
Sabtu sore Yanzhi telah bersiap- siap berangkat untuk bertemu Vivi, Bella dan juga Nova, mereka sebelumnya telah berjanji untuk bertemu di sebuah cafe guna menghabiskan malam minggu mereka
Yanzhi keluar dari kamar menenteng tas kecil yang digantung di pundaknya, melihat sekilas ke Arah Andra yang sedang duduk sambil memainkan Ponselnya
" Kak.." Zhi pamit dulu ya mau jalan sama teman." ucap Yanzhi setelah berdiri dihadapan Andra
" Kemana."??Kakak ganti baju dulu, biar kakak yang antar."!!! jawab Andra menatap Yanzhi
" Nggak usahlah Kak, Zhi minta di antar sama Pak Ujang aja.!! ucap Yanzhi keberatan
" Mau kakak antar atau nggak usah pergi sekalian."??? tanya Andra serius lalu berdiri dari tempat duduknya
" Aiiisss,"!!! masa iya kakak ikut juga."?? ini kita perginya cewek semua loh, dan lagian kita juga mau shopping. kakak nggak usah ikutlah." ucap Yanzhi mencari alasan agar Andra tidak ikut
" Ya udah nggak usah pergi kalau kayak gitu, mending dirumah aja sama kakak." ucap Andra Berjalan ke arah kamarnya meninggalkan Yanzhi yang masih nampak berpikir
Beberapa menit kemudian Andra turun dari kamarnya dengan pakaian yang sudah rapi
" Gimana mau kakak antar atau."?? tentukan pilihanmu."!! tanya Andra melirik Yanzhi yang terlihat kesal
" Ya udah deh, tapi dengan satu syarat yaa, kakak nggak boleh dekat- dekat kita." ucap Yanzhi menatap Andra malas
"Baiklah kakak akan turutin kemauan kamu," Ayo berangkat."!! jawah Andra bergegas keluar dari rumah dan menaiki mobil diikuti Yanzhi duduk disampingnya dengan wajah kesal
Mobil Andra melaju dijalanan dengan kecepatan Sedang,Suasana didalam mobil itupun tampak hening ,Yanzhi yang duduk disamping Andra sedari tadi hanya diam seribu bahasa enggan untuk mengeluarkan suara ataupun hanya sekedar Basa- basi,mungkin semua itu hanyalah halusinasi Andra semata yang menginginkan itu terjadi
__ADS_1
Andra mengetahui dengan pasti apa penyebab sang Istri itu diam, apalagi kalau bukan karena kesal terhadap dirinya yang ingin pergi bersama,tapi dirinya tidak mau Ambil pusing, yang diketahuinya sekarang adalah setiap waktu dirinya harus selalu mendampingi sang istri, mungkin saja dari seringnya bersama akan timbul cinta di hati sang istri
♡♡♡♡♡
Kini Sepasang suami istri telah sampai diparkiran sebuah cafe ternama di kota itu, bangunan yang elite berbintang lima, disinilah tempat yang menjadi tempat nongkrong mereka sewaktu mereka jaman SMA, sebelum orang tua Yanzhi meninggal
Andra menggandeng tangan Yanzhi dengan mesra meskipun sang pemilik tangan merasa jengkel sendiri dibuatnya, dari jauh telah kelihatan Vivi dan juga Bella sedang duduk sambil menikmati Jus mereka masing- masing
" Haaaii Vi Bell dah lama nunggu yah"?? maaf ya gue telat." sapa Yanzhi setelah sampai dimana Vivi dan Bella sedang duduk
" Nggakpp kelees," lagian kita belum lama juga nyampenya." oh iya Zhi, kenapa Kak Andra diajak kesini."??? tanya Vivi setengah berbisik agar tidak terdengar oleh Andra yang telah duduk disebelah meja mereka
" Siapa juga yang ngajak."!! Dia sendiri kalii yang pengen ikut, jadi terpaksa deh gue ikutin maunya daripada gue nggak di ijinin." ucap Yanzhi balas berbisik
Lima menit kemudian setelah memesan makanan, mereka menikmati hidangan tersebut sesekali tertawa, sesungguhnya dalam hatinya kali ini dirinya merasa kasihan juga terhadap suaminya itu
" Masa iya gabung ama kita." biarin ajalah." ucap Yanzhi menatap ke arah Andra yang kebetulan tengah menatap kearahnya juga pandangan keduanya bertemu, Yanzhi buru- buru mengalihkan pandangannya itu karena jujur saat ini dirinya menjadi salah tingkah berbeda dengan Andra yang tersenyum karena sudah berhasil membuat wanitanya itu tampak terlihat malu- malu tidak seperti biasanya
Setelah makan mereka menyusuri Mall untuk memanjakan mata, melihat berbagai macam aksesoris yang membangkitkan gairah berbelanja mereka
" Oh my god Zhiiii.." ini sepatunya bagus bangeet." kita beli yuuk biar couple gituu." ucap Bella antusias setelah mereka memilih dan memilah sepatu yang cocok dikaki mereka
" Okey " tapi warnanya musti beda donk." kali aja punya Lo hilang Bell Ntar punya gue disangkanya punya elu lagi." ucap Vivi tertawa
Yanzhi sibuk memilih sepatu yang dirasanya cocok untuk dipakai, hampir satu jam lebih mereka berputar- putar didalam mall tersebut hanya untuk mencari Pakaian dan sepatu serta beberapa Aksesoris, terlihat tangannya sudah terisi dengan Tas belanjaan begitupun Vivi dan Bella yang sangat gila- gilaan belanja
__ADS_1
Andra yang sedari tadi mengikuti mereka terlihat gerah sendiri dan tak tahan lagi, akhirnya membeli satu steel pakaian santai untuk menganti pakaiannya yang sudah berkeringat
" Zhi tunggu disini sebentar yaa" kakak mau ganti baju dulu." gerah bangeet nih." ucap Andra dan mendapat anggukan dari Yanzhi
" K Andra kemana."?? tanya Vivi
" Ganti baju katanya." kita tunggu bentar ya" baru kita pulang" gue dah capek banget nih." ucap Yanzhi, tidak lama kemudian Andra telah selesai berganti pakaian dan terlihat segar kembali
" Zhii kita nginap dirumah Lo ya." Lagian selama ini Gue nggak pernah kerumah Lo."!!! ucap Vivi
" Boleh nggak Kak."?? tanya Yanzhi menatap Andra sekilas karena dirinya tak kuat juga kalau berlama- lama memandangi Andra, Yang ada suaminya akan Geer nantinya karena ditatap olehnya
" Boleh Kok."!! teman Yanzhi teman saya juga." ucap Andra tersenyum
" Ooh ya Tuhan, maniiss bangeet senyumnya." Zhiii K Andra kok ganteng banget yaa." bikin gue jadi klepek- klepek nih." ucap Bella setengah berbisik mencolek Yanzhi
" Aaah apaan sih Loe." nggak usah lebay bin alay deh." tampangnya biasa aja kelees."!! ucap Yanzhi kesal karena Bella memuji- muji Andra
" Pas- pasan gimana."?? orangnys ganteng gitu kok."!!! ucap Bella bersikeras sehingga mau tidak mau Yanzhi mencuri pandang terhadap suaminya itu meneliti dengan seksama wajah suaminya meskipun bagian matanya tertutup dengan kacamata hitamnya
" Ganteng bangeet siih." tapi gue bingung sendiri dengan perasaan ini." tapi udahlah." biar waktu yang berbicara." gumam Yanzhi dalam hati mengalihkan kembali pandangannya ketempat lain khawatir Suaminya akan memergoki dirinya karena sudah mencuri pandang terhadapnya
__ADS_1
Setelah bosan berputar- putar, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang, Andra mengambil Alih membawa tas Belanjaan sang Istri yang sudah Full ditangannya dan membawanya masuk kedalam mobil