CEMBURU KARENA KU CINTA

CEMBURU KARENA KU CINTA
BAB LIMA BELAS


__ADS_3

Pagi itu setelah Sarapan Andra dan Yanzhi berangkat bersama, karena sejak Andra mengungkapkan perasaannya kepada Yanzhi tempo hari, dirinya tidak mau lagi membiarkan istrinya itu pergi sendirian dan dia telah merelakan waktunya untuk mengantar dan menemani kemana pun tujuan yang akan didatangi oleh sang istri


Keduanya telah sampai didepan Kampus,setelah memakirkan mobilnya, Keduanya berjalan ke arah Dimana Vivi dan Bella sedang berdiri dan melihat kedatangan mereka


" Selamat pagi Kakak Ganteng." sapa Bella genit menatap ke arah Andra yang sedang berdiri disamping Yanzhi dengan cuek, tanpa menyapa balik


" K Andra lagi sakit gigi, jadi nggak bisa ngomong."!! ucap Yanzhi menyindir Andra lalu tersenyum


" Zhii kakak kekantor dulu, ntar kekantor kakak yah" kita makan siang bareng." ok kakak tungguin "!! ucap Andra mengecup kening Yanzhi dan dibalas Yanzhi dengan mencium punggung tangan Andra lalu pergi menaiki mobilnya menjauh meninggalkan kampus


" Shiit." Ganteng sih ganteng kalau nggak ada senyumnya gitu," jadi ngeri juga."!! ucap Bella bergidik ngerii manakala mengingat wajah Andra tadi yang terlihat Dingin


Setelah bosan berdiri didepan kampus, mereka bertiga menuju kelas dan duduk ditempatnya masing- masing, karena saat itu perkuliahan akan segera dimulai


Yanzhi sungguh serius menerima materi yang diberikan oleh Dosennya dan mengerjakan tugasnya dengan sungguh- sungguh, setelah selesai perkuliahan, Yanzhi berdiri didepan Kampus dan sesekali melirik jam yang melingkar dipergelangan tangannya dengan gelisah.


Ryan melihat Yanzhi sedang berdiri dengan gelisah, dan perlahan mendekati gadis itu


" Zhii ngapain disini"?? Tanya Ryan setelah berdiri di samping Yanzhii


"Hmmm itu Yan" Gue lagi nunggu jemputan nih."!! jawab Yanzhi


" Kalau Gue Antar gimana."?? ucap Ryan mencoba menawarkan diri


" Oooh makasih Yan, tapi gue mau kekantor K Andra." jadi Nanti ada Pak Ujang yang jemput Gue


Selang beberapa menit, Pak ujang pun sampai didepan kampus untuk menjemput Yanzhi


☆☆☆☆☆☆

__ADS_1


Dikantornya Andra sedang duduk dengan tersenyum, karena sebentar lagi dirinya akan bertemu sang pujaan hati, meskipun hampir setiap saat bertemu dirumah, namun baru kali ini dirinya mengajak Yanzhi keluar dan makan berdua


Dua puluh menit lamanya untuk Yanzhi sampai dikantor Andra, dan begitu terkejut dirinya, ketika melihat Bangunan yang sangat besar berdiri dengan kokoh didepan matan


" Busyeeet deh."!! gede banget juga nih kantor, dan ternyata suami gue itu Pengusaha tajir, Duuh langsung merontak juga nih jiwa Miskinin gue." Ucap Yanzhi perlahan setelah turun dari mobil dan masih berdiri mematung memperhatikan bangunan tersebut


Setelah bosan memandangi Bangunan itu, dirinya melangkahkan kakinya masuk kedalam kantor dengan begitu Anggun sehingga membuat seluruh pegawai dikantor itu menatapnya tanpa berkedip terutama pegawai lelaki



Yanzhi berdiri didepan meja Resepsionis dan bertanya tentang keberadaan Andra


" Permisi Mbak." K Andranya ada"?? tanya Yanzhi


"Ada Mbak diruangannya " tapi Anda ini siapa ya"?? apa sudah buat Janji."?? tanya Rini yang memang tidak tahu siapa Yanzhi, karena sewaktu pernikahan Andra, dirinya sedang berada dikampung


" Saya Yanzhi Arraya mbak, Istrinya K Andra."!! ucap Yanzhi sambil tersenyum karena melihat respon Rini yang terkejut


" Nggakpp kok."!! ucap Yanzhi berlalu


Yanzhi menaiki lift menuju lantai lima, dimana tempat ruangan Andra berada, setelah sampai dilantai lima, Yanzhi mengetuk pintu ruangan Andra, mendengar suara ketukan tersebut, Adnan yang kebetulan berada diruangan itu sangat terkejut melihat kedatangan Yanzhi dan menatap heran ke arah Andra yang tersenyum menatap ke arah gadis itu


" Loe bukannya gadis yang mewek- mewek itu nggak sih."?? tanya Adnan menatap Yanzhi


" Iy ..iyaa kak." saya temannya Vivi." ucap Yanzhi yang memang sangat mengenal wajah Adnan meskipun sudah tidak bertemu sejak dua tahun lalu


Adnan adalah kakak kandung Vivi, Yanzhi dan Adnan saling mengenal sewaktu Yanzhi saat itu sangat terpukul harus kehilangan orang tuanya, dan hanya dirumah Vivilah tempat satu- satunya dirinya menghibur diri


Saat itu Yanzhi menangis diteras belakang rumahnya'" mendengar suara tangisan , Adnan yang saat itu baru pulang dari kantor mendekati dirinya yang sedang menangis dan dihibur oleh Vivi, Adnan merasa Iba melihatnya menangis dan ikut menghibur Yanzhi sampai dirinya tenang kembali dan bisa menerima kepergian orang tuanya

__ADS_1


" Makasih y Kak Adnan." kalau bukan kakak mungkin Yanzhi sampai sekarang menangis terus, oh iya Kak." boleh kan K Adnan Yanzhi anggap kakak." soalnya Yanzhi nggak punya kakak ataupun Adek." ucap Yanzhi saat itu


Adnan tidak pernah menyangka, gadis yang dulunya membuatnya iba, kini sedang berdiri dengan Anggun dihadapannya dan sedang ditatap penuh cinta oleh Andra"


Adnan yang tidak terlalu memperhatikan Wajah wanita yang menjadi istri Andra pada malam itu, merasa bingung sendiri dan bertanya kepada Andra dengan sorot matanya



" Dia istri gue kali Nan" Loe pikir selingkuhan gue."!! ucap Andra sambil berdiri dan tersenyum mengerti arah sorot mata Adnan


" Whaaat jadiii."??? Cewek mewek ini istri Loe."?? kenapa gue nggak ngeeh ya waktu nikahan Loe." beda sih wajahnya " cantikan yang sekarang Sih." ucap Adnan menggoda Yanzhi dan sontak saja membuat Andra melototkan matanya dan menatap Adnan tidak suka


" Yaa elaah nggak gitu juga kalii natapnya." liat Tuh Yan laki Loe." cemburuan banget." !! ucap Adnan menatap Yanzhi yang tengah tersenyum


Adnan menatap Yanzhi begitu dalam, dia tidak pernah membayangkan, pertemuan kembali dengan gadis dihadapannya itu sekarang telah berbeda, Yah sekarang gadis itu telah menjadi Istri dari sahabat sekaligus bosnya


Melihat Adnan menatap istrinya dengan tatapan seperti itu, membuat Andra kesal dan berdehem sehingga membuat Adnan tersadar dan tersenyum ke arah Andra dan menautkan kedua jarinya


" Sorry." ucap Adnan terkekeh mengerti dengan deheman Andra


" Sekali lagi loe natap istri gue kayak gitu." gue congkel juga mata loe."!! ucap Andra dingin


" Busyeet deh." kejaam bangeet si loe Bos." mentang- mentang dah lepas dari Jabatan Jomblo akut" mata gue mau dicongkel." udaah Aah gue keluar dulu." ucap Adnan meninggalkan Yanzhi dan Andra


" Hmmmm apa kita pergi sekarang"?? tanya Andra mendekati Yanzhi yang sedari tadi hanya berdiri


" Terserah kakak aja sih." ucap Yanzhi menatap Andra yang tengah tersenyum manis kepadanya sehingga membuat Dada Yanzhi bergetar hebat


" Duuuh siaaaal." gue deg deg kan lagi." wajah gue merah nggak sih."?? batin Yanzhi ketika Andra menyentuh wajahnya dan mengecup Pipinya yang telah bersemu merah

__ADS_1


" Kakak merindukanmu Zhii." ucap Andra tersenyum lalu memeluk Yanzhi sekilas dan menyentuh Jemari Yanzhi dan mengelusnya lembut setelah melepaskan pelukannya


Setelah acara temu kangen tersebut, kini keduanya berjalan keluar dari kantor dengan Andra menggandeng tangan Yanzhi mesra, sehingga membuat seluruh pegawai yang melihatnya jadi Baper, apalagi adengan tersebut adalah yang pertama terjadi dikantor yang dilakukan oleh Bos mereka yang memang terkenal dengan kejombloannya.


__ADS_2