
Matahari pagi sudah menampakan sinarnya
Andra terbangun dari tidurnya dan menatap punggung gadis yang berada disampingnya itu, ada rasa penyesalan disana yang membuatnya merasakan sesak didadanya
" Maafkan Kakak Zhii, bukan maksud kakak nyakitin kamu seperti ini." dan terimah kasih kau masih menjaga kesucianmu untukku."ucap Andra penuh penyesalan sambil menyelimuti tubuh Yanzhi yang dari semalam tidur tanpa sehelai kain satupun lalu beranjak keluar kembali masuk kekamarnya
Yanzhi perlahan membuka matanya,dan membenamkan wajahnya dibalik selimut,ada rasa sesak dan sakit yang dirasakannya kini bagaikan tertusuk ribuan jarum, bayangan semalam kembali menyelimutinya, perlahan air matanya kembali menetes membasahi kedua pipinya, manakala mengingat perlakuan suaminya
" kamu Jahaatt Kak, kamu ingkari janjimu sendiri,sekarang apa yang harus aku pertahankan??? Maa..paaa ambil Zhii..Zhi nggak mau lagi hidup sama K Andra." Zhi sekarang sudah kotor Maa." Ucap Zhi Dalam hati sambil terisak
Jam sudah menunjukkan pukul 08 00 pagi, Yanzhi beranjak dari tempat tidur dan berdiri termenung didekat jendela, perlahan menarik nafasnya dan menghembuskannya sedikit kasar, airmata yang berusaha ditahannya agar tidak menetes kembali membasahi kedua pipinya.
" Kenapa kau perlakukan aku seperti ini kak"?? aku bukan wanita malam yang harus menangis karena mengikuti keinginanmu, yang kau pergauli dengan kasar tanpa menghargai perasaanku, aku ini istrimu kak,aku kira kau percaya kepadaku, ternyata tidak."!!!mungkin kita tidak bisa lagi bersama." ucap Yanzhi perlahan dan tertatih menuju kamar mandi
Rasa remuk seluruh tubuhnya akibat diperlakuan kasar semalam, sehingga membuat Yanzhi agak kesulitan Mengerakkan badannya seperti biasanya, mengangkat tangannya saja, dirinya sudah merasakan kesakitan yang begitu parah, sesekali terdengar keluhan keluar dari bibirnya.
Dimeja makan Andra sedang menikmati sarapannya, pikirannya melayang memikirkan kejadian semalam, rasa bersalah hinggap dipikirannya sekarang ini, perlakuan bodoh yang dilakukannya terhadap istrinya sendiri
" Shiit."!!!! kenapa aku sebodoh ini sih."?? Arghhh." sial."!! ini semua gara- gara bocah itu yang sudah beraninya menyentuh istriku."!!! ucap Andra kesal pada dirinya sendiri yang terlalu emosi sehingga memnyebabkan dirinya melakukan hal yang tidak baik pada istrinya sendiri
" Ada apa Deen ."?? kok mukanya kusut begitu."?? tanya Bi Ina yang sedari tadi memperhatikan Andra
" Nggakpp kok Bii." Ooh Iyaa Bii, entar antarin sarapan Buat Yanzhi dikamarnya."!! ucap Andra
__ADS_1
" Emangnya Nona Yanzhi kenapa Deen."?? tanya Bi Ina sangat khawatir
" Sakit Bii."!!! entar dipijitin juga ya Bi.takut badannya sakit"!!! ucap Andra Mengulas senyum agar BI ina tidak curiga dengan apa yang terjadi semalam
" Tenang Deen, pijitan Bibi dijamin Mumpunii."heeeheeem" ucap Bi Ina sambil tertawa dan hanya dibalas anggukan oleh Andra yang sudah beranjak dari duduknya
♡♡♡♡♡
Sudah seharian Yanzhi mengurung diri dikamarnya, tidak ada kegiatan yang dilakukannya selain tidur, menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut, tidak memperdulikan makanan yang sudah dari pagi terletak di atas nakasnya, tanpa disentuh sedikitpun
Bi Ina begitu khawatir dengan istri majikannya itu,dirinya tidak mau makan dan bahkan tidak mau dipijat setelah Bi ina sudah berusaha menawarkannya,;tapi hanya penolakan halus yang diterimanya
" Non makan dulu,ini makanannya sudah Bibi bawah kesini." ucap Bi Ina setelah menawarkan makanan yang sudah ke.lima kalinya
