
Setelah selesai makan siang, Andra memutuskan akan mengantar Yanzhi pulang kerumah
" Emangnya Kak Andra nggak ada kerjaan lagi apa."?? Zhi tinggal minta jemput Pak Ujang lagi kok."!! ucap Yanzhi setelah sampai didepan Kantor
" Nggak pp." Kakak hari ini pengen jalan sama kamu." kerjaan kakak nanti minta Adnan yang beresin." ucap Andra Santai
" Tapi Zhi mau pulang kerumah aja." ucap Yanzhi
" Okelah biar kakak Antar." kamu tunggu disini dulu,." ucap Andra bergegas turun dari mobil dan masuk kedalam kantornya untuk mengambil Ponsel yang memang sengaja ditinggalkannya
Setelah mengambil ponsel dirinya buru- buru keluar kembali dan bergegas masuk kedalam mobil, Andra menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang dan meninggalkan halaman kantornya
" Kamu sudah lama kenal sama Adnan."?? tanya Andra tiba- tiba karena sejak mengetahui Yanzhi dan Adnan saling mengenal ada sesuatu yang mengganggu pikirannya sedari tadi.
" Yaah lumayan, sejak beberapa tahun lalu.,dia kakak Vivi teman Zhi sewaktu SMA." ucap Yanzhi
" Tapi kok kamu nggak pernah cerita," kalau kalian sudah kenal lama."?? ucap Andra namun masih fokus menyetir
" Ngapain juga cerita sama kakak."?? nggak penting banget deh.!!.lagian kita dah lama nggak pernah ketemu." ucap Yanzhi cuek
" Pentinglah Zhi , karena kamu sekarang adalah istri kakak, jadi kakak harus tau semua orang yang dekat dengan kamu." ucap Andra
" Iiiih ."kakak aneh deh.!! Zhi kenal K Adnan itu saat kita belum nikah kalii." kakak kenapa sih."?? nggak usah lebay."!! ucap Yanzhi yang mulai kesal
" Kakak nggak lebay Zhii, kakak hanya nggak mau ada orang lain yang lebih kenal kamu ketimbang Kakak suami kamu sendiri." ucap Andra
" Yaaa elaah kak." lagian itu dah lama kaii." sebelum kita nikah keleees." ucap Yanzhi
" Iya kakak tau." dan kakak nggak ingin ada masalalu yang mendekati kamu." apalagi sama anak ingusan kemarin sore itu yang sering nyuri kesempatan buat dekatin kamu." ucap Andra dingin dan melirik sekilas ke arah Yanzhi yang mencebikkan bibirnya
" Maksud kakak Ryan."?? tanya Yanzhi melirik Kesal ke arah Andra
__ADS_1
" Siapa lagi coba anak ingusan yang sering nguntilin kamu dikampus kalau bukan dia!.! apa ada lagi selain dia."?? tanya Andra dengan wajah seriusnya melirik Yanzhi
" Dan mulai sekarang kakak akan antar dan jemput kamu kemana pun kamu pergi."!! ucap Andra lagi setelah mobil mereka memasuki halaman rumah mereka
" Nggak ada kerja lain apa."?? Ucap Yanzhi kesal turun dari mobil tanpa protes lagi karena tidak ada gunanya juga, melihat wajah Yanzhi yang kesal Andra hanya tersenyum dan ikut keluar dari mobil
"*Kakak nggak akan biarin kamu Zhi dekat dengan pria lain selain kakak, dan kakak akan buat kamu hanya mencintai kakak seorang."seperti kakak yang sudah terlalu mencintai kamu." ucap Andra dalam hatinya
☆☆☆☆☆*
Keesokan harinya Yanzhi sudah bersiap dan duduk dimeja makan sambil menunggu Andra untuk sarapan bersama
" Kakak nggak kekantor ya."?? kok nggak ganti pakaian kantor."?? tanya Yanzhi setelah melihat Andra berdiri didepannya dengan hanya menggunakan pakaian santainya
" Nggak."!! hari ini kakak mau ngantar kamu kekampus."!! ucap Andra cuek
" Kakak kan sudah bilang, mulai sekarang kakak yang akan antar jemput kamu." ucap Andra cuek dan duduk dihadapan Yanzhi untuk sarapan
Setelah sarapan keduanya beranjak memasuki mobil, Andra menatap Yanzhi sambil tersenyum, dirinya tau bahwa istrinya itu saat ini sedang kesal kepadanya hal itu bisa dilihatnya dari sikap Yanzhi yang tidak mau berbicara sejak mereka berangkat
