Cerita Pendek Sebelum Tidur (Horror)

Cerita Pendek Sebelum Tidur (Horror)
Ahmad Si Tukang Mandi Mayat


__ADS_3

Seorang tukang mandi mayat bernama Ahmad telah lama mengabdi di sebuah rumah sakit tua yang terkenal dengan kasus-kasus kematian misterius. Ahmad bekerja dengan penuh dedikasi, membersihkan dan merawat jenazah-jenazah yang tiba di tempatnya dengan hati-hati. Suasana rumah sakit yang sunyi dan gelap selalu membuatnya merinding, tetapi pekerjaannya mengharuskannya untuk tetap tenang.


Suatu malam, ketika ia sedang bekerja sendirian, Ahmad mendengar suara langkah kaki yang samar-samar dari koridor yang gelap. Namun, saat ia memeriksa koridor, tak ada siapa-siapa. Ia mengabaikannya sebagai imajinasinya yang bermain trik.


Malam berikutnya, Ahmad merasa ada yang mengamatinya dari bayangan di sudut ruangan. Bayangan itu tidak berbentuk jelas, tetapi mata tak berwujud itu membuatnya merasa sangat tