Cerita Pendek Sebelum Tidur (Horror)

Cerita Pendek Sebelum Tidur (Horror)
Telepon Ajaib


__ADS_3

Di sebuah desa terpencil yang dikelilingi oleh hutan lebat, terdapat sebuah telepon umum yang ditinggalkan oleh zaman. Orang-orang di desa itu mengenalnya sebagai "Telepon Ajaib". Menurut cerita yang beredar, telepon itu dikatakan dibangun oleh seorang dukun jahat pada zaman dahulu. Telepon itu memiliki kekuatan gaib yang bisa membuat si penelpon tiba-tiba menghilang tanpa jejak.


Tak seorang pun di desa yang berani memakai telepon itu, karena tak ada yang berani menggantungkan nyawa mereka pada sebuah alat yang menyeramkan. Telepon Ajaib itu berdiri sendirian di tengah lapangan desa, dibalut oleh jaring laba-laba yang rapat dan terlihat seperti sedang tertidur dalam hampa yang menyeramkan.


Namun, suatu malam yang gelap dan pekat, seorang pemuda bernama Rizal datang ke desa tersebut. Dia adalah seorang penulis muda yang sedang mencari inspirasi untuk karyanya yang terbaru. Rizal tertarik dengan legenda Telepon Ajaib dan memutuskan untuk menjelajahi desa itu untuk menemukan lebih banyak cerita.


Dengan hati yang berdebar, Rizal mencoba untuk mendekati Telepon Ajaib. Suara langkah-langkahnya memecah keheningan malam, dan serangga-serangga malam bertengger di dedaunan, mengawasi tindakannya dengan seksama. Ketika Rizal sampai di depan telepon itu, sebuah angin dingin menyergapnya dan rambutnya meremang. Dia mencapai gagang telepon dengan gemetar dan mulai memasukkan koin ke dalam celah uang logam.

__ADS_1


Tiba-tiba, telepon itu menyala dengan cahaya kebiruan yang suram. Suara bergemuruh dari dalam telepon memenuhi malam gelap itu. Sebuah suara wanita yang terdengar gelap dan berbisik keluar dari telepon itu, "Jika kau berani, bicaralah padaku. Aku akan mengabulkan keinginanmu, tetapi hati-hatilah karena bayarannya adalah nyawa."


Rizal terkejut, tapi rasa ingin tahu mengalahkan rasa takutnya. Dengan ragu, dia menempelkan telinganya ke telepon dan mengucapkan keinginannya yang paling dalam hati. Tak lama kemudian, telepon itu menjadi sunyi kembali. Rizal menarik napas lega, yakin bahwa semua itu hanyalah mitos belaka.


Sejak panggilan itu, Rizal mulai merasakan perubahan dalam kehidupannya. Mimpinya menjadi lebih mengganggu, dengan bayangan-bayangan yang menyeramkan menghantuinya di malam hari. Dia merasa seperti ada yang mengikutinya di setiap langkahnya, menyelinap dalam bayangan dan memasuki tidurnya, merasuki dunia mimpi. Rizal mencoba mencari jawaban dari seorang dukun setempat dan menceritakan pengalamannya dengan Telepon Ajaib.


Perjalanan Rizal membawanya ke hutan yang belum pernah ia telusuri sebelumnya. Setelah berjalan jauh, dia menemukan sebuah gua yang dipenuhi kegelapan tebal. Tanpa ragu, Rizal masuk ke dalam gua tersebut dan dengan hati-hati mencari telepon yang disembunyikan oleh dukun.

__ADS_1


Namun, saat Rizal berhasil menemukannya, sebuah suara jahat mengisi ruangan. Cahaya biru menyala mengitari Rizal, menghujam ke dalam jiwanya. Dia melihat roh jahat yang menyeramkan dengan mata merah menyala, tersenyum menakutkan. "Kau telah jatuh ke dalam perangkapku," roh itu berkata dengan suara serak.


Rizal memandang roh itu dengan bertekad dan berkata, "Aku tak akan takut padamu! Aku akan menghancurkan kutukan ini untuk selamanya!" Dengan itu, dia mengambil telepon tersebut dan memutuskan sambungan. Suara ledakan besar terdengar, dan Rizal merasa dirinya terlempar ke luar gua.


Setelah itu, Telepon Ajaib di desa itu hilang begitu saja, meninggalkan kehidupan yang normal kembali ke penduduk desa. Rizal menjadi legenda hidup di desa tersebut dan kembali ke hobinya sebagai penulis dengan cerita-cerita seram yang diilhami oleh pengalamannya yang menyeramkan.


Telepon Ajaib tetap menjadi misteri, namun legenda itu tetap berkembang di generasi berikutnya. Hanya sedikit orang yang tahu mengenai pengalaman yang menakutkan Rizal dan keberanian yang ia tunjukkan. Hingga saat ini, tak ada yang berani mendekati telepon umum di desa itu, takut akan nasib yang sama dengan siapa pun yang mengganggu keheningan mistik yang melindungi Telepon Ajaib.

__ADS_1


__ADS_2