Cerita Pendek Sebelum Tidur (Horror)

Cerita Pendek Sebelum Tidur (Horror)
Nafas Nina - Bagian 8


__ADS_3

Saat Nina menyelidiki isi arsip-arsip tua yang tersembunyi di dalam ruangan tersebut, dia merasa terhipnotis oleh berbagai catatan yang menggambarkan berbagai macam ritual, mantra, dan upacara mistis yang pernah dilakukan di gedung tua ini. Tinta kuno yang digunakan untuk mencatat semua itu terasa seperti sebuah jendela ke masa lalu yang penuh dengan keajaiban dan bahaya.


Bisikan-bisikan lemah terus mengisi ruangan ini, seolah-olah arwah-arwah yang lama terkubur mencoba berkomunikasi dengan Nina. Dia merasa bahwa ini adalah saat yang penting untuk mengungkap rahasia yang selama ini tersembunyi, dan dia tidak ingin mengecewakan makhluk-makhluk gaib yang telah berada di sisinya.


Namun, suara-suara aneh yang dia dengar semakin nyaring. Mereka tidak terdengar seperti suara manusia, melainkan lebih seperti desiran angin, gemuruh gelombang laut, dan bisikan-bisikan aneh yang tidak bisa diidentifikasi. Nina merasa takut, tetapi dia tahu dia harus tetap berani dan fokus pada penelitiannya.


Ketika dia membalikkan halaman-halaman kuno, dia menemukan catatan tentang sebuah upacara kuno yang sangat kuat, yang dikatakan memiliki kekuatan untuk mengubah takdir seseorang. Ini adalah sesuatu yang sangat berharga bagi Nina karena dia berusaha mencari jawaban tentang masa lalunya yang kelam.


Namun, saat dia membaca lebih lanjut tentang upacara ini, dia menyadari bahwa untuk mengaktifkannya, dia perlu melibatkan sebuah artefak kuno yang sangat langka dan sulit ditemukan. Artefak ini adalah batu permata kuno yang dipercayai memiliki kekuatan magis yang luar biasa.


Nina merasa tertantang oleh kemungkinan menemukan batu permata tersebut, bahkan jika itu berarti menghadapi bahaya yang lebih besar. Dia percaya bahwa upacara ini mungkin memiliki kunci untuk mengungkap misteri masa lalunya yang begitu dirahasiakannya.


Tetapi saat dia melanjutkan pencariannya, suara-suara aneh di sekitarnya menjadi semakin kuat dan mengganggu. Mereka mulai menimbulkan ketidaknyamanan dan kebingungan dalam pikiran Nina. Dia merasa seolah-olah dia terperangkap di antara dua dunia, dunia yang nyata dan dunia gaib yang terus memburu dirinya.


Tiba-tiba, semua buku dan catatan di dalam ruangan itu mulai bergetar. Rak-rak yang berisi arsip-arsip tua tiba-tiba jatuh ke lantai dengan keras, menciptakan kekacauan yang menakutkan. Nina merasa bahwa sesuatu yang sangat kuat sedang mencoba berkomunikasi dengannya, tetapi dia tidak yakin apa yang harus dia lakukan.


Dalam kebingungannya, dia merasakan perubahan di dalam dirinya. Tubuhnya mulai terasa berat, dan dia merasa seperti dia sedang ditarik ke arah yang tidak diketahuinya. Dia mencoba untuk melawan perasaan itu, tetapi kekuatan yang tidak terlihat semakin kuat.


Saat dia melihat sekelilingnya, dia menyadari bahwa dia tidak lagi berada di dalam ruangan arsip. Dia berada di dalam suatu dimensi yang gelap dan misterius, di mana bentuk-bentuk abstrak dan entitas-entitas gaib mengambang di sekitarnya. Dia merasa seperti dia telah masuk ke dalam alam gaib yang penuh dengan energi gelap dan tidak dikenal.


Nina merasa terkejut dan ketakutan oleh perubahan yang tiba-tiba ini. Dia mencoba berbicara dengan suara keras, mencoba memanggil entitas-entitas tersebut, tetapi tidak ada yang merespons. Mereka hanya mengambang di sekitarnya, seolah-olah mereka menunggu sesuatu.


Saat dia berjalan melalui dimensi yang misterius ini, dia mulai merasa seperti dia sedang menjalani perjalanan kembali ke masa lalunya yang kelam. Dia melihat gambar-gambar dan kenangan-kenangan yang lama terkubur muncul di depan matanya, mengingatkannya pada trauma yang pernah dia alami.


Nina merasa terjebak dalam aliran waktu yang aneh, dan dia menyadari bahwa ini adalah pengalaman yang begitu nyata dan mendalam. Masa lalu yang menyakitkan terungkap di depan matanya seperti bayangan-bayangan yang bergerak lambat. Dia merasa seakan-akan dia telah kembali ke momen-momen yang telah lama terkubur dalam ingatannya.

__ADS_1


Kenangan itu adalah tentang malam yang mengerikan, di mana dia telah mengalami trauma yang mendalam. Itu adalah malam yang selama ini dia coba lupakan, tetapi sekarang terasa begitu hidup di dalam dimensi yang aneh ini.


Nina teringat bagaimana dia berusaha untuk melarikan diri dari kengerian itu, bagaimana dia merasa terpojok dan tak berdaya. Itu adalah malam ketika dia kehilangan sesuatu yang sangat berharga baginya, sesuatu yang telah membekas dalam pikirannya sejak saat itu.


Saat dia terus melangkah melalui aliran waktu ini, dia merasa seperti dia adalah seorang penonton dalam hidupnya sendiri. Dia melihat dirinya sendiri di masa lalu, muda dan tak berdaya, berjuang untuk keluar dari situasi yang mengerikan.


Entitas-entitas gaib yang mengambang di sekitarnya tampaknya menunjukkan kepada Nina bahwa mereka adalah saksi dari semua yang dia alami. Mereka tidak berbicara, tetapi dia merasa bahwa mereka mengerti rasa sakit dan trauma yang dia alami.


Nina tahu bahwa dia harus melanjutkan perjalanan ini, meskipun itu adalah pengalaman yang sangat sulit. Dia harus menghadapi masa lalunya, mengungkapkan rahasia yang selama ini dia sembunyikan, dan mencari jawaban yang telah lama dia cari.


Dalam perjalanan ini, dia merasakan bahwa dia memiliki kalung misterius yang masih menggantung di lehernya. Kalung ini mungkin adalah kunci untuk mengatasi aliran waktu ini dan mengungkap kebenaran yang begitu dia inginkan.


Saat dia terus melangkah ke masa lalu yang menyakitkan, dia mencoba untuk memahami apa yang sebenarnya dia cari. Apakah itu jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah menghantuinya sejak dulu? Apakah itu keadilan untuk pengalaman yang telah membuatnya menderita begitu lama?


Entitas-entitas gaib yang mengawasinya terus membimbingnya melalui aliran waktu ini, seolah-olah mereka adalah pemandu roh yang tidak terlihat. Mereka mengarahkannya ke momen-momen kunci dalam hidupnya, momen-momen yang telah membentuknya menjadi orang yang dia adalah saat ini.


Saat dia akhirnya mencapai momen itu, dia melihat dirinya sendiri di masa lalu. Dia melihat dirinya sendiri berjuang, merasa terjebak dalam kengerian yang tak terbayangkan. Itu adalah momen ketika dia kehilangan sesuatu yang sangat berharga baginya.


Tetapi dia juga melihat hal lain dalam momen tersebut. Dia melihat bahwa dia bukanlah satu-satunya yang mengalami penderitaan, ada juga entitas gaib yang hadir di sekitarnya. Mereka adalah saksi bisu dari semua yang dia alami, dan mereka adalah bagian dari cerita ini.


Nina akhirnya berbicara dengan suara yang gemetar, "Apa yang kamu ingin dari saya? Apa yang ingin kamu katakan padaku?"


Entitas gaib itu tidak menjawab dengan kata-kata, tetapi mereka mengirimkan gambaran-gambar yang membanjiri pikiran Nina. Mereka ingin dia mengingat dan mengungkapkan kebenaran yang telah dia sembunyikan begitu lama.


Saat Nina tenggelam dalam banjir kenangan dan emosi yang kuat, dia merasa seolah-olah dia telah memasuki lapisan-lapisan kedalaman dirinya yang paling dalam. Penderitaan yang telah dia alami, bersama dengan semua rahasia dan pertanyaan yang selama ini dia sembunyikan, tiba-tiba terbuka dengan jelas di depan matanya.

