CEO Kejamku Suamiku

CEO Kejamku Suamiku
siapa dia?


__ADS_3

Puja segera mengantar Andrean ke depan rumah.


"Cium tanganku!"perintah andrean.


Puja kaget dengan apa yang dikatakan Andrean.


"Tapi tuan!"tawar puja.


"Kenapa!"tanya Andrean.


"A-aku!"ucap puja sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Kau siapaku?"tanya Andrean.


"Aku pelayanmu tuan!"jawab puja serentak.


"Terus?"lanjut Andrean sambil mengerutkan keningnya.


"Aku istrimu tuan!"jawab puja.


"Itu tau!"lanjut Andrean.


Puja dengan gugupnya segera meraih tangan Andrean dan segera hendak menciumnya.


Namun ketika puja akan mencium tangan andrean tubuh puja malah di dorong dengan kuat oleh Andrean.


"Tidak usah! Aku sudah tidak menginginkannya, kau begitu bodoh sehingga aku harus memerintah mu!"teriak Andrean karena marah.


Puja tidak menjawab apapun dia hanya bisa mengeluarkan air matanya karena perlakuan Andrean terhadapnya.


Dengan wajah yang sangat kesal Andrean segera pergi dari rumahnya.


******

__ADS_1


Karena belum mandi puja segera bangkit untuk membersihkan dirinya, daripada harus memikirkan sikap Andrean terhadapnya.


Puja segera merendam dirinya di bathub kamar mandi untuk menghilangkan rasa penatnya, hal itu mungkin akan menghilangkan sedikit rasa sedihnya ada atas yang terjadi kepadanya.


Selesai mandi puja segera mengganti pakaiannya dengan pakaian santai, karena ketika di rumahnya puja sering melakukannya ketika ia tidak ada kegiatan apapun.


Karena dirinya benar² tidak ada kegiatan apapun akhirnya puja memilih untuk mengelilingi rumah mewah yang ia tempati saat ini, karena ia belum tahu dengan keadaan rumah yang ditempatinya.


Puja mengelilinginya dengan hati yang begitu kagum dengan kemewahan yang ada dirumahnya.


Tiba-tiba mata puja tertuju kepada kamar dengan ukuran lumayan besar, pintunya sudah sedikit terbuka.


Tanpa pikir panjang puja langsung masuk kedalam kamar itu.


Ternyata kamar itu dipenuhi dengan banyak foto².


"Apakah ini tuan menyebalkan itu waktu kecil?"pikir puja ketika melihat foto anak kecil yang menggemaskan.


"Ternyata dia sangat menggemaskan sekali waktu kecil, tapi kenapa sekarang dia begitu dingin, ya...walaupun ketampanannya memang tidak luntur, bahkan ia sekarang lebih tampan daripada waktu kecil!"pikir puja sambil tersenyum kecil.


Di foto itu terdapat dua orang yang ia kenali, dan dua orang lagi yang tidak ia kenali sama sekali.


"Mungkin, ini adalah orang tuanya?"pikir puja ketika melihat dua orang itu, karena dilihat dari wajah gambar itu umurnya hampir sama dengan ayahnya.


"Tapi kenapa orang tuanya tidak pernah aku lihat? Dimana mereka sekarang?"pikir puja lagi.


Puja terus menelusuri kamar yang penuh dengan foto itu.


Tiba-tiba ia menemukan sebuah foto wanita yang bergandengan dengan Andrean, namun wajah wanita tersebut sudah tidak ada karena sebagian foto tersebut sudah sobek.


"Siapa dia? Kenapa badannya juga di kasih tanda kali?"pikir puja karena badan wanita di foto itu telah dicoret.


"Apa dia mantan pacar pria menyebalkan itu?"pikir puja lagi.

__ADS_1


"Ahh terserahlah siapa pun dia, apa urusanku!"gumam puja dalam hatinya.


Puja segera bergegas keluar dari kamar itu karena takut ada orang yang melihatnya, karena sepertinya kamar itu adalah kamar rahasia keluarga Andrean.


#di kantor andrean


"Tok...tok...tok...!"suara pintu ruangan Andrean.


"Masuk!"ucap Andrean


"Hai bos, ada apa manggil gue!"tanya Riky sekretaris utama Andrean, kebetulan ia adalah sepupu Andrean sendiri.


"Lo nanti ke rumah gue!"jawab Andrean singkat.


"Ya bos siap!"jawab Riky.


"Bos kenapa muka Lo tekuk banget!"goda Riky.


Andrean hanya menatap Riky tajam.


"Bos gimana istri lo, upss maksud gue pelayan cantik Lo itu!"goda Riky yang sudah tahu dari awal kalau Andrean menikahi anak karyawannya yang korupsi.


"Mau apa Lo nanyain dia?"tanya Andrean.


"Yaelah boss, dia kan cantik! Siapa sih yang gak mau sama dia! Gue juga mau tuh kalau dia bukan istri lo!"jawab Riky.


"Lo jangan macam² ya, dia istri gue!"jawab Andrean kesal.


"Oke² bos tenang aja, gue tau dia istri lo, tapi gue saranin ya bos Lo jangan sia²in dia! Dia cantik bos, diluar sana pasti banyak yang ngincar istri lo!"goda Riky lagi.


"heh Lo jangan banyak ngomong! terserah gue mau apain istri gue!"jawab Andrean dengan nada marah.


"ya deh bos maaf, terserah Lo deh! gua cuma ngingetin aja, daripada Lo nanti nyesel!"lanjut Riky.

__ADS_1


"ya udah bos gue balik kerja dulu ya!"pamit Riky.


Andrean tidak menjawab apapun ia hanya termenung memikirkan perkataan Riky kepadanya.


__ADS_2