Cerita Cinta Rio Senyaja & Karina

Cerita Cinta Rio Senyaja & Karina
bagian 11


__ADS_3

"Mau gue suapin gak"


"Astaga lo ngagetin aja deh"karina terkejut dengan kedatangan devano secara tiba tiba.


"Hehe,sorry rin.buk pesan bakso 1"teriak devano.


"Lo udah slesai juga"karina basa basi sembari melahap makanan nya.


"Udah dong"


Karina hanya ber oh ria.


"Nanti pulang bareng gue yuk"ajak devano.


"Gue kan ada motor dev,trus mau di kemanain tuh motor gue"


"Di jual aja,duit nya kita sumbangin ke orang yang tidak mampu"


"Enak aja,lo kata beli motor itu gampang.itu keringat bokab gue dan gak bisa seenak nya di jual"


"Haha,bercanda kali lo srius amat"devano tertawa berbahak-bahak.dia menoleh ke arah rio yang juga sedang makan.


"Oi,lo knapa gak masuk."devano bertanya dengan gaya preman nya.


"Menurut lo knpa "rio balik bertanya.sebenar nya dia malas meladeni devano karna dari dulu devano ini selalu mencari masalah kepada nya.


"Malah balik nanya,tinggal jawab aja apa susah nya "kesel devano.


"Males banget"ucap rio cuek,dia melanjutkan santap hidangan dari kantin.


"Di kantin malah pesan nasi,bokap lo gak masak dirumah? Oh iya gue lupa lo kan jauh dari orang tua"devano semakin memancing emosi rio.


Rio berusaha tidak mengubris ucapan devano,dan itu membuat devano semakin emosi.


"Udah sih dev,lo kok cari masalah sih"karin yang dri tadi menyimak ucapan devano merasa kesel.


"Pacar lo emang selalu suka cari masalah sama gue "sahut rio.


"Gue bukan pacar dia kali"ujar karin,devano menatap serius  ke arah karin.


"Sebentar lagi lo bakalan jadi pacarr gue"devano berucap santai.


"Ih apaan sih,gue udah punya pacar"ujar karin,membersihkan sisa makanan di bibir nya dengan tisu,devano menatap tidak suka ke arah karin.


"Siapa ?, anak sekolah sini" devano bertanya tapi mata nya melirik ke arah rio yang juga sedang menatap nya.


"Rio senjaya? dia gak ada apa apa nya kali rin sama gue"


"Ck"rio kesel mendengar ucapan devano barusan

__ADS_1


"K E P O"karin berjalan ke arah kantin untuk membayar pesanan nya,kemudian dia pergi meninggalkan devano yang sedang menunggu jawaban karin.


"Apa lo pacar nya?"devano menghampiri rio ke meja nya.


"Kalau iya knpa?"


"Hem,manusia kaya lo emang pantes di apresiasi sih,pagar makan tanaman,sahabat lo juga lo tikung"devano tersenyum miring kemudian berlalu meninggalkan rio disana.


"Gak jelas banget"umpat rio,dia meminum vitamin yang di berikan oleh dokter tadi.


Glek "gue paling gak suka makan pil,apalagi pahit begini"gumam rio.


Pil minigrip manis tu yo.


☆☆☆


Karin menuju perpustakaan,dia paling suka membaca buku di bandingkan menghabiskan waktu bercerita bersama teman teman.tidak lama kemudian bel pun berbunyi menandakan waktu istirahat Kedua,karin yang sudah selesai membaca buku,keluar dari perpus dia menuju taman sekolah pelita.dia melihat isi ponsel nya,,lebih tepat nya melihat rekaman cctv yang di buat di dekat motor nya.


Sudah sekitar lima belas menit karin memperhatikan layar handphone nya tapi tidak ada tanda tanda orang mendekati motor nya,kemudian dia mempercepat rekaman cctv itu,terlihat seorang pria yang perlahan mendekati motor karin.pria itu dengan cepat menekan pintil ban sehingga motor karin kemabli kempes.dengan gerakan kepala kesana kemari pria itu memeperlihatkan wajah nya ke cctv.


