ABG, jadi begini nih akibatnya, pulang kerja capeek bukannya dapat kemesraan malah ngelihat yang aneh." ucap Bi Ina berbicara pada dirinya sendiri namun dapat didengar oleh Pak Ujang yang kebetulan sedang lewat
" Ngomongin apa sih Bi."?? sampai- sampai perhatiin kamarnya Tuan."?? tanya Pak Ujang mendekati Bi Ina
" Biasa Pak..majikan kita." aku kasihan aja sama dia." bertahun- tahun hidup sendiri, eeh serta dapat istri nemunya anak ABG." ucap Bi Ina mencurahkan keprihatinannya
" Iyaa juga sih Bi." !! aku perhatikan kayaknya temannya Non Yanzhi yang cowok itu naruh hati deh sama Istrinya tuan."!! ucap Pak Ujang ikut menimpali
Setelah mengobrol kedua orang tua itupun kembali mengerjakan tugasnya masing- masing
Dikamarnya Andra telah selesai membersihkan diri serta telah melaksanakan sholat dan kemudian bergegas turun kelantai bawah guna mengisi perutnya yang kosong
Andra menyantap makanannya sendirian tanpa menunggu kehadiran Yanzhi, Emosinya terhadap Yanzhi malam itu masih belum juga surut.Sikap Yanzhi sekarang ini menurutnya sungguh keterlaluan tidak memperdulikan perasaannya sedikitpun
Menikah tanpa cinta membuat Andra harus menanggung segala kesakitan yang diberikan Yanzhi kepadanya secara sadar ataupun tidak
Entah mengapa , akhir- akhir ini sejak menikah dirinya tidak mau Apabila Yanzhi berdekatan dengan lelaki lain, ada perasaan lain dihatinya yang membuatnya begitu sakit hati dengan perkataan Yanzhi yang seakan - akan memojokkan dirinya dengan kata- kata yang cukup pedas menyayat hati.
☆☆☆☆☆☆
Pagi telah tiba dan matahari mulai menampakan sinarnya, Yanzhi melangkahkan kakinya ke arah jendela dan mengedarkan pandangannya keberbagai penjuru, sampai pandangannya tertuju kearah seseorang yang sedang Asyik berolah raga dibawah sana.
Senyum simpul menghiasi bibirnya ketika melihat sosok Pria itu, yang tidak menyadari ada sepasang mata sedang memperhatikannya dari kejauhan
__ADS_1
"Cakeep juga K Andra.." kalau dilihat- lihat boleh juga sih, boleh lah dibawah ke arisan."!! ucap Yanzhi pelan dan tersenyum
" Astogeee kenapa nih Gueee." duuh gileee kok gue jadi muji- muji tuh Si OM- OM." ucap Yanzhi seakan baru sadar dengan ucapannya barusan sembari menyusap wajahnya
Setelah Bosan Berdiri, Yanzhi bergegas kekamar mandi guna membersihkan dirinya dan bersiap- siap kekampus
Yanzhi keluar dari kamarnya dan mendekati Andra yang baru selesai berolah raga dan tersenyum kearah Andra seakan tidak terjadi apa- apa semalam antara diriya dengan Andra
" Habis olah raga yaa kak."?? Hmmm mau anterin Zhii nggak kekampus."?? tanya Yanzhi tanpa rasa bersalah sedikitpun
" Emangnya mau dianterin sama Kakak."?? nggak minta dijemput tuh sama cowok semalam."?? tanya Andra cuek tanpa melirik sedikitpun dengan sengaja menyindir Yanzhi
"Udaah deh kak" jangan nyari gara- gara kenapa sih."?? mau anterin Zhi apa nggak nih."?? ucap Yanzhi bertanya dengan kesal karena merasa tersindir dengan pertanyaan Andra
" Yaah kalau kamu mau dianterin sama kakak." entar Cowok kamu cemburu lagi."!!! ucap Andra
" Kak pliiiis deh."!!! ini masih pagi yaa." jangan ngajak berantem."!! ucap Yanzhi bersungut kesal masuk kedalam rumah dan duduk diruang makan
Beberapa menit kemudian Andra dan Yanzhi berangkat menaiki mobil yang sama, didalam mobilnya Andra hanya diam serius dibalik kemudinya tanpa bersuara sedikitpun
