Cerita Cinta Rio Senyaja & Karina

Cerita Cinta Rio Senyaja & Karina
bagian 13


__ADS_3

"Mau pulang bareng kan?" Tanya rio dia masih menunggu di depan pintu.


"Eh,serius?"tanya karin,padahal dia hanya bercanda.


"Seriuslah,yuk"rio terus berjalan keparkiran menuju motor nya


"Gak ngerepotin?"tanya karin memastikan


"Ngak lah,udh naik aja"ujar rio


Kali ini rio benar benar tidak memperdulikan perasaan morgan,saat ini dia ingin menghabiskan waktu bersama karin apalagi karin memberikan kesempatan bagi nya.


"Tapi lo gak ada yang marah kan kalau gue gonceng ?"tanya rio,dia takut pacar karin akan marah,secara dia ingat ucapan karin di kantin waktu itu.


"Aman kok"ujar karin


"Emang pacar lo gak cemburu kalau ngelihat lo goncengan sama cowo lain?"


Karin terdiam,dia bahkan belum punya pacar sama sekali.


"Yaudah lah,masalah itu belakangan lo naik aja kalau pacar lo nanti marah lo bilang aja kalau gue tukang ojek"ujar rio.


Karin naik ke tas motor metik rio,hati nya benar benar senang berada di dekat rio,dia sendiri pun bingung mengapa perasaan nya seperti itu.


Di tengah perjalanan,rio melihat lima orang anak SMK yang sedang menjegat seorang siswa yang juga berseragam sama dengan lima orang itu.


"Lo disini dulu ya gue mau lihat orang itu dulu"ucap rio memberhentikan motor nya.


"Emang lo bisa bela diri,nanti bonyok tu muka"ujar karin.


"Udah tenang aja,ntar kalau gue knpa napa lo hidupin lagi tuh bunyi polisi-polisian lo"ucap rio dia masih saja mengingat bagaimana karin menyelamatkan diri nya waktu itu.


"Oke lah,tapi lo hati hati ya"karina mengingatkan,rio mengangguk kemudian mendatangi orang yang sedang memalak.


"Lepasin dia"ucap rio turun dari motor


"Siapa lo?" Bentak salah satu teman yang menjegat lelaki itu berbadan besar


"Lo nggak perlu tau!!! Tapi gue nggak suka ngeliat tingkah kalian yang suka mengganggu orang lain" ujar rio tenang


"Oh,mau sok jagoan lo,mending gak usah ikut campur deh"sahut teman nya yang yang lain.


"Emang gue jago"rio masih saja tenang


Tiba tiba orang yang merupakan ketua dari komplotan pemalak mendekat ke arah rio lalu memegang kerah baju sekolah nya.


"Lo mau apa ha ?,mau jadi pahlawan?"ucap ketua kompotan pemalak.


"Kalau iya lo mau apa?" Ucap rio terlihat menantang,dia menepis tangan yang memegang kerah baju nya.


Tiba tiba salah satu dari mereka berteriak.

__ADS_1


"Woy gays,ada orang itu cabut!!" Seru nya, ketua itu langsung menoleh ke arah orang yang datang,dan benar saja dua orang pengendara melewati jalan itu,kelima orang itu pun bubar.


"Lo lihat aja nanti,jangan merasa lo udah lolos dari gue"ujar andra,dia menatap rio melotot seakan mengancam.anak itu sekolah di SMK 1 yang merupakan ketua basket di sekolah nya.


"Gue tunggu"jawab rio santai,dia berusaha tidak erlihat takut di depan para komplotan itu,sesangsan orang yang di jegat tadi hanya bisa tertunduk dia merasa lega telah lolos dari jegatan andra tapi mungkin di lain hari tidak akan ada yang menyelamatkan nya.


"Lo gak apa apa"tanya rio kepada anak itu.


"Gak apa apa bang,trimakasih ya atas bantuan nya"ucap cowo itu tulus.


"Nama lo siapa" tanya rio.


"Nama gue baim,dari SMK 1,kalau nama lo bang siapa ?"tanya baim.


"Rio senjaya,sekolah di SMA pelita"


"Oh,iya btw sebagai ucapan terkmakasih gue lo mau kan makan siang bareng"tanya baim.


"Tentu,bentar ya gue jemput teman gue dulu"rio menemui karin yang tidak jauh di belakang.


"Kali ini lo hoki,bisa lolos karna ada orang yang lewat"ejek karin yang memperhatikan rio dari jauh.


"Gak usah banyak cakap,ayo naik"ujar rio,karina pun naik dengan wajah yang cemberut,rio memberhentikan motor nya di dekat baim.