" Kenapa sih.Zhi."?? kamu keberatan Di antar jemput sama kakak." atau kamu takut ya nggak bebas pacaran dikampus karena ada kakak."?? tanya Andra
" Apaan sih." siapa juga yang pacaran.". pikiran kakak aja yang berlebihan."!! ucap Yanzhi kesal
" Lah terus apa masalahnya kalau kakak kekampus dan nungguin kamu juga." nggak ada yang salah kan."??? tanya Andra
" Nggak salah kak." Zhi hanya nggak enak sama teman- teman Zhi." ucap Yanzhi
__ADS_1
" Kenapa nggak enak." lagian kakak ini suami kamu, masa iya kamu lebih pentingin perasaan teman kamu dari pada kakak."!! ucap Andra
" Iyaa karena mereka nggak tau kalau kita ini suami istri."!! ucap Yanzhi berterus terang
" Haaah jadi selama ini."??? sudah setahun Zhi kamu nggak bilang kita dah nikah."??pantesan."!!! ucap Andra dengan raut wajah dingin, dirinya tidak pernah menyangka ternyata selama ini dirinya hanya dikenalkannya sebagai kakaknya
" Pantesan apa maksud kakak."?? tanya Yanzhi dengan mengerutkan keningnya
" Kamu sengaja kan " biar anak ingusan itu selalu dekat dengan kamu" pantas selama ini kamu nolak kakak, ternyata ada lelaki lain dihati kamu, makanya sampai sekarang kamu nggak bilang identitas kamu, wanita yang sudah bersuami."!! ucap Andra panjang lebar
" Aku tidak pernah berpikir seperti itu kak" meskipun seumur hidup Zhi tidak akan mencintai kakak, tapi tidak pernah terpikir untuk hianatin pernikahan kita." ucap Yanzhi datar
Andra tertegun mendengar ucapan Yanzhi barusan, bagaikan tersambar petir disiang bolong' tak disangkanya ternyata wanita disampingnya itu sampai saat ini belum membuka pintu hati juga untuknya
" Saat ini kamu belum juga mencintai kakak"?? tanya Andra dengan wajah memerah
" Yanzhi bingung dengan perasaan Zhi sekarang, Zhi akui Zhi nyaman sama Kak Andra"ucap Yanzhi turun dari mobil setelah sampai ditempat parkiran didepan kampus di ikuti Andra
" Kakak akan nungguin kamu Zhi sampai kapanpun itu." ucap Andra menatap punggung Yanzhi yang sudah pergi meninggalkan dirinya
Waktu makan siang telah tiba, jam kuliah Yanzhi pun telah berakhir, terlihat Yanzhi berjalan mendekati Andra bersama Vivi dan dua teman lainnya, namun belum sempat Yanzhi mendekati Andra tiba.- tiba saja Ryan datang langsung menggandeng tangannya dengan erat, sehingga membuat Yanzhi dan ketiga temannya begitu terkejut, begitupun Andra menatap tajam kearah Ryan
Dan tanpa berpikir panjang lagi, Andra yang melihat kejadian tersebut langsung mendekati Yanzhi dan melepaskan tangan Ryan
" Jangan berani lagi nyentuh dia."!!! ingat batasan loe yah."!! jangan sampai loe nyesal." ucap Andra dengan nada tinggi menolak Ryan dengan keras dan menarik tangan Yanzhi kasar masuk kedalam mobil dan membiarkan Vivi dan lainnya menatapnya heran dengan sikap Andra yang begitu berlebihan untuk ukuran seorang kakak
" Kakak apaan sih." !!!lepasin nggak."!! ucap Yanzhi keras menarik tanganya dari genggaman Andra
" Kamu yang apaan Zhi."!! kamu biarin lelaki itu nyentuh kamu seenaknya." iya."?? ucap Andra dengan suara keras
" Cuma pegang tangan kali kak, kakak aja yang lebay."!!! ucap Yanzhi dengan wajah merah sesungguhnya dia merasa tidak enak hati meninggalkan teman- temannya tanpa pamit
__ADS_1
Andra mendengus kesal, untung dirinya masih mampu menguasai dirinya, kalau nggak mungkin Ryan sekarang.sudah berada di atas bangsal rumah sakit
" Siiiiaaaal ini semua gara- gara bocah ingusan itu." ini nggak bisa dibiarin,.gue harus beri dia.sedikit pelajaran." biar nggak gangguin Yanzhi lagi.".gumam Andra dalam hati