__ADS_1


Momen-momen itu adalah fragmen-fragmen waktu yang telah lama dia kubur dalam ingatannya. Momen ketika dia kehilangan orang yang sangat dicintainya dalam keadaan yang tragis. Momen ketika dia merasa sendirian dan tak berdaya, tidak tahu ke mana harus pergi atau apa yang harus dilakukan.


Namun, dalam momen-momen itu, dia juga melihat bahwa ada kehadiran yang tidak terlihat, entitas gaib yang telah menyaksikan semua yang telah dia alami. Mereka adalah saksi bisu dari penderitaan dan kehilangan yang dia rasakan. Mereka adalah bagian dari cerita ini, bagian dari kisah hidupnya yang penuh dengan misteri.


Nina merasa seolah-olah dia telah mengikuti sebuah aliran waktu yang membawanya kembali ke momen-momen itu dengan penuh emosi. Dia merasakan kembali semua yang telah dia alami, seolah-olah dia sedang hidup kembali dalam kenangan-kenangan itu.


Tetapi kemudian, dia menyadari bahwa ini bukan sekadar kenangan. Ini adalah kesempatan baginya untuk mengungkapkan rasa sakit dan pertanyaan yang telah dia sembunyikan begitu lama. Ini adalah saat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah menghantuinya sejak dulu.


Nina memutuskan untuk berbicara, tidak hanya kepada dirinya sendiri di masa lalu, tetapi juga kepada entitas gaib yang menyaksikan semuanya. Dia ingin menjelaskan perasaannya, ingin mengungkapkan semua yang telah dia alami.


"Kenapa kamu ada di sini? Kenapa kamu saksi semua ini?" tanya Nina dengan suara yang penuh emosi.


Entitas gaib tidak menjawab dengan kata-kata, tetapi mereka mengirimkan rasa pengertian dan simpati yang dalam. Mereka tampaknya mengerti bahwa Nina telah mengalami penderitaan yang besar, dan mereka ingin membantunya untuk melalui semua ini.


Nina melanjutkan berbicara, mengungkapkan perasaannya yang terdalam. Dia berbicara tentang rasa sakit, kehilangan, dan kesedihan yang telah dia alami. Dia juga berbicara tentang rahasia-rahasia yang telah dia sembunyikan selama ini.


Entitas gaib terus mendengarkan dengan penuh perhatian, seolah-olah mereka adalah teman yang setia yang selalu ada untuk mendengarkan. Mereka tampaknya tidak hanya saksi dari masa lalu Nina, tetapi juga teman yang ingin membantunya mengatasi semua ini.


Saat Nina melanjutkan berbicara, dia merasa semakin lega. Rasanya seperti sebuah beban yang begitu berat telah diangkat dari pundaknya. Dia merasa bahwa dia tidak lagi sendirian dalam pengalaman-pengalaman yang menyakitkan ini, bahwa ada yang selalu bersamanya.


Entitas gaib yang mengawasinya memberikan dukungan yang tak terlihat, dan Nina merasa semakin kuat dalam menghadapi kenangan-kenangan yang begitu sulit. Dia merasa bahwa dia telah menemukan jawaban yang telah lama dia cari, meskipun itu tidak selalu mudah untuk menerimanya.


Saat dia berbicara, dia juga mulai mendengar suara-suara aneh yang mengelilinginya. Mereka adalah suara-suara yang pernah dia dengar sebelumnya, tetapi sekarang mereka memiliki makna yang berbeda. Mereka adalah suara-suara yang mengisi ruangan-ruangan di gedung tua ini, suara-suara yang telah mengganggu dan menakutinya sebelumnya.


Namun, sekarang, suara-suara itu tampaknya memiliki pesan yang berbeda. Mereka bukan lagi suara yang mengancam, melainkan suara-suara yang ingin berbicara. Mereka adalah suara-suara yang mengungkapkan keinginan untuk berdamai dan untuk memahami.

__ADS_1


Nina mencoba mendengarkan dengan seksama, mencoba mengerti apa yang ingin disampaikan oleh suara-suara tersebut. Dia merasa bahwa ini adalah bagian penting dari perjalannya, bagian dari upaya untuk mengungkap semua rahasia yang telah lama terkunci dalam gedung tua ini.


BERSAMBUNG...!!!


__ADS_2