"Lo kenapa bisa di di jegat sama mereka?"tanya rio.


"Dia minta duit sama gue tadi waktu di kantin sekolah,karna gue gak mau ngasih jadi nya di jegat di tempat sepi ini"jelas baim.


"Oh,kalau gitu kami duluan ya,traktir makan nya kapan kapan aja"ujar rio sembari menarik gas motor nya.


"Bukan waktu yang tepat,masa gue bawa cewe dia sendirian kan gak enak di pandang,ntar dikira dia jadi nyamuk lagi?"ujar rio sembari memacu motor nya.


"Emang orang tua lo tinggal dimna,gue dengar devano bilang lo jauh dari orang tua"tanya karin.


"Di sumatra"


"Lo tinggal sama siapa di jatarca?"


"Sendiri,tapi ada satu kampung yang satu kost sama gue"jawab rio.


"Mau jadi mandiri cerita nya"


"Iya,gue gak mau nyusahin orang tua"


"Iya,tapi mendingan elo yang masih punya ortu. lah gue udah di tinggal sejak dua tahun yang lalu"


"Trus lo tinggal sama siapa?"


"Sama bibi gue,oh ya malam minggu lo datang ke runah ya bibi gue ultah".


"Gue usahanin ya,soal nya gue kerja"

__ADS_1


"Emang kerjaan lo apaan ?"


"Penyiar radio,kalau ada waktu luang gue biasa nya ngojek"


"Beh,kuat juga lo ya masih sekolah tapi beban hidup lo udah kyak punya anak lima"ujar karin.


"Haha,bisa aja lo"


Tidak terasa akhir nya mereka telah sampai di depan rumah karina.


"Thanks ya,jangan lupa malming datang ke rumah"


"Siap,gue pulang ya" rio kembali menghidupkan motor nya.


"Hati hati" teriak karina.


Hari berikut nya,seperti biasa rio berangkat sekolah jam 6:30,tidak lupa dia mengisi bensin terlebih dahulu karna tidak ingin mendorong di pertengahan jalan.


Di sekolah tampak normal,tidak ada perdebatan di antara morgan dan rio,karena swbwnar nya morgan tidak tahu jika rio pulang bareng bersama karin kemarin.


Jam pelajaran kedua telah selesai,rio dan para sahabat nya pergi ke kantin dan memesan makan karena telah merasa lapar.


Namun seorang siswa sang asing bagi rio menghampiri nya.


Plak, siswa itu memukul meja yang ada di depan rio.


"Apa apaan lo ?,tanya rio sembari berdiri dia mengingat wajah yang menganggu diri nya.


"Lo kan yang kemarin di jalan,kok bisa sekolah disini"rio bingung,kebapa bisa andra masuk ke sekolah nya.


"Emang sekolah ini punya bapak lo,yang mengharuskan gue lapor ke lo dulu baru bisa masuk ke sekolah ini"ujar andra dengan wajah bengis nya.


"Lah,malah nyolot.lo ngapain mukul meja di depan gue lo gak lihat gue lagi duduk disini"rio dengan wajah yang sudah menahan amarah.


"Kenapa bro,morgan menepuk bahu rio ketika dia telah sampai di kantin,kemudian morgan menoleh ke arah andra


"Eh,ada bang andra.mau makan juga"tanya morgan terlihat ramah.


"Ini teman lo ?"alis andra berkerut.


"Iya,kenapa? Ada masalah?"tanya morgan.


"Ada,dia udah sok jagoan dan memganggu gue di jalan semalam"ujar andra


"Mungkin dia gak tahu siapa lo kali bang,yaudah gue minta maaf ya"ucap morgan,seharus nya yang minta maaf bukan dia melainkan rio,tapi sahabat nya merasa jikalau diri nya tidak bersalah.


"Gue maafin,asal dia bertekuk lutut di depan gue sekarang"ujar andra,sedangkan morgan hanya terdiam dia tidak mungkin mempermalukan sahabat nya,tapi dia juga merasa tidak enak terhadap andra karena dulu andra pernah menolong nya dari kejahatan preman.


"Kalau gue gak mau?"rio berucap sembari kembali duduk di kursi nya.andra mencekal kerah baju rio.


"Berani bangt ya lo,semalam lo bisa lolos,hari ini jangan harap"wajah andra merah padam menahan geram.

__ADS_1


"Gak takut gue"ucap rio santai,entah keberanian dari mana dia dapatkan.sedangkan morgan anak orang kaya yang di segani banyak orang saja terlihat ramah terhadap andra.


"An**ng lo"


__ADS_2