
Masih didalam suasana pesta ulang tahun para tamu undangan terlihat masih asyik dengan kegiatan bakar membakar mereka, tak ketinggalan Adnan pun ikut membakar jagung yang menjadi santapannya kini dari arah samping dirinya melihat Andra yang celingak celinguk mencari seseorang
" Ada apa Ndra."?? Gue perhatiin sedari tadi kayak nyari sesuatu.kenapa"??terus Yanzhi mana."??Tanya Adnan menghampiri Andra yang masih terlihat bingung
" Itu dia masalahnya." tadi sih dia disini, kok nggak ada ya."?? dari tadi gue cariin nggak ada." jawab Andra yang terlihat panik
" Udah nggak usah panik kayak gitu mukanya, Mungkin dia kebelet kali, coba dicek kedalam dulu deh," ucap Adnan yang mengetahui kepanikan Adnan
" Ya udah gue tinggal dulu ya." ucap Andra melangkah meninggalkan Adnan yang geleng- geleng kepala merasa kasihan dengan bosnya itu
" *Zhi...zhi loe itu yaaa, ngilang kok nggak bilang- bilang sih, kasihankan itu bos gue, panik gitu nyariin lu." dasar bocah."!! ucap Adnan dalam hati namun menyunggingkan bibirnya tersenyum manakala mengingat tingkah Yanzhi yang menggemaskan
A*ndra mengedarkan pandangannya keseluruh sudut ruangan didalam rumah Zyan namun nihil dirinya tidak menemukan sosok yang dicarinya, dirinya bergegas kembali ketempat acara dan menemui Zyan
" Yan gue pamit dulu yaa, Yanzhi ilang, nggak tau kemana" ucap Andra dengan suara pelan namun bisa didengar oleh sahabat- sahabatnya yang lain, sehingga membuat mereka melongo mendengar ucapan Andra
" jangan- jangan dia ngambek lagi, cemburu gegara gue narik loe tadi," seru Zavina Vaniya( Vina atau Vani yaa guyss)
" Mungkin, tapi menurut gue, dia bukan tipe gadis seperti itu yang suka merajuk disaat cemburu.. sori nih gue tinggal dulu ya." ucap Andra
" Santai aja Bro." lagian istri loe itu yang lebih penting, dicari dulu, kalau ada apa- apa kabari kita ya, kita siap bantu loe." loe tenang aja, pasti istri loe masih disekitar sini kok." seru Zyan menepuk bahu Andra guna memberi kekuatan biar tidak panik dan tetap tenang
" Iya Zian, loe tenang aja, pasti istri loe perginya belum jauh" semangat Bro."!! ucap Dani ( Zidan Aslam)Ikut menimpali
" Thanks ya" gue permisi dulu" ucap Andra berbalik meninggalkan Zyan serta yang lainnya
☆☆☆☆☆
Disisi lain Masih diareal parkiran namun tidak jauh dari tepi jalan raya Yanzhi berdiri seperti orang idiot menunggu taksi sambil menenteng high heelsnya dan tangan sebelahnya mengangkat ujung gaun yang dipakainya
__ADS_1
Yanzhi perlahan- lahan menyusuri tepi jalan guna menyetop taksi namun tak ada satupun taksi yang mau berhenti, malahan hanya tatapan aneh yang mereka berikan padanya, bagaimana tidak sekarang dirinya ibarat kuntilanak yang berada ditepi jalan, dengan rambut terurai dan dilengkapi gaun panjang warna putih gading yang memang mirip kuntilanak
" Shiiit." mana ada kuntilanak cantik seperti ini." gerutu Yanzhi yang memang tidak sengaja mendengar celotehan beberapa orang yang lewat mengomentari dirinya yang mirip kuntilanak
" Memang mirip kuntilanak kok." seru seseorang tepat dibelakangnya
" Kak Andra.aa"!! seru Yanzhi berbalik menoleh siapa yang berseru mengatainya
" Kalau mau pulang kenapa tidak beri tahu kakak sih,"?? kita kan bisa pulang bersama, tidak seperti ini, coba lihat dirimu, seperti gelandangan."!! ucap Andra yang kesal melihat Yanzhi
" Hahh gelandangan"?? mana ada gelandangan cantik seperti ini."??lagian kalau gelandangan paling Kak Andra tidak jatuh cinta sama Zhi."!! seru Yanzhi tidak terima dikatai seperti itu namun berhasil membuat Andra tertohok menelan salivanya
" Sudah ayo pulang."!! ucap Andra menarik tangan Yanzhi namun pelan
" Gendong." !! Zhi capek jalan"!! seru Yanzhi memelas berharap sang suami mengabulkan permintaanya
