CEMBURU KARENA KU CINTA

CEMBURU KARENA KU CINTA
BAB DUA BELAS


__ADS_3

Suasana yang Indah dan rintik- rintik hujan yang mulai berhenti, matahari yang tersenyum manis mulai menampakkan sinarnya dibalik awan, kicauan burung pipit pun ikut meramaikan pagi


Kesejukan dan keindahan alam sekitar rupanya tak cukup membuat suasana Hati pria yang sedang duduk terpaku itu pun ikut sejuk dan indah, buktinya dia hanya duduk diam dengan raut wajah yang sulit untuk di artikan


Sekelabat bayangan masa lalu terintas begitu saja dipikirannya, masa lalu yang menyebabkan dirinya harus kehilangan Kedua Orang Tuanya sehingga dirinyalah yang harus menanggung semua beban berat Dipundaknya.


Dimana disaat Jiwa mudanya ingin berkelana mencari kedamaian dan jati diri tanpa Embel- embel Nama keluarganya,seperti layaknya Anak muda lainnya namun semua keinginan itu hanyalah Hayalan belaka yang tak mungkin lagi dilakukannya


Yanzhi yang baru keluar dari Kamarnya memperhatikan Andra dengan Penuh penasaran, karena selama ini dirinya tidak pernah melihat Andra seperti itu



" Ekheeem.. Kak Hari ini Zhi pulangnya telat, soalnya Zhi mau ngerjain tugas sama teman."!! ucap Yanzhi setelah berdiri di Hadapan Andra Yang belum juga menatapnya


" Pergi Aja." bukankah itu yang kamu inginkan, tak perlu Ijin dari kakak, hanya cukup ingat pesan kakak, jauhi lelaki itu.! ucap Andra melirik Yanzhi sekilas lalu berdiri meninggalkan Yanzhi yang masih bengong


" Haiiiisss masih marah rupanya." Zhii belajar kaliii Kak, bukannya pacaran."!!! teriak Yanzhi bersungut dengan kesal lalu bergegas kemobilnya yang sudah terparkir dihalaman


Andra Menatap Mobil Yanzhi yang baru keluar gerbang dari Balik jendela kamarnya, lalu melangkah menuju Kamar Mandi


☆☆☆☆☆


Pukul Empat Sore Yanzhi dan temannya sedang berkumpul Diperpustakaan guna mengerjakan tugas kelompok yang diberikan oleh Dosen pengajarnya tempo Hari


" Teman- teman gimana kalau kita setelah ini kita nonggrong dulu di cafe, lapeer niih."!! ajak Vivi sambil memegang perutnya


" Boleh tuuh, gue juga lapeer nih." Gimana Zhi mau nggak."?? tanya Bella melirik Yanzhi yang hanya diam

__ADS_1


" Gue nggak bisa nih, gue takut entar K' Andra tambah marah lagi sama Gue."!! ucap Yanzhi yang masih memikirkan Sikap Andra kepadanya tadi pagi


" Sekali- kali Zhii , lagian K Andranya nggak liat juga, ya kan."??? ucap Vivi meminta pendapat kepada yang lainnya


" Iya Zhii, apalagi akhir- akhir ini Loe selalu ngehindar dari Gue." gue mohon Zhii ayolah." karena Gue kangen ama Loe."!! ucap Ryan menatap Yanzhi penuh harap agar gadis itu mau ikut bersama mereka


Yanzhi merasa tidak enak hati kepada teman- temannya itupun akhirnya mengangguk juga apalagi setelah melihat sikap Ryan kepadanya, yang memohon agar dirinya ikut.


Kini mereka berlima sedang duduk dicafe sambil menikmati makanan yang telah dipesan, mereka tertawa lepas sehingga membuat para pengunjung lainnya beralih memperhatikan mereka, termasuk seseorang disana tengah memperhatikan mereka dengat raut wajah memerah


Andra duduk bersama Kliennya disalah satu ruangan khusus yang memang sengaja dipesan Andra dua hari yang lalu, matanya tidak berhenti dan memperhatikan Seseorang disana yang tengah tertawa ceria, tidak seperti saat bersama dirinya gadis itu selalu menghindar dan enggan duduk berdua dengannya, waktunya hanya dihabiskan dikamar, sangat jauh terbalik seperti saat ini


Wajah Andra memerah menahan emosinya, manakalah melihat secara nyata istrinya tengah duduk berdua bersama lelaki lain, yang kebetulan Vivi dan dua temannya telah pamit duluan, hanya tersisa Yanzhi dan Ryan yang masih menikmati makanannya


Ryan dengan sengaja menyentuh jemari Yanzhi, meskipun sudah berulang kali dilepaskan oleh Yanzhi, namun Ryan masih kekeh menyentuhnya, tidak sampai disitu Ryan malah berani menyentuh Dan mencubit pipi Yanzhi dengan mesra membuat Yanzhi salah tingkah


" Gue sayang sama Lo Zhi."!! ucap Ryan berterus terang, Mata Yanzhi melotot dirinya begitu kaget dengan pernyataan Ryan kepada dirinya


" Tapi Gue nggak bisa Yan."!! maaf Yan."!! ucap Yanzhi menunduk


" Gue nggak perlu jawaban Lo sekarang Zhii, Lo pikirin aja dulu."!! ucap Ryan mengelus rambut Yanzhi


Yanzhi tidak menyadari ada Andra disana tengah memperhatikan mereka dengan wajah memerah, Dada Andra bergemuruh hebat, ibarat Guntur dan kilat yang siap menyambar itulah yang dirasakan Andra sekarang,Bom yang hanya tinggal menunggu waktunya kapan dan dimana dia akan meledak.


