
Matahari pagi mulai menampakkan sinarnya, dari balik tirai jendela kamar Andra, namun sinar itu tidak mampu membangunkan dua pasang manusia yang tengah nyenyak dalam tidur dan mimpi mereka masing- masing
Yanzhi mengeliat dan membuka matanya perlahan ketika merasakan ada hembusan nafas yang mengenai wajahnya,dan tangan berat tengah memeluk dirinya dengan erat, hingga membuat dirinya seakan tak mampu untuk bergerak
Yanzhi memperhatikan lukisan yang tercipta diwajah pria yang ada disampingnya itu, wajah yang tampan, hidung yang mancung,tak ada cacat sedikitpun, dan itu mampu membuat Yanzhi mengukir senyum
" Kenapa jadi deg.. deg kan kayak gini yah..tunggu."!! kenapa gue tidur disini.?? astaga."!!! dia nggak ngapa- ngapain gue kan."?? batin Yanzhi sambil menarik selimut untuk memeriksa pakaiannya
"Untung masih lengkap."!! gumam Yanzhi
" Kamu pikir kakak ini mesum apa."??? mengambil kesempatan ketika kamu tidur."?? ucap Andra yang ternyata sedari tadi sudah bangun dan memperhatikan tingkah Yanzhi namun enggan untuk membuka matanya
" Heeheee kali aja ya kan."?? Hati orang kan tidak ada yang tahu."!! seru Yanzhi beranjak dari tempat tidur namun belum sempat dirinya berdiri tangan Andra yang kekar buru- buru menariknya, sehingga membuat dirinya terjatuh kembali ketempat tidur dan berhasil menimpa tubuh Andra
Pandangan Keduanya bertemu,kali ini Andra memberanikan dirinya untuk menyentuh wajah Yanzhi, mengelus pipinya yang kian merona menahan gejolak yang berdebar dihatinya kini, Yanzhi tidak mampu bergerak karena sekarang tubuhnya sudah berada dalam pelukan Andra
Andra menatap mata Yanzhi dalam, memperhatikan dengan seksama bibir yang merah merekah seakan menantangnya dipagi buta,dirinya sudah tidak mampu lagi menahan diri untuk tidak menyentuh Wanita yang sudah berstatus istrinya itu, perlahan ditangkupnya wajah Yanzhi tersebut dan menciumi Bibir Yanzhi dalam, menciumi seluruh wajahnya dengan kelembutan, sehingga membuat Yanzhi melotot, bingung entah apa yang harus dilakukannya
Perasaan was- was kini menghampirinya, wajahnya dan tubuhnya terasa panas dingin rasanya, nafasnya sesak, dadanya berdebar dengan irama yang tidak stabil, manakala ciuman dibibirnya tersebut belum juga dilepaskan Andra
" Kenapa jadi keenakan kayak gini siih??.ya Ampyuun! jangan bilang gue nikmatin ciuman panas dipagi buta kayak gini."!! OMG Bisa mati sesak nafas kalau kayak gini."!! batin Yanzhi
" AKu mau kekampus dulu..mau mandi."!! ucap Yanzhi gugup saat Andra melepaskan ciuman tersebut untuk memberikan tambahan oksigen untuk Yanzhi yang sedari tadi merasakan sesak nafas
__ADS_1
" Tapi inikan tanggal merah."?? itu hanya alasan kamu kan."?? untuk menghindari Kakak lagi."??? ucap Andra yang masih memeluk Yanzhi
" Oooh iyaa, Aku lupa." tadi sudah Janji mau ke mall sama Vivi." ucap Yanzhi berbohong dan tersenyum manis kearah Andra dan buru- buru beranjak dari tempat tidur
" Haruskah kakak percaya kepadamu Zhi"?? seru Andra menatap kearah Yanzhi telah berada didekat pintu
" Terserah"!! dalam sebuah hubungan, rasa percayalah yang terutama."!! ucap Yanzhi menatap Andra yang kini telah ikut berdiri disampingnya
" Kakak mencintai kamu Zhi."!! dan dirimu selalu berada disini Zhi." ucap Andra menyentuh tangan Yanzhi dan didekapnya didadanya