" Zhii nggak lapar Bii, udah bawah lagi makanannya, sekalian yang disini dibawa juga." ucap Yanzhi beranjak dan mengambil piring berisi makanan yang tidak tersentuh sedikitpun dan menyerahkan kepada Bi Ina
"Zhii nggak lapar Bii, entar kalau lapar nanti Zhi ambil sendiri." ucap Yanzhi berusaha tersenyum dan kembali ketempat tidurnya menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut
Andra yang baru pulang dari kantor langsung masuk kekamarnya dan membersihkan diri, setelah itu langsung menuju dapur
" Mana Yanzhi Bii." dipanggil dong Bii, bilang saya tunggu dimeja makan."!! ucap Andra
" Itu dia masalahnya Deen, dari pagi Non Yanzhi nggak keluar dari kamarnya dan bahkan belum makan seharian ini."!! ucap Bi Ina, seketika raut wajah Andra berubah ada penyesalan disana terlukis jelas diwajahnya
__ADS_1
" Biar saya saja yang panggil " ucap Andra beranjak dari duduknya menuju kamar Yanzhi dan mengetuk kamar Yanzhi berulang kali bahkan memanggil- manggil Yanzhi namun gadis itu enggan untuk membuka pintu ataupun menyahutpun tidak
" Zhiiii "!! maafkan kakak Zhii, kamu boleh marah ataupun benci sama kakak, asalkan jangan menyiksa dirimu seperti ini Zhii." ucap Andra sangat menyesal dan masih mengetuk pintu dan tak ada sahutan dari dalam
Sementara Yanzhi dikamarnya dengan sengaja menutup rapat kedua telinganya agar tidak mendengar suara Andra, sekarang ini jangankan untuk melihat wajahnya bahkan untuk mendengar suara Andra saja dirinya seakan tidak mau lagi
" Jangan ganggu Akuu..pergi dari sini kak." pergiii." !! aku tidak mau lagi mendengar suara kakak atau melihat Kakak." Akuu benciiiiii."!!! teriak Yanzhi sembari terisak dan membenamkan tubuhnya di atas kasur
" Maafkan Kakak Zhii, tolong buka pintunya Zhiii." kakak tau kakak salah." jangan Siksa kakak kayak gini Zhii." Ayolah kita bicara baik- baik."!! ucap Andra dengan wajah Frustasi namun tidak mendengar suara Yanzhi lagi
" Zhiii...Zhiiii Buka pintunya Zhii." teriak Andra sambil mengedor pintu namun tidak ada respon dari dalam
Andra begitu sangat khawatir , bingung entah apa yang harus dilakukannya dan lansung mencari- cari kunci serep Kamar Yanzhi, dirinya begitu takut bila terjadi sesuatu yang buruk atau bahkan Gadis itu nantinya berbuat nekat
"Zhiii kamu kenapa,??? buka mata kamu.Zhii." ucap Andra setelah berhasil membuka kamar Yanzhi dan mendapati gadis itu tergeletak di kasurnya dengan air mata yang masih membasahi seluruh wajahnya
" Maafkan kakak Zhii, ini semua salah kakak." maafkan kakak."!! ucap Andra memeluk tubuh dan menciumi seluruh wajah gadis itu yang sudah terbaring tidak berdaya
Bi Ina yang mendengar suara ribut dikamar Nona mudanya langsung bergegas mencari tahu apa yang terjadi, dan langsung menghubungi dokter pribadi keluarga Atmajaya setelah melihat Keadaan Yanzhi yang menyedihkan tanpa menunggu perintah dari Andra lagi
Dalam sepuluh menit Dokter muda dan ganteng itupun telah tiba dikediaman Andra, dan langsung memeriksa keadaan Yanzhi, lalu tersenyum
" Dia nggakpp kok, hanya kekurangan cairan, setelah dia sadar nanti, tolong beri dia makanan agar tubuhnya bisa segar kembali." ucap Dokter Arga sekaligus teman Andra
__ADS_1
" Terimah kasih Ya Ga, loe udah datang dijam segini."!! ucap Andra merasa tidak enak
" Ini udah tugas gue Ndra, Hmmm sebenarnya loe apain Istri loe sih."!!??.sampe- sampe kehilangan cairan gitu." Loee keseringan minta jatah kalii."!! kasihan banget Tuh, aku lihat tadi pergelangan tangannya memerah gitu, pelan- pelan kali Nda pegangannya." hehehe." ucap Dokter Arga tertawa di ujung kalimatnya