Cerita Cinta Rio Senyaja & Karina

Cerita Cinta Rio Senyaja & Karina
bagian 15


__ADS_3

"Nanti kalian bakalan tahu"ucap morgan,dia mamacu motor nua secepat mungkin,tepat di jalan yang sangat sepi morgan memberhentikan mobil nya.


Citt.


"Ayo turun,itu motor mereka ada disana"tunjuk morgan,seperti nya morgan tahu banyak tentang kebiasaan andra.


Mereka keluar dari mobil lalu berlari mengikuti morgan,morgan menuju motor yang terparkir kemudian dia memasuki jalan kecil yang sudah sering di lewati orang.mereka berlari ke dalam jalan sempit itu sejauh seratus meter.setelah berlari sejauh itu morgan berbelok kekiri dan memasuki rumput yang tebal,ketika sahabat nya sempat ragu namun ternyata setelah melewati rumput tebal itu,terlihat sebuah gubuk yang sudah lama tidak terpakai dan lapangan yang sedikit luas,disana cocok untuk pertandingan bola dan pertandingan lain nya seperti pengeroyokan misalnya.


Di ujung rumah kosong terlihat beberapa orang yang sedang berkelahi.rio terlihat masih segar di sana dengan baju yang sudah kotor karna beberapa kali dia di tendang oleh gerombolan para pemotor tadi.


Keempat sahabat rio pun berlari mendekat ke arah nya,disana tidak terlihat batang hidung andra melainkan pria yang berbaju seperti preman dan semua nya sudah erlihat dewasa,jika di bandingkan dengan rio,dialah yang oaling muda disana.


"Kemana bang andra"gumam morgan,mereka semakin dekat


"Oii kalian hentikan,brani nya main kroyokan aja"teriak galih dan bima,sedangkan ijmi dia sungguh ketakutan.semua tampak terkejut,dan menoleh ke arah galih dan bima.


"Siapa kamu?,ganggu aja jangan jadi sok jangoan ya badan masih bau kencur juga"ujar salah satu dari mereka,dan yang lain pun ikut tertawa.


"Kami teman nya dia,kalian udah tua pun brani nya sama anak sekolah,cemen dong"ujar galih,ijmi menyenggol lengan galih.


"Jangan bicara seperti itu galih,nanti kita juga ikut dipukul"bisik ijmi ketakutan.


"Sudahlah,mendingan kalian balik saja mumpung kami masih berbaik hati,urusan kami hanya sama bocah ini"ujar preman yang berbadan paling besar,orang yang berjumlah sepuluh itu tampak tersengal sengal.


"Lo gak apa apa kan rio"tanya bima,sedangkan morgan dia menatap satu persatu wajah para preman.


"Udah di bilang kalian pulang saja sana,gak usah ikut campur.atau kalian brani sama kita? Yakin bisa ngelawan bos kami ini"ujar salah satu dari mereka menunjuk ke arah bos nya.


"Haha,mana brani orang itu sama bos kita,bisa penyok kepala nya dalam hitungan menit"ujar salah satu lagi.


"Emang kalian brani sama handoyo,dia preman yang paling kuat di wilayah ini dan asal kalian tahu dia adalah paman ku"seru morgan datar,seketika mereka hanya terdiam,orang yang bernama handoyo begitu berpengaruh kepada mereka.


"Kalau berani sini,kalian maju satu lawan satu.jangan tahu nya cuma keroyokan aja"ucap morgan.


Terlihat bos yang tadi berbisik keanak buah nya,lalu menoleh ke arah rio


"Urusan kita belum selesai,kali ini lo selamat lagi"ujar preman itu sembari berjalan melewati morgan dan sahabat nya,rio sedikit kaget melihat reaksi para preman itu.mengapa morgan bisa membuat preman itu pergi hanya dengan satu nama.


Morgan terus menatap para preman itu,hingga mereka tidak terlihat lagi,kemudian dia berbalik arah dan menghampiri rio.

__ADS_1


"Lo gak apa apa"tanya morgan mendekat


"Gak papa kok,erimakasih ya,kok lo bisa tahu mereka bawa gue kesini"tanya rio.


"Ini markas nya bang andra,tapi knapa lo bisa berurusan sama preman itu"morgan balik bertanya.


Rio bingung kenapa morgan bisa tahu markas andra,tapi dia lebih memilih tidak bertanya dulu.


"Gue berurusan sama mereka karna dulu gue pernah ganggu mereka pada saat mau gangguin perempuan"


"Gilak,nyali lo besar juga,BTW perempuan itu cantik gak?" Tanya morgan bercanda.


"Perempuan yang gue selamatin itu, karina"


Morgan terkejut mendengar ucapan sahabat nya itu.


"Kok bisa gue gak tahu"tanya moragan


"Kejadian nya udah lama banget,paling gue lupa ngasih tahu ke lo"ujar rio,dia memang benar lupa menceritakan kejadian itu.


"Brngs*ng memang tu preman,awas aja kalau ketemu gue lagi,bakal habis"geram morgan,sembari mengepalkan tangan nya.


"Kok lo bisa tahu,rio di bawa ke tempat yang sepi ini gan?"tanya bima yang penasaran dari tadi


"Kalau seperti itu,berarti preman itu satu geng dong sama bang andra"


"Bisa jadi,tapi bisa juga ngak,karna masalah rio ada dua,satu dengan preman itu dan satu dengan andra.tapi ya sudahlah yang terpenting rio udah selamat"


"Cabut yok"ujar rio,dia berjalan terlebih dahulu menuju jalan besar,keempat sahabat nya menuju,mereka bercanda dan hingga samoai di tempat dimana kendaraan mereka berada.


"Gue duluan ya,takut telat"rio menghidupkan motor nya.


"Yoi,lo hati hati"ujar keempat sahabat nya.


"Sipp,sekali lagi thanks ya udah bantuin gue" rio pun menjalankan motor nya meninggalkan keempat sahabat nya.


***


Tring tring bel sekolah berbunyi pertanda waktu nya masuk kelas,rio hampir saja terlampat,untung saja dia berlari secepat mungkin untuk mengejar pak satpam agar gerbang nya jangan di tutup dulu.

__ADS_1


Sampai di kelas,rio tidak melihat bima di kursi nya.


"Bima kemana gays,kantin ?"tanya rio ketika dia telah dekat dengan sahabat nya.


"Dia ijin sekolah,kambing nya lahiran"


"Ha..?,seriusan kambing lahiran dia gak masuk"rio berhasil dikerjain.


"Gak,dia gak masuk karna lagi ada acara.kata nya sih di luar kota nyokab nya udah ijin juga ke pak amir"jelas morgan.


Jam pelajaran pun di mulai,tidak ada yang bermain main,semua para murid fokus dengan pelajaran yang sedang di jelaskan oleh guru.


Jam istirahat pun kini tiba,semua para murid keluar dan mengarah ke kantin.


"Oi gays,gue ke toilet dulu ya mau absen"ujar rio.


"Hati hati lo,awas kepeleset"ujar sahabat nya.


Pada saat menuju toilet,rio berpapasan dengan karina,rio terlihat tersanjung dengan kecantikan karin hari ini.rambut yang biasa nya tidak di ikat dan wajah yang di oles dengan bedak.


"Lebih cantik dari pada biasa nya"batin rio,dia terlihat melamun.


"Eh,calon suami.mau ketoilet juga"tanya karin ketika sadar diri nya di perhatikan oleh rio,sedangakan rio masih saja dalam pikiran nya.


"Oii,jangan melamun,nnti kesambet"karin menepuk bahu rio.


"Aduh"rio memegang bahu yang di tepuk karin.


"Sorry,gue duluan ya"ucap rio sembari berlari kecil ke arah toilet.


"Aneh banget"gumam karin sembari berjalan ke arah kantin,di pertegahan jalan dia bertemu dengan morgan yang juga ingin ke kentin bersama sahabat nya.


"Karin,mau ke kantin juga ?"tanya morgan,


"eh buaya mulai menacari mangsa ni"bisik para sahabat nya.


"Iya,kalian juga mau ke kantin kan?"


"Iya,yuk bareng aja"ujar morgan,kini mereka telah berada di kantin dan memesan dan duduk di kursi yang meja nya muat enam orang,

__ADS_1


"Rio kmna ya,kok belum dateng juga?"tanya galih.


"Paling lagi mules,kita pesan aja dulu,nanti biar dia tinggal makan"ujar ijmi.galih menghampiri ibuk warung,karena jika berteriak pasti tidak akan kedengaran saat ini warung sangat ramai karena istrirahat pertama.


__ADS_2