
Yanzhi menatap ke arah Andra yang masih berdiri, sorot matanya tajam menatap ke Arah Yanzhi seolah meminta penjelasan tentang apa yang barusan terjadi, Yanzhi mengerti arti tatapan itu, namun dirinya tidak mau lagi ribut mengenai hal kecil seperti itu
Menurutnya percuma saja menjelaskan sekarang, yang ada hanya mereka berdualah yang akan bertengkar apalagi sekarang berada ditempat umum
" Ayo kita pulang."!!! ucap Andra tegas lalu berbalik menuju mobilnya kembali
" Hugfff"!! pasti marah lagi tuh dia." liat saja tampangnya kayak ikan asing dijemur."!! batin Yanzhi mendengus namun berdiri mengikuti Andra
" Guyss gue duluan yaa." Entar gantung diri lagi di pohon tomat." kan berabe gue jadi janda." ucap Yanzhi melirik ke arah Andra yang sudah berdiri disamping mobil
"Yaaaa yang ada Bukan K Andranya yang bakalan mati tapi tomatnya yang ancur."!! udah sana pergi loe, entar ngamuk lagi karena kelamaan nunggu." seru Bella
" Yan sorry ya gue duluan." ucap Yanzhi melangkah meninggalkan teman- temannya
" Tapi Zhiii..." ingat gue tetap cinta ama loe..e." teriak Ryan yang masih tidak mau perduli dengan status Yanzhi sebenarnya
" Gila juga Lo Yan"!! kayak nggak ada cewek lain aja" bini orang mau disambar juga." seru Vivi
" Apaan sih kalian berdua." kalian tau sendiri kan" sejak SMA gue dah naruh hati sama Yanzhi" gue cinta sama dia."!! ucap Ryan kekeh tidak perduli dengan omongan teman- temannya
" Dasar sinting loe." nggak tau apa, K Andra itu tajirnya kayak apa" Nah elo mau ngasih makan apa ke Yanzhi"?? ngasih makan cinta doang"?? seru Vivi kesal
Ryan tertegun, wajahnya memerah mendengar perkataan Teman- temanya,yang seolah tidak mendukungnya untuk bersama Yanzhi, sesungguhnya dalam hatinya yang paling dalam dia mengakui, mungkin soal harta dia kalah telak untuk bersaing dengan Andra tapi, kalau soal cinta mungkin cintanya lebih besar, karena cintanya untuk Yanzhi sudah tumbuh sejak mereka sama- sama duduk di bangku kelas satu SMA.
" Apapun itu yang jadi penghalangnya, gue akan tetap cinta sama Yanzhi" dan akan berusaha dapatin cintanya."!! seru Ryan tegas meninggalkan sahabatnya yang melongo mendengar ucapannya
__ADS_1
" Sinting bin strees kali tuh Anak." ckckkc." seru Vivi menggelengkan kepala menatap kepergian Ryan
☆☆☆☆☆
Dirumah setelah sampai setengah jam yang lalu, Yanzhi merebahkan tubuhnya ditempat tidur, pikirannya melayang mengingat kembali kejadian tadi sore, dan suara Ryan kembali menggema ditelinganya
" kenapa loe bodoh banget sih Yan, kenapa sedari dulu loe nggak bilang kalau cinta ama gue" kenapa nanti sekarang Yan, setelah gue dah punya suami."maafin gue Yan, meskipun gue belum ada rasa cinta sama k Andra, tapi gue sayang sama dia, dan gue nggak mungkin hianatin dia, karena K Andra suami gue sekarang."!! ucap Yanzhi berbicara pada dirinya sendiri menarik nafasnya dalam dan menghembuskan kasar
Didalam lamunannya, Yanzhi dikagetkan dengan suara ketukan dari arah pintu kamarnya, dan bisa mengetahuinya dari asal suaranya siapa yang mengetuk pintu tersebut
" Masuk aja Bi nggak di kunci kok." ucap Yanzhi yang masih bermalas- malasan ditempat tidur
" Non.." sudah ditungguin Deen Andra di meja makan." ucap Bi Ina setelah masuk dan berdiri dihadapan Yanzhi
" Duluan aja Bi, nanti Zhi nyusul." ucap Yanzhi dan di angguki Bi INa yang sudah berjalan keluar
" Sepertinya makan semeja dengan Singa buas, membuat perutku jadi mules, yang tadinya lapar jadi kenyang."!! gumam Yanzhi berbicara sendiri, namun orang yang didepannya tau siapa yang sedang disindirnya itu
" Kamu harus banyak makan Sayang" karena sebentar nanti, singa buas ini akan memakan dirimu dengan lahap."!! jadi bersiaplah."!! ucap Andra tersenyum penuh arti menatap Yanzhi
Degg..deg dengup jantung Yanzhi berdebar sangat kencang, entah perasaan takut yang tengah melandanya atau perasaan lain, dirinya pun tidak tau arti debaran itu
" Duuh kenapa nih jantung, kencang banget lagi debarannya, gilaa kayak mau loncat aja nih jantung." astagaaa."kenapa juga niiih wajah ikutan panass lagiii."!! dan kenapa lagi tuh senyumnya kayak gitu" hmmmm pasti ada sesuatu nih, ada yang ganjil kayaknya, tadi manyuuuun aja, sekarang ngomongnya aja nggak jelas." gawaaat"!! pokoknya setelah makan gue kabuur aja" gumam Yanzhi dalam hati sambil meraba wajahnya yang panas dan menatap Andra yang masih tersenyum aneh kepadanya
Yanzhi buru- buru menghabisi makanannya dan bergegas meninggalkan meja makan, namun belum sempat melangkah lebih jauh, Suara Andra tiba- tiba menghentikan langkahnya
__ADS_1
" Kakak tunggu dikamar lima menit lagi." ucap Andra yang telah lebih dulu meninggalkan meja makan dan meninggalkan Yanzhi yang masih berdiri mematung, mencerna perkataan Andra, namun belum sempat dirinya protes, batang hidung Andra sudah tidak kelihatan lagi
" Gila yaa itu orang, mau ngapain dikamarnya jam segini."??? OMG jangan bilang dia mauu."?? oh No...No." nggak mungkin..nggak mungkin"!!! duuuh gue harus nyari alasan nih." ucap Yanzhi panik dan segera bergegas menuju kamarnya
Terdengar suara ketukan dari arah pintu, Yanzhi berpura- pura tidur dan menutup tubuhnya dengan selimut, Andra yang penasaran karena pintu tak kunjung dibuka akhirnya menolak pintu tersebut yang ternyata tidak dikunci dan menatap ke arah ranjang dan melihat Yanzhi menutup dirinya dengan selimut
"Tidur beneran nggak sih"?? sejak kapan dirinya tidur tanpa mengunci pintu."?? hmmm aku tauu." gumam Andra tersenyum licik
" Sudah tidur rupanya," baiklah mimpi indah ya sayang" ucap Andra dengan sengaja membuka selimut dan mendekatkan wajahnya dengan wajah Yanzhi dan mendaratkan kecupan manis didahi dan pipi Yanzhi serta tersenyum menatap Bibir tipis Yanzhi dan mendaratkan kecupan hangat dibibir tersebut
" Salah sendiri pura- pura tidur" ini kan akibatnya." kamu sangat cantik Zhi kalau sedang menutup mata seperti ini." setidaknya ini hukuman buat kamu karena sudah dekat- dekat dengan bocah itu." gumam Andra dalam hati sambil tersenyum penuh kemenangan dan menutup kembali wajah Yanzhi dengan selimut
" siaalll..sial.." sama aja bo' ong kalau kayak gini." duuuh bibir gue makin nggak perawan lagi." shiiit"!!untung banyak banget k Andra kalau gini." buka mata nggak yaa."?? nggak..nggak aah." gengsi dong ntar gue diledekin lagi." ucap Yanzhi dalam hati yang masih berpura- pura tidur
" Tidur nyenyak ya Istrinya K Andra."!! ucap Andra beranjak namun masih menatap Yanzhi intens sambil tersenyum
Sementara Yanzhi yang menyangka Andra telah pergi , akhirnya membuka mata dan menarik selimut yang menutupi wajahnya
" Huuuh panass... panasss." ucap Yanzhi spontan sehingga tidak menyadari Ada Andra yang masih bersandar didinding tengah tersenyum ke arahnya
" Sudah bangun dari mimpi indahnya."?? mimpi dicium pangeran ya."?? seru Andra sehingga membuat Yanzhi kaget
" K Andraaaa."!! teriak Yanzhi salah tingkah dan memanyunkan bibirnya
" Jangan menggoda kakak Zhi, tanpa digoda pun kakak sudah jatuh cinta padamu." ucap Andra tersenyum
__ADS_1
" Ge' er + gombal."!! ucap Yanzhi berusaha menahan dirinya untuk tidak tersenyum
" Haiiiiss kok jadi Bapeer gini yaak." gumam yanzhi lirih