Yanzhi memperhatikan Wajah Andra dengan seksama, tidak ada senyuman diwajah itu yang tercipta sekarang ini, dan Yanzhi menyadari hal itu, karena itu semua terjadi gegara Ulah Ryan yang nyelonong masuk bertamu kerumah orang tanpa ada janji
" Kakak masih marah Sama Zhii yaa."?? sedari tadi hanya diam aja."?? atau kakak lagi sakit gigi yaaa."?? tanya Yanzhi Melirik ke arah Andra yang masih enggan menatap dirinya
" Bukan gigi kakak yang sakit Zhi tapi disini." dan itu semua terjadi karena kamu tidak menghargai pernikahan kita." ucap Andra menunjuk dadanya sendiri namun tetap Fokus pada kendali mobilnya
" Maksud Kakak apa sih."??? Aku sama Ryan itu hanya berteman Kak nggak lebih." dan satu lagi kak, pernikahan ini terjadi karena keinginan kakak." kenapa sih aku nggak boleh punya teman cowok."!!! ucap Yanzhi sedikit kesal
Andra hanya menyimak perkataan Yanzhi dan sekali lagi perkataan itu menyakiti hatinya namun berusaha ditutupinya dengan menarik nafasnya sedalam mungkin dan membuangnya dengan kasar
__ADS_1
" Apakah belum ada cinta dihatimu buat kakak Zhii."?? tanya Andra melirik Yanzhi sekilas, pertanyaan Andra yang tiba- tiba membuat Yanzhi terkejut entah apa yang harus dikatakannya karena jujur untuk sekarang ini dirinya belum kepikiran hal itu
Keterdiaman Yanzhi membuat Andra sudah bisa menarik kesimpulan bahwa wanita itu belum memiliki cinta untuk dirinya, namun itu semua sudah disadari Oleh Andra,karena menghadirkan Cinta dikehidupan rumah tangga mereka merupakan perkara yang sulit
itu semua disebabkan karena diantara keduanya memiliki usia yang sangat jauh berbeda sehingga menimbulkan cinta diantara mereka butuh waktu yang lama dan kesabaran Ekstra
" Maafkan aku Kak, Zhii nggak mencintai kakak."ucap Yanzhi jujur dan berharap lelaki disampingnya itu mengerti perasaannya
" Kakak faham Zhii, tapi kakak mohon Zhi jangan berhubungan lagi dengan lelaki itu." karena kakak tidak suka."!! ucap Andra
" Tapi kak....
" Udahlah Zhii kakak mohon, hanya itu yang bisa kamu lakukan untuk menghargai pernikahan kita." ucap Andra memotong kalimat Yanzhi tanpa protes dari Yanzhi lagi
Keduanya telah sampai didepan kampus dan langsung mendapatkan sambutan dari keempat temannya termasuk Ryan
" Selamat Pagi Zhi dan Kak Andra yang gantengnya minta ampun." ucap Vivi menyapa keduanya yang baru tiba
" Pagi juga semuanya." ucap Yanzhi balik menyapa semua temannya
" Zhii ada yang pengen gue omongin." ucap Ryan sambil menarik tangan Yanzhi dan langsung mendapatkan pelototan tajam dari Andra sehingga membuat Yanzhi terkejut
" Ada kak Andra tauu."!! ucap Yanzhi setengah berbisik dan melepasakan tangannya dari tarikan Ryan lalu berdiri kembali disamping Andra yang menatapnya tidak suka
" Kakak pergi dulu Zhii, Ingat Zhi apa yang kakak sampein kekamu tadi." Ucap Andra mengecup Kening Yanzhi dan dibalas Yanzhi dengan Anggukan
Kecupan Manis yang sering diberikan Andra kepadanya dan Salim manis dipunggung tangan Andra hanyalah sebuah syarat sebagai simbol bahwa diantara keduanya mempunyai hubungan yang Erat dan Harmonis meskipun tidak ada bumbu- bumbu cinta didalamnya
Andra mengendarai mobilnya dengan sedikit gusar mengingat kejadian barusan yang terjadi tepat didepan matanya, dimana Istrinya dengan seenak Jidatnya ditarik seperti itu
__ADS_1
" Shiiit dasar bocah sialan."!! beraninya dia nyentuh punya gue, nggak bisa dibiarin kalau kayak gini." bisa- bisa dia ngelunjak." Awas aja "!!! ucap Andra pada dirinya sendiri