
Sudah seminggu lamanya sejak kejadian pada malam itu, Yanzhi selalu menghindari Andra,.sehingga membuat Andra sering uring- uringan dibuatnya,.setiap kali ingin mendekat, Maka Yanzhi akan buru- buru menjauh,rasa kecewa dan marahnya kepada Andra sampai saat ini belum juga Hilang
Ingin sekali dirinya pergi meninggalkan rumah itu, apabila tidak mengingat perkataan Tante Ayyun tempo hari, Yah tante Ayyun datang menjenguk dirinya ketika dikabari oleh Andra bahwa dirinya jatuh sakit karena mogok makan.
Tante Ayyun membujuk Yanzhi agar mengurungkan niatnya untuk pergi meninggalkan Andra,.kata- kata Tante Ayyun sungguh membuatnya tidak berdaya
" *Zhiii kita hidup hanya sekali, dan menikahlah sekali juga."!!bertahanlah kalau kau tak ingin membuat Keluargamu sedih, hanya dengan Andra, kamu akan bahagia Zhii, tante Yakin, saat datang cinta dihatimu, maka kamu tak ingin lagi berpisah darinya, ingat Zhii, penyesalan datangnya dibelakang, Jangan sampai kamu menyesal saat ada orang lain yang mencintai suamimu dan merebut dia dari hidupmu
" Zhii jadilah istri yang baik, bukalah hatimu untuk menerima Andra, tante Yakin saat ini Andra mencintaimu." dan Mungkin hanya dialah orang yang tante percaya buat menjagamu Zhii, dan menjadi satu- satunya orang yang akan menjadi keluargamu, tante tidak ingin kamu hidup.sebatang kara setelah tante tiada apabila kamu berpisah dari.Andra
pikirkan.Zhii." ucap Tante Ayyun tempo hari saat berkunjung* dan kata- kata itu sampai sekarang ini masing tergiang ditelingannya
Yanzhi duduk termenung seorang diri diteras belakang, kebetulan hari itu adalah hari libur, jadi tidak ada aktivitas yang dilakukannya selain melamun, demikian pula Andra, dirinya juga hanya berdiam diri dirumah, bingung sendiri entah apa yang akan dilakukannya
Andra menatap Yanzhi yang tengah melamun dan berusaha mendekati wanita itu, seminggu tidak berbicara dengan gadis itu, begitu menyiksa dirinya,bagaikan tertusuk ribuan jarum itulah rasa sakit yang dirasakan dihatinya sungguh tidak terkira
" Zhii..ii."!!! kakak mau ngomong sama kamu
" ucap Andra hati- hati dan perlahan mendekati Yanzhi, namun gadis itu tidak memperdulikan kehadirannya ditempat itu
" Zhii kakak minta maaf, kakak mohon maafin kakak."!! ucap Andra memohon namun belum juga ditanggapi oleh Yanzhi
__ADS_1
Yanzhi menatap Andra Malas lalu beranjak dari tempat duduknya, melangkah masuk kedalam rumah, namun belum sempat melangkah, buru- buru Andra menahan pergelangan tangan Yanzhi dan mendekatkan dirinya ke arahnya
" Zhii jangan buat kakak seperti Ini Zhii, kakak nggak bisa kamu cuekin kayak gini." Kakak tau kakak salah sama kamu, seenggaknya beri kakak kesempatan buat perbaikin semuanya." ucap Andra
" Apa yang harus diperbaikin." kakak mau ngembaliin kesucian aku," iya.??? Kakak itu egois tau nggak, kakak rebut harga diriku secara paksa, kakak samain aku seperti wanita malam disana."dan kakak tidak pernah pernah percaya kepadaku, kakak langgar semua semua janji yang kita buat, jadi sekarang untuk apa lagi aku betahan disini."!! ucap Yanzhi dengan air mata mulai menetes
" Maafkan kakak Zhii, ini semua kakak lakukan karena kakak tidak mau kehilangan kamu Zhii, kakak tidak mau kamu pergi meninggalkan kakak dan memilih laki- laki lain Zhii." Ucap Andra tegas dan menatap ke arah Yanzhi
" Namun sayang, perlakuan Kakak seperti ini malah membuat aku semakin yakin buat ninggalin kakak." ucap Yanzhi menyaput Air matanya yang mengalir
" Zhii jangan buat kakak tersiksa seperti ini Zhii,asal kamu tau Zhii, kakak berbuat seperti ini, karena kakak mencintai kamu " kakak tidak ingin wanita yang kakak Cintai dimiliki oleh orang lain."!! Ucap Andra berterus terang tentang perasaannya sendiri, dan sontak saja membuat Yanzhi terkejut dan menatap Andra untuk menyakinkan dirinya tentang apa.yang baru saja didengarnya
Yanzhi terdiam ketika Andra memeluk dirinya dengan penuh kehangatan, entah apa yang.dirasakannya kini, sehingga dirinya tidak menolak apa yang dilakukan Andra kepadanya, dirinya bagai tersihir, bibirnya bungkam seketika dan menerima dengan Pasrah apa yang terjadi
Jantungnya berdebar dengan hebat, manakalah wajah Andra didekatkan kewajahnya yang hanya tersisa jarak satu centi, Yanzhi menelan salivanya.dirinya merasa nyaman dipelukan itu, sehingga dirinya melupakan emosinya dengan seketika
" Kalau kakak benar mencintai Zhi, tapi kenapa Kakak perlakukan.Zhi seperti itu."?? ucap Yanzhi terisak dalam pelukan Andra yang erat
" Karena kakak takut kamu malah mencintai lelaki lain Zhi, hanya itu cara yang kakak pikirkan saat itu, dengan kamu jadi milik kakak seutuhnya, maka kamu tak akan bisa ninggalin kakak." ucap Andra dengan penuh keyakinan
" Kakak seyakin itu."??? ucap Yanzhi yang mulai luluh
" Iya kakak yakin." karena tidak ada lelaki lain diluar sana yang tampan, kaya dan ada segala- galanya bisa mencintai kamu seperti Kakak." ucap Andra percaya diri namun masih memeluk Yanzhi dengan erat
" Tapi Zhi Yakin kakak tidak mencintai Zhii, kalau kakak mencintai Zhii, tidak mungkin kakak membunuh Zhii dengan cara meluk kayak gini kan."?? Ucap Yanzhi sambil terbatuk- batuk" mendengar itu Andra langsung melonggarkan pelukannya dan menatap Yanzhi lalu tersenyum
__ADS_1
☆☆☆☆☆
Sejak kejadian Tadi pagi Andra merasa tenang, setidaknya.Yanzhi sudah memaafkan dirinya .demikian pula Yanzhi" dirinya sungguh tidak percaya, bahwa lelaki yang sering dikatai OM- OM olehnya, bisa jatuh cinta kepadanya yang cuma Anak kemarin sore
" Jadi selama ini K' Andra mencintai Gue." pantesan aja." gue nggak di ijinin dekat sama Ryan, ternyata." Oh my god." gue dicintai oleh om- om." OM nya ganteng sih."
" Baru nyadar gue,kalau.diperhatiin lebih dekat ternyata suami gue ganteng juga sih,bikin salfok." hehehe." ucap Yanzhi tersenyum sambil berbaring ditempat tidur
Wajah Yanzhi berubah memerah karena baru menyadari ternyata Andra sedari tadi memperhatikan dirinya dan mendengar semua apa yang keluar dari mulutnya
" Baru sadar ya punya suami ganteng."?? tanya Andra sembari duduk ditepi ranjang
" Sejak kapan kakak masuk kamar Zhi tanpa ijin"??? ucap.Yanzhi pura- pura kesal
" Sejak kita malam pertama."!! ucap Andra cuek dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Yanzhi seakan ingin memakan Andra hidup- hidup
" Apaan Sih."!! kakak keluar deh." ucap Yanzhi beranjak dari ranjang dan menarik tangan Andra agar keluar dari kamarnya, bukannya keluar, Andra malah mendekatkan wajahnya dan menyandarkan Yanzhi kedinding, sehingga raut wajah Yanzhi berubah merah
" Kakak mau ngapain."?? tanya Yanzhi saat dirinya mulai terdesak kedinding
" kira- kira kalau gini mau ngapain."?? tanya Andra menatap Yanzhi dengan tatapan merayu
" Udah deeh jangan macam- macam" ucap Yanzhi menolak Andra keluar kamar
__ADS_1
" Iyaa- iyaa." masa mau nyium aja nggak boleh." pelit amat sama suami sendiri." ucap Andra terpaksa keluar dengan wajah gusar
" Bodoo." ucap Yanzhi tersenyum lalu menutup pintu kamar