CEO Kejamku Suamiku

CEO Kejamku Suamiku
sebab kekejaman andrean


__ADS_3

hari semakin sore puja memilih pergi ke taman belakang rumah untuk menghirup udara segar.


dari jauh puja melihat Vania sedang melamun di kursi yang ada di taman.


"kamu sedang apa?"tanya puja yang muncul dari belakang Vania.


"ehh Kaka, aku sedang menghirup udara segar ka?"jawab Vania.


puja memperhatikan vania, karena sepertinya Vania sedang memikirkan sesuatu.


"kamu bisa cerita ko sama kaka semua yang kamu ingin ceritakan!"ucap Vania.


"maksud kaka?"tanya Vania.


"Kaka tau, kamu lagi kepikiran sesuatu kan?ucap puja.


"tidak kak, aku tidak memikirkan apapun!"elak Vania.


"kamu tak usah sungkan, Kaka tau kamu sedang sedih kan?"lanjut puja.


Vania menatap mata puja, ia menemukan ketulusan yang terpancar dari sorot mata puja.


"sebenarnya aku kepikiran kak Andre!"ucap Vania.

__ADS_1


puja tidak bertanya apapun, dia hanya mengerutkan keningnya tanda tidak mengerti.


"iya kak, dulu kak Andre adalah orang yang sangat periang, dia ramah sama semua orang, dia sering bercanda dengan siapapun!"ucap Vania.


"oyah!"kata puja kaget.


"iya kak!"jawab Vania.


"terus?"tanya puja penasaran.


"dulu kak Andre sempat punya pacar yang sangat ia cintai, bahkan ia sudah bertunangan dan hampir akan menikah, tapi....pacarnya mengkhianatinya, pacar kak Andre berselingkuh dengan temen kak Andre sejak SMA bahkan kak Andre sudah menganggapnya keluarga!"jelas vania, sambil menahan air mata yang hendak jatuh.


puja hanya terdiam mendengar cerita dari Vania, ia tidak menyangka kalau Andrean pernah mengalami hal seburuk itu.


puja hanya menganggukkan kepalanya, entah apa yang harus ia katakan.


"kak, aku boleh minta sesuatu sama Kaka?"tanya Vania.


"tentu saja!"jawab puja.


"aku minta Kaka jangan tinggalkan kak Andre, sebenarnya kak Andre orang baik ka, aku yakin Kaka adalah wanita yang dikirim allah untuk Kakaku, walaupun sikap kak Andre belum baik sama Kaka, tapi aku benar² yakin Kaka adalah orang yang akan merubah sikap kak Andre!"lanjut Vania.


puja hanya menatap Vania, sedangkan air mata Vania mulai berderai karena tak sanggup menceritakan kisah kakaknya yang sangat buruk.

__ADS_1


puja segera merangkul Vania, entah mengapa puja sangat menyayangi Vania, ia teringat dengan adik nya sendiri.


"mengapa kau mempercayai Kaka semudah itu, kamu tau kan Kaka datang kesini dan menikahi Kaka mu karena apa?"tanya puja sama Vania.


"aku tau kak, tapi sejak melihat Kaka aku yakin Kaka adalah orang baik yang akan merubah sikap kak andre!"jelas vania.


puja semakin tidak tega dengan keadaan Vania yang sangat mencemaskan Kaka nya.


"baiklah Kaka akan mencobanya!"sambung puja.


"makasih ya kak!"ucap Vania.


"iya sama² sayang!"jawab puja.


puja dan Vania terhanyut dalam pelukan sambil berderai air mata.


akhirnya sore itu, taman bunga menjadi saksi bisu percakapan antara puja dan Vania adik iparnya itu.


"oh ya tadi kamu kemana, kok Kaka gak melihat kamu seharian?"tanya puja.


"aku kan harus kuliah kak!"jawab Vania.


tanpa disangka ternyata Vania satu kampus dengan puja, namun puja sementara ini ia tidak masuk kuliah, karena ia belum berani untuk meminta izin kepada Andrean.

__ADS_1


__ADS_2