
"pijat kepala ku sekarang!"perintah Andrean.
"ohhh ya sudah tuan, kita ke kamar mu sekarang!"ucap puja.
"tidak usah disini saja!"jawab andrean.
"baiklah tuan!"ucap puja.
puja segera melakukan tugasnya seperti biasa, ia memijat kepala andrean dengan hati yang begitu senang atas perubahan sikap Andrean uang mulai semakin baik kepadanya.
seperti biasanya Andrean tidak memerlukan waktu lama untuk tertidur karena pijatan puja.
"gimana ini, dia sudah tertidur dan ini kan kamarku!"gumam puja bingung.
puja menatap wajah Andrean lekat².
"tuan jika saja kau tau perasaanku, sepertinya aku mulai jatuh cinta padamu, apalagi dengan sikap mu yang mulai berubah kepadaku!"lirih puja.
puja segera membaringkan tubuhnya di sebelah Andrean, ia tetap menatap wajah Andrean tanpa bosan.
kini matanya sudah mulai terlelap dan menelusuri alam mimpinya.
mereka tertidur sambil saling memeluk erat satu sama lain
*****
tepat jam 06.00 Andrean membuka matanya, ia sangat kaget karena tertidur di dalam kamar puja.
"kenapa aku tidur disini?"pikir Andrean.
__ADS_1
Andrean berusaha mengingat kejadian yang talah ia lakukan malam tadi, senyum di wajahnya kian melebar karena ia teringat bahwa dirinya dan puja tengah melakukan adegan mesra.
"ya ampun, aku tidur memeluknya!"gumam Andrean yang telah menyadari bahwa ia tertidur sambil memeluk puja.
"manis sekali dia!"ucap Andrean, sambil menatap lekat wajah puja.
"tapi tumben sekali dia jam segini belum bangun!"gumam Andrean.
Andrean segera pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri tanpa membangunkan puja.
setelah membersihkan diri Andrean pergi ke ruang olahraganya, karena ini adalah hari libur jadi ia punya waktu luang untuk berolahraga.
"drrtt...drtt...!"bunyi hp Andrean.
"hallo!"ucap Andrean.
"hallo bos, gue ke rumah Lo ya! gue bosen bos di rumah terus! sekalian gue juga mau bahas kerjaan yang kemaren!"suara Riky dari balik telpon.
Andrean melanjutkan olahraganya.
*****
"Ting ..tong...!"suara bel rumah Andrean.
"eh tuan silahkan masuk!"sapa bi Ira.
"oh iya bi! tuan andrean mana?"tanya Riky.
"tuan andrean lagi olahraga tuan!"jawab bi ira.
__ADS_1
Andrean langsung menuju ruang olahraga.
"hei bos, wah lu gila badan udah bagus juga masih saja olahraga!"goda Andrean.
Andrean hanya menatap riky sambil menaikkan satu alisnya.
"Lo cepet banget nyampe!"tanya Andrean.
"iya lah bos gue kan nelpon Lo depan rumah Lo!"jawab Riky singkat.
Andrean tidak menjawabnya lagi, karena itu emang udah jadi kebiasaan Riky.
"bos ngomong² Lo ko kayanya lagi seneng ya?"tanya Riky.
"sok tau Lo!"jawab Andrean.
"ya gue nebak aja, kok Lo ngomong biasa aja ya sama gue, biasanya kalau Lo ngomong sama gue bawaanya Lo ngegas Mulu!"terang Riky.
Andrean hanya menatap Riky dengan sebuah senyuman.
"tuhh kan bos, demi apa lo tersenyum!"goda Riky.
Andrean langsung pergi meninggalkan Riky karena pusing dengan ocehannya.
sedangkan Riky merasa ada yang aneh sama Andrean, tidak biasnya riky melihat andrean sesenang itu, apalagi melihat Andrean tersenyum kepadanya.
Andrean pergi ke kamarnya, ia berniat membersihkan dirinya, namun ia teringat dengan puja yang masih tertidur.
"apa aku harus liat dia dulu?"pikir Andrean.
__ADS_1
Andrean langsung menuju kamar puja dengan tujuan akan memeriksanya apakah puja sudah bangun atau belum.