Cerita Cinta Rio Senyaja & Karina

Cerita Cinta Rio Senyaja & Karina
bagian 17


__ADS_3

"Oi,kalau mau menggosip jangan di depan gue"kesel morgan.


"Santai bro,kita cuma bercanda"ujar bima.


"Bercanda gak boleh bawa bawa orang tua kali"ucap ijmi.


"Maaf ya gan," ujar mereka berdua morgan mengangguk.


"Tapi boong,hehe" ujar kedua nya lagi.


"Bank* lo pada" ujar morgan,mereka kembali fokus belajar.


Ting tring tring


Bel berbunyi menandakan waktu istriarat telah tiba,seperti biasa semua para murid keluar dari kelas,ada yang menuju kantin dan ada juga menuju belakang sekolah,masing masing bercanda ria kepada teman teman nya.


"Lo di tungguin bang andra di belakang sekolah" ucap devano menghampiri rio yang tengah menikmati  bakso di kantin.


"Males,gue lagi gak mau ribu ribut"ucap rio kembali menikmati bakso nya.


"Lo tenang aja,bang andra gak nyari keributan.selesai makan lo datang ke belakang"ucap devano,lalu pergi dari hadapan rio.


"Kenapa bang andra nyariin lo ya"tanya teman teman nya


"Mana gue tahu"ucap rio,selesai minum dia bersandar di kursi.


"Alhamdulillah,nikmat sekali" ucap rio meneguk air nya kembali.


"Mau gue kawanin gak"tawar morgan.


"Gak usah lah,lagian gue males ketemu dia"ujar rio.


"Coba kesana aja lah,keknya bang nadra mau berdamai "morgan meneka nerka.


"Hmm,mungkin dan kemungkinan cari gara gara,tapi yaudah lah tunggu nai gue turun dulu"ucap rio,setelah beberapa meningu nasi nya menyerap ke dalam perut mereka oun menghampiri andra di belakang sekolah.


"Itu orang nya bos"ujar salah satu teman andra,terlihat mereka sedang menghidap rokok,andra membuang puntung rokok nya lalu menghampiri rio yang baru datang.


"Ternyata lo datang juga"ucap andra sembari memegang pinggang.


"Mau apa lo nyari gue"tanya rio to the point.


"Gue mau menawarkan kerjasama"

__ADS_1


"Kerjasama maksud nya?"


"Lo masuk ke genk gue,kita berdamai"ucap andra.


"Oke,kita berdamai,tapi untuk masuk ke genk lo gue ngak dulu.karna gue udah punya genk sendiri"tolak rio


"Lo mau aja rio,lumayan ada yang ngelindungi"bisik bima.


"Iya,apalagi lo punya musuh preman preman kemarin"galih mengingatkan.


"Insyaallah gue bisa jaga diri gue sendiri" ucap rio.


"Okeh,gue gak maksa lo kok,lo bisa pergi"ucap andra,dia benar benar ingin berdamai,dan jika mau dia ingin mengajak rio bergabung karna satu misi yang ingin ia selesaikan tapi dia juga tidak memaksa.


"Yok gays kita kekelas sebentar lagi bakalan masuk"ucap rio,sedangkan morgan dia merasa tidak enak hati kepada andra.


"Lo yakin gak mau gabung sama genk mereka?"tanya mirgan saat ini mereka telah berada di jalan menuju kelas.


"Gue gak mau yang begituan,karna jika gue masuk ke genk dia pasti gue bakalan buat kejahatan seperti yang dia lakukan waktu itu"ucap rio.


"Iya juga ya"morgan menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.


Jam berlalu,kini waktu nya pulang sekolah, malam nanti rio akan ke rumah karina untuk memenuhi undangan yang telah di berikan oleh karin minggu semalam.


Dengan mengunakan jas hitam baju kaos putih dan celana jens hitam rio berangkat ke runah karin,wangi parfum yang di gunakan tercium di sepanjang jalan.


"Hay,ternyata lo datang juga,thanks ya"ucap karina menghampiri rio yang baru saja datang.


"Iya,kebetulan gue  lagi off,santai aja kali kalau untuk makan gratis mah gue nomor satu"ucap rio.


"Ini emang udah pada slesai apa baru di mulai "tanya rio ketika melihat para tamu yang tidak begitu banyak.


"Acara nya belum di mulai kok,ini emang cuma segini doang,ya maklum aja gue gaj ngundang banyak orang,karna gue baru pindahan jadi belum terlalu punya tetangga"ucap karina.


"Lo mah mending bisa buat acara samoai segini mewah nya"ucao rio.


"Iya syukur lah,almarhum bokab dan nyokab masih nyisain,lama lama juga bakalan habis juga sih kalau gue boros begini,tapi demi bibi gue yang nemenin gue dari dulu gue bakalan rela buat kerja untuk dia"ujar karin.


"Oh iya,bibi lo yang mana sih?"


"Masih di kamar,dia masih di make over sama nina"


"Oh"

__ADS_1


"Silahkan di nikmati dulu rio,gue mau nyambut tamu undangan,apa lo mau ikut nyambut tamu?"tanya karin.


"Boleh,emang lo gak malu,nanti dikira kita pacaran lagi"ucap rio


"Ya gak apa lah,lagian cocok kok"ucap karin bercanda.


"Heuh"rio terlihat bingung.


"Udah yok kita kedepan,tamu udah pada nambah tu"ajak karin sembari menarik tangan rio pelan.


Karin dan rio pun menyalami tamu undangan,mengucapkan selamat datang kepada tamu yang baru datang.


"Cowo lo rin?"tanya salah satu cewe yang merupakan tetangga karina.


"Em,iya"jawab karin membuat rio ingin protes.


"Gateng ya"ujar cewe itu.


"Iya dong,kalau gak mana mungkin gue pacarin"ucap karin.


"Betul,gue kesana dulu ya"ujar cewe itu


Tamu demi tamu di sambut oleh karin dan rio,satu persatu dari tamu itu selalu menanyakan siapa rio dan jawaban karina tetap sama rio adalah pacar nya.


Tamu yang satu ini adalah morgan dan teman teman nya,dia lama datang karena masih menunggu galih yang selalu minta ijin dulu sama si ndut adik terakhir nya,padahal morgan sudah siap siap dari jam lima sore.


"Ini rumah nya karina?"tanya bima.


"Iya,gue pernah nganterin dia waktu gue dinner "ujar morgan.


"Lumayan bagus juga ya,keknya orang kaya"sahut galih.


"Ck,emang gak ada oembahasan selain kaya dan miskin"mirgan merasa jengah.


"Iya gue mau jadi anak orang kaya kali gan,emang lo hidup bergelimang harta"ujar bima,sedangkan ijmi dia diam seribu bahasa,mereka sedang berjalan menuju rumah karina


"Ngomong ngomong,kok lo kelihatan ganteng banget gan?"tanya bima.


"Setiap hari gue juga ganteng kali"sahut morgan


"Lah pede abis"ujar galih


"Gue emang selalu pede"

__ADS_1


Ketika mereka telah sampai di dalam rumah,morgan terkejut melihat rio yang tengah berdiri beesebelahan,rio juga sama dia sangat terkejut melihat kedatangan morgan


"Rio?"


__ADS_2