" Salah sendiri."!! ayo naik."!!seru Andra sambil membungkukan tubuhnya agar Yanzhi dengan mudah naik dibelakangnya( Anggaplah pakai gaun pesta ya guyss..pict Basctreet rooki)
" Bilang Saja kalau tidak mau menggendong."!! seru Yanzhi kesal karena sudah diserupai beras sekarung namun diam- diam tersenyum tipis
" Jangankan menggendongmu seperti ini, membawamu dari sini sampai kekamar kakak saja dengan berjalan kaki, kakak sanggup." asal Zhi tidak pergi meninggalkan kakak seperti ini lagi." ucap Andra tersenyum membawa Yanzhi kemobil yang terparkir diseberang jalan tidak jauh dari tempat mereka berdiri sekarang
Yanzhi tersipu mendengar perkataan Andra, lalu menyandarkan kepalanya di pundak Andra, setelah sampai dimobil, Andra menjalankan mobilnya dengan laju yang sedang, sesungguhnya dirinya sudah tidak sabar ingin segera sampai dirumah
Jam menunjukkan pukul 23.00 mereka telah sampai didepan rumah, terlihat pak Ujang dengan sigap membuka pintu gerbang dan menutupnya kembali tidak lupa menyapa kedua majikannya itu dan dibalas senyuman oleh Keduanya
Andra membuka pintu mobil dan langsung mengendong Yanzhi ala Bridal style, membuat Yanzhi deg- degkan apalagi disaat Andra mulai memamerkan senyuman jahilnya yang menurutnya senyuman Andra tersebut mengandung misteri
__ADS_1
" Kak Andra mau membawaku kemana"?? tanya Yanzhi merasa Aneh dengan tingkah Andra sejak pulang tadi yang tiba- tiba menggendongnya setelah sampai dirumah
" Kakak ingin tidur denganmu."!! seru Andra singkat dan masih membawa Yanzhi dalam gendongannnya menuju kamarnya
" Tapi Zhi mau ganti baju dulu." seru Yanzhi yang merasa hawa tubuhnya mulai panas dingin setelah mendengar ucapan Andra
" Tidak perlu." sudah ada baju khusus yang telah kakak siapkan untukmu, tinggal kamu pakai saja."ucap Andra yang masih mempertahankan senyuman khasnya itu
Andra menurunkan Yanzhi ditempat tidur miliknya dan mendekatkan wajahnya didekat wajah Yanzhi sembari mengecup kening Yanzhi sekilas
" Gantilah bajumu dengan salah satu pakaian dalam lemari lemari, pakailah sesukamu, karena itu semua milikmu." kakak mandi dulu."ucap Andra sebelum masuk kekamar mandi
Yanzhi berdiri didepan lemari yang ditunjuk Andra, matanya melotot melihat begitu banyak pakaian didalam lemari tersebut
" Ini punya siapa."??? jangan- jangan ini semua milik kekasihnya atau istrinya sebelum aku." kalau tidak! tapiii kenapa baju- baju ini mirip sekali dengan punyaku,
" Astaga...ini kok bajunya semua bisa sama dengan punyaku Yaa, piyama ini juga" aneh bangett." kenapa baju- baju disini semua mirip ." ucap Yanzhi tampak linglung
" Ya karena itu semua memang milik kamu."!! seru Andra yang baru keluar dari kamar mandi mendengar ocehan Yanzhi
" Kok Bisa."!! kapan?? kok Zhi nggak tau ."tanya Yanzhi bingung
" Bisalah" Kakak minta Bi Ina buat pindahkan semua barang- barang kamu itu kesini, karena mulai malam ini dan seterusnya, kamar ini milik kita berdua." ucap Andra memeluk Yanzhi dari Arah belakang
" Pakai baju dulu kalii." ucap Yanzhi merasa wajahnya panas dan bulu kuduknya berdiri karena merasa ada sesuatu disana yang mengenai tubuhnya karena saat itu Andra hanya berbalut Handuk dipinggangnya
" kita tidur yaa." bisik Andra lagi kali ini Andra mendekatkan wajahnya ditelingan Yanzhi, dan sontak saja membuat Yanzhi bergidik ngeri mérasa geli dengan aktivitas yang dilakukan Andra dibagian tubuhnya
" Zhi cuci muka dulu dan ganti baju." ucap Yanzhi memberikan kecupan manis dipipi Andra sehingga membuat Andra tersenyum dan semakin tidak tahan dengan godaan yang diberikan sang istri
__ADS_1
" Cepatlah sedikit."!! seru Andra merebahkan tubuhnya ditempat tidur
" Mampiir yaa...makasiiih