"Devano"gumam karin,ya pria itu adalah devano,pria ini juga lah yang mengempeskan ban karina kemarin.


"Maksud nya apa sih,udah dua kali lho dia berbuat seperti itu"kesel karin,dia kemudian mengingat kejadian semalam.memori ingatan nya tertuju pada ucapan devano kemarin.


"Jahat banget sih kamu dev"manolog karin.


"Hai"morgan datang menghampiri karin yang sedang kesel,dia menoleh ke sumber suara.


"Lo kok sendirian sih,teman lo pada kemana"


"Ke kantin"


"Kok gak ikut"


"Tadi gue udah ke kantin,karna ada keperluan kemari.maka nya gak bisa gabung sama mereka"


"Btw,tiga bulan lagi ada acara camping lho"


"Oh ya ?,seru tuh kayak nya"


"Lo suka ? Berarti mau ikut dong.!"


"Suka banget,kalau ngak ada halangan sih mau banget ikut"


Terlihat dari jarak kurang lebih seratus meter devano memperhatikan kedua nya,kemudian dia memotret karin dan morgan,seolah kedua nya sedang berpacaran.


Ckrek.


"Jadi dia pacar lo,lihat saja karin tidak ada yang bisa memiliki lo di sekolah ini selain gue" manolog devan tersenyum miring.

__ADS_1


Sementra di ruangan kelas xl ips¹,rio masih terlihat lemas di kursi nya.


"Seperti nya lo harus pulang deh yo,lihat tuh badan lo masih lemes" galih memperhatikan sahabat nya itu.


"Gue kuat kok,lagian udah minum vitamin nanti juga bakalan pulih sendiri".


"Jangan maksain diri lo,asal lo tahu  tetangga gue ada yang meninggal gra gara gak mau dibilangin sama kayak lo" bima menepuk pelan bahu rio.


"Gue kan bukan ttangga lo,jadi konsep nya beda"


"Ko pigi istirahat dulu rii,nanti kalau ada apa apa kami tidak bisa bantu"


"Kenapa ij"tanya rio,galih dan bima juga ikut bertanya.


"Susah angkat nya,belum ada tenanga saya belum makan ini"ucap ijmi.ketiga nya saling menoleh.


Memang benar,setelah bel berbunyi semua sahabat rio tidak ada yang pergi ke kantin.akhir nya morgan menawarkan makanan untuk sahabat nya di bawa kekelas namun nyata nya morgan sedang asyik bercanda dengan karin di taman.


"Gue kan udah bilang,lo lo pada pergi aja ke kantin malah gk mau"ujar rio.demi apa pun ketiga sahabat nya ini merasa kesel.udah di tungguin malah nyalahin.


"Kami gk pergi karna mau ngejaga lo,takut lo pingsan lagi"ujar galih.


"Gue udah mendingan"ujar rio.


"Udah sana,ntar keburu masuk"


"Beneran nih lo gk apa apa?"tanya mereka


"Beneran,gue tendang juga kalian lama lama"


"Emang punya tenanga ?"


"Udah udah yok,gue udah lapar ini"ujar ijmi.


Ketiga nya kemudian pergi dari dalam kelas,di pertangahan jalan menuju kantin bel sekolah berbunyi.


"Ah,sial"umpat ketiga nya.


"Udah buruan yok,ini masih sempat bu mega biasa nya masuk nya lama kok"


Ketiga nya pun pergi ke kantin berlari kecil,karna jika perut kenyang hati pun senang.ketiga nya pun memesan makanan masing masing.


"Mereka pada kemana yo?"tanya morgan ketika tidak melihat temannteman nya di kelas.


"Ke kantin,baru aja mereka pergi.dari tadi di suruh pergi gak mau  ya begini jadi nya"ujar rio.


"Emang lo gak dari kantin"tanya rio.kerna seharus nya mereka bertemu jika morgan masuk kelas


"Ngak,orang gue gak ke kantin kok"

__ADS_1


"Trus"


"Ketaman bareng karin"


__ADS_2