" Kamu tau Zhi, hati ini sakit saat dirimu selalu menolak kakak dengan berbagai alasan."dan kakak mohon jangan pernah berpikir untuk mendua hati Zhi"!! ucap Andra mengecup kening Yanzhi lembut
Yanzhi tertegun mendengar pernyataan Andra,menatap dalam kedalam matanya ada kesungguhan disana,binar- binar cinta yang kini mulai dirasakannya, apalagi setelah dirinya merasakan pelukan hangat yang mampu membuatnya merasa Nyaman dalam pelukan tersebut, sehingga dirinya sudah tidak mampu lagi untuk membohongi dirinya sendiri, dan mulai merasakan ada getaran yang berbeda dihatinya, getaran yang mampu membuat dirinya berbunga- bunga
" Apakah belum ada juga cinta dihati kamu Zhi."?? batin Andra dengan wajah murung, wajahnya memerah menahan perasaan yang kini dialaminya
Kata- kata Yanzhi membuat Andra terdiam, harapannya untuk mendapatkan cinta dari sang istri mungkin hanya tinggal harapan semu, sekarang dirinya harus berpasrah diri menjalani kehidupan rumah tangganya dengan normal, entah sampai kapan dirinya harus hidup dengan sang istri yang tidak mencintainya
Yanzhi tersenyum menatap Andra yang kini diam mematung didepannya
" Hati ini sudah terbuka kok buat Kak Andra." tenang saja hati ini masih kosong buat menerima cinta dari Kak Andra." masih muat."!! seru Yanzhi sehingga membuat Andra kaget tidak percaya dengan apa yang didengarnya
" Kamu serius"?? lagi tidak bercanda kan."?? ucap Andra yang masih ragu- ragu dengan pernyataan Yanzhi
__ADS_1
" Tidak percaya."?? ya.sudah."!! aku mau mandi.'!! ucap Yanzhi berbalik namun tubuhnya dengan segera ditarik Andra, Andra memeluk tubuhnya, mengeratkan pelukannya seakan tidak mau melepaskan Yanzhi lagi
" Udaah Aah Zhi mau mandi."!! ucap Yanzhi melepaskan pelukan Andra namun pria itu menggeleng dan tambah mengeratkan pelukannya
" Kakak akan lepaskan, asal kamu mau mau berjanji."!! ucap Andra memberikan persyaratan
" Janji apa."?? tanya Yanzhi penasaran
" Mulai malam ini dan seterusnya, kamu akan tidur dikamar ini."!! ucap Andra
" itu Mah maunya Kak Andra." tapi Iya.deh"lepasin dong." Zhi mau mandi." ucap Yanzhi
" Makasih Ya sayang."!! ucap Andra tersenyum dan kembali mendaratkan kecupannya di dahi sang istri
" Iya." sudah sana mandi." ucap Yanzhi setelah Andra melepaskan pelukannya dan berlalu meninggalkan Andra yang masih tersenyum di ambang pintu
setelah kepergian Yanzhi, Andra mengunci pintu kamarnya kembali dan berlonjak kegirangan seperti Anak kecil yang berhasil mendapatkan Hadiah
didalam kamar yang berbeda Yanzhi duduk ditepi ranjang sambil tersenyum sendiri, mengingat kembali kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu
"Idiih kok aku jadi baper gini yaa." Hmmm mana senyumnya Kak Andra ngalahin manisnya gula lagi." bikin hatiku Ambyar ditambah lagi dengan wajahnya yang ganteng ,, Ooh tuhan kenapa.nyadarnya baru sekarang Yaaa."?? pusing amat Aah." yang penting sekarang" aku sudah jatuh cinta dibuatnya." bikin deg- deg kan aja." ..
" Ciumannya...oooh bikin sesak nafas." seru Yanzhi sambil membanting tubuhnya ditempat tidur, memegangi bibirnya." bikin mabuk aja." inimah bukan mabuk alkohol tapi mabuk cinta, yang bisa ngalahin mabuknya minuman keras." ucap Yanzhi berbicara pada dirinya sendiri
__ADS_1
Like...vote dan komen ya Guuyss...makasih sudah mampir