
Andra menghampiri Yanzhi dan kedua temannya yang sedang duduk diruang Tengah sambil menikmati teh hangat dan juga cemilan yang disediakan oleh Bi Ina beberapa saat lalu
Mereka tidak menyadari kehadiran Andra, dan malah Asyik ngerumpi, meledek Yanzhi yang ternyata sudah menikah
" Zhi terus gimana kalian sudah.. gitu- gitu belum."??? tanya Bella kepo
" Gitu- gitu gimana maksudnya"?? tanya Yanzhi pura- pura tidak paham
" Aaah lo Zhi." Sok polos" masak nggak ngerti" ituloh..yang gini.."!! ucap Bella menautkan kedua jarinya agar Yanzhi mengerti akan maksudnya
Mendengar pertanyaan Bella, Yanzhi bingung dibuatnya, entah apa yang harus dijawabnya, ingatannya pada malam itu kembali terlintas di memorinya namun segera ditepisnya dan tersenyum ke arah Bella dan menggeleng
"Whaat.""!! serius Zhi."?? masa iya sih cwok kayak K Andra bisa tahan hidup serumah sama Istrinya tampa ngapa- ngapain"!! jangan- jangan K Andra nggak normal lagi."!! ucap Vivi
Andra yang sedari tadi mendengarkan pembicaraan mereka hanya diam tampa bersuara sedikitpun dan ingin mendengar secara seksama apa yang menjadi topik pembicaraan mereka
" Gue nggak ada rasa sama K Andra."!! ucap Yanzhi dan langsung mendapatkan tatapan penuh tanda tanya dari kedua sahabatnya sementara Andra hanya diam membisu dengan berbagai rasa yang campur aduk didalam hatinya
" Apa karena Loe mencintai Ryan."?? tanya Vivi dengan wajah seriusnya berbeda dengan Andra wajahnya kian memanas menunggu jawaban yang akan keluar dari mulut istrinya yang memang belum menyadari kehadiran Andra sedari tadi
" Aku nggak mencintai Dia tapii Akuu..uu." ucap Yanzhi terputus karena tampa sengaja melirik Andra yang sedang berdiri tepat dibelakangnya
" K Andra."!!! Sejak kapan K Andra berdiri disini"?? tanya Yanzhi kaget bukan kepalang dan merasa tidak enak hati terhadap suaminya
"Sejak teman Kamu bertanya Apa kita sudah berhubungan layaknya suami istri apa belum dan Zhi tidak ada rasa sama Kakak."ucap Andra mencoba meneralisir hatinya yang kacau
" Zhi harap Kakak tidak salah paham dengan perkataan Zhi tadi."!! ucap Yanzhi merasa sangat bersalah terhadap suaminya itu
" Tidak apa- apa Zhi." kakak masih setia menunggu kamu." oh iya Ada yang mau menitip sesuatu."??? tanya Andra setelah berdiri sangat dekat dengan Yanzhi yang terlihat salah tingkah
__ADS_1
" Memangnya Kak Andra mau kemana."?? tanya Yanzhi melirik ke Arah Andra
" Mau Ke supermarket" mau menitip tidak"?? Ucap Andra sekaligus bertanya kembali
Yanzhi menatap kedua temannya, dan tersenyum penuh Arti dan hanya mereka bertiga yang tau
" Zhi bukan hanya mau nitip, tapiii kita bertiga juga ingin ikuuut." ucap Yanzhi di ikuti Vivi dan juga Bella
☆☆☆☆☆
Mereka berempat tiba disupermarket yang Menjadi Favorite Andra kalau belanja keperluan pribadinya,setelah memilih keperluannya Andra berdiri didepan kasir menunggu Yanzhi dan kedua temannya selesai belanja
Setelah puas berbelanja Andra mengajak ketiganya menuju restoran ternama di kota itu, wajah Vivi dan Bella berbinar bahagia karena telah di ajak bersama menikmati makanan yang sangat mewah ditempat yang terkenal pula
Mereka berempat duduk mengitari meja yang sudah Full dengan berbagai macam makanan yang sudah hampir habis disantap oleh mereka
" Haii Yanzhi.. haii Bos di sini juga rupanya..Dek ngapain loe disini."?? sapa Adnan tiba- tiba sudah berdiri dihadapan mereka dan kaget melihat Adiknya
" Makanlah masa belanja."!! ucap Vivi sewot menatap Adnan..yah keduanya memang sering berantem setiap kali bertemu baik dirumah maupun dimana saja, karena Adnan sering kali menjahili Vivi
Andra mendengus kesal melihat tingkah Adnan yang memang sengaja memanas- manasi dirinya, dan Adnan sangat mengetahui hal itu dan malah sengaja menatap Yanzhi sambil tersenyum sambil berselvi
" Adnan."!! Besok Loe kekantor ya Bersihin tuh semua barang- barang Loe."!! ucap Andra dengan wajah datarnya
" Gue di pecat Nih Boss."??? tanya Adnan melirik Andra
" Yaa elaah si Boss gitu aja cembukur." ckkckk main pecat lagi" serius nggak nih."?? gumam Adnan dalam hati
" Kenapa Nggak terima Loe."?? mau gue tendang sekalian atau mau juga mata loe itu gue congkel' Haah."!! ucap Andra dengan wajah memerah menatap Adnan yang hanya tersenyum, karena dirinya tau Andra tidak akan tega memecat dirinya hanya karena hal pribadi
Sementara Yanzhi dan yang lainnya nampak Diam, mereka sungguh takut dan tak menyangka, ternyata lelaki yang nampak pendiam dan tidak banyak bicara itu ternyata menakutkan dari apapun
__ADS_1
" Ya Ampun Boss gitu aja marah" Yanzhi aman- aman aja tuh duduk disini." iya kan Zhi."?? ucap Adnan membela diri sesungguhnya sekarang dirinya cukup takut juga, khawatir jangan sampai Amarah Andra itu memang amarah yang sesungguhnya
Andra semakin Emosi dibuatnya manakala Sang istri lebih banyak berbicara dengan Adnan ketimbang dirinya, namun masih ditahannya dan berusaha tenang, menarik nafasnya dalam- dalam dan menghembuskannya kasar
Yanzhi yang duduk disampingnya bisa merasakan hawa panas yang tercipta apalagi mendengar hembusan nafas kasar yang berasal dari seseorang disampingnya
" K Andra mau minum jus dingin"?? nanti Zhi pesanin."?? mau."?? biar hatinya ikut dingin juga."tanya Yanzhi menyindir melirik Andra yang masih kesal
" Tidak perlu" kakak juga tau diri sekarang" masalalu kamu lebih berharga daripada suami kamu sendiri."!! ucap Andra beranjak dari tempat duduk menuju kasir dan membayar semua makanan yang telah mereka pesan
Adnan merasa sangat bersalah pada bossnya itu, padahal dirinya tadi hanya ingin mengoda dirinya, demikian pula Yanzhi yang merasa bersalah sudah membuat suaminya dalam situasi seperti itu
Setelah membayar semuanya Andra berjalan menuju mobil tanpa permisi kepada mereka Berempat
" K Adnan maaf ya, Zhi harus pergi." ayo Vi Bel ntar kita ditinggal lagi."!! ucap Yanzhi
" Zhii sebaiknya gue sama Bella naik taksi aja deh kerumah loe" gue nggak enak sama K Andra" wajahnya seram tauu." apalagi ini semua gegara Abang Gue." ucap Vivi bergidik ngeri
" Iya sih" Maafin K Adnan Ya Zhii" besok gue pasti ditendang tuh sama dia." nggapp lah sudah resiko." ucap Adnan menyesal
Yanzhi segera menyusul Andra yang sudah masuk kedalam mobilnya dan langsung duduk disamping Andra
" Tidak minta di antar sekalian sama lelaki masa lalu kamu."?? tanya Andra sarkas
" Apa maksud kakak berbicara seperti itu."?? tanya Yanzhi melirik Andra
" Tidak usah munafik Zhii" !! itukan sebabnya dirimu belum bisa menerima kakak." setelah Ryan, Adnan siapa lagi lelaki yang ada dihati kamu"?? kayaknya kakak ini hanya lelaki yang keseratus dihati kamu."!! pantas."!! ucap Andra dengan wajah masih memerah saking kesalnya
" Oog jadi kakak meragukan Zhi selama ini."?? asal kakak tau"!! selama ini Zhi hanya anggap mereka teman tidak lebih sedikitpun, Zhi sangat tau diri Kak" Zhi hanya gadis miskin yang di angkat derajatnya oleh pengusaha kaya raya seperti Kakak." ucap Yanzhi mengeluarkan unek- uneknya
" Tapi kamu sangat nyaman kan sama mereka ketimbang suami kamu sendiri."!! ucap Andra
" Iya."!! karena mereka tidak egois seperti kakak."!! ucap Yanzhi kesal dan berhasil membuat Andra semakin emosi
__ADS_1
Mendengar penuturan Yanzhi, Andra semakin melajukan Mobilnya sehingga Terlihat sangat jelas wajah Yanzhi yang memucat dan menghentikan mobilnya setelah sampai didepan rumah