Andra mengepalkan kedua tangannya, ingin sekali dirinya membunuh lelaki yang ada disamping istrinya itu, berani menyentuh yang bahkan dirinya tidak pernah menyentuhnya perubahan wajah Andra membuat Kliennya Heran bercampur bingung melihat perubahan wajah Andra yang seperti itu


" Pak Ziandra ada apa"??? apa anda kurang sehat."??? tanya Pak Ronal memperhatikan Andra dengan seksama

__ADS_1


" Oh tidak pak hanya capek sedikit saja."!! ucap Andra yang tersadar


" Sebaiknya bapak Istirahat, jangan terlalu capek."!! mungkin pertemuan kita sampai disini dulu, nanti kita bertemu lagi dilain waktu." permisi Pak Ziandra." ucap Pak Ronal menjabat tangan Andra


Andra bergegas pulang kerumahnya setelah melihat Yanzhi sudah tidak ada ditempatnya tanpa mengetuk dan bertanya apapun lagi Andra langsung membuka pintu dan mendapati Yanzhi baru saja keluar dari kamar mandi dan masih menggunakan piyamanya itu terkejut


" Ada apa sih kak."?? masuk kekamar Zhi tanpa ijin."!! tanya Yanzhi ketus


" Kamu dari mana aja dan pergi sama siapa."?? HAAAH JAWAB kakak Zhi."!! tanya Andra dengan suara tinggi menatap Yanzhi dengan mata tajam


" apa sih maksud kakak" bukannya tadi pagi Zhi sudah ijin sama kakak."!! jawab Yanzhi sedikit takut dengan suara Andra yang semakin tinggi


"Kamu jangan berbohong Zhi,"!!kamu pergi sama lelaki lain dibelakang kakak Zhi."!!kamu pikir kakak nggak tau apa yang kamu lakukan."!! HAah!!!


" Apa maksud kakak."?? tanya Yanzhi yang memang tidak tau arah pembicaraan Andra


" Shiit."!! Jangan pura- pura Zhi, kamu biarkan lelaki lain menyentuh tubuhmu" sementara Kakak suami kamu tidak pernah kau ijinkan untuk menyentuhmu, atau jangan - jangan kamu sudah pernah tidur dengannya juga."?? Haaah jawab kakak Zhi."!! ucap Andra penuh emosi dan menyandarkan tubuh Yanzhi ketembok


"Sakit kak.!! kenapa kakak tidak percaya kepadaku, aku tidak pernah tidur dengan siapapun."ucap Yanzhi dengan mata memerah menahan air matanya agat tidak jatuh


Andra sudah tersulut Emosi dan sudah tidak mau lagi mendengarkan Alasan apapun dari Yanzhi, dirinya mengancing pergerakan tubuh Yanzhi agar tidak bergerak dan mulai menyusuri bagian wajah dan tubuh Yanzhi dengan kasar, meskipun tangisan Yanzhi sudah meledak namun sudah tidak diperdulikannya lagi.


Dalam pikirannya sekarang ini adalah membuat gadis itu menjadi miliknya seutuhnya, sudah cukup dirinya bersabar begitu lama namun kali ini tidak, setelah dirinya melihat dengan nyata kejadian tadi sore sehingga membuat dirinya semakin ingin membuat istrinya itu menjadi miliknya satu- satunya


Setelah cukup menyusuri wajah Yanzhi, Andra melepaskan piyama yang dipakai Yanzhi dengan paksa dan membanting tubuh gadis itu dengan kasar ketempat tidur


" Lepaskan kak "!! kakak jahaatt."!! kenapa memaksaku seperti ini."?? ucap Yanzhi terisak namun percuma saja, Andra seakan menutup mata dan telinganya dalam mendengar jeritan Yanzhi dan malah melanjutkan aktivitasnya di atas tubuh Yanzhi

__ADS_1


"Kamu hanya milik kakak Zhi, bukan pria itu." ini sebagai bukti, bahwa kau tidak pernah tidur dengannya." ucap Andra yang telah berhasil menembus kesucian Yanzhi dan tergeletak kelelahan disamping Yanzhi yang menangis menyembunyikan wajahnya, dirinya tidak pernah menyangka, suaminya sendiri tega memperlakukannya seperti itu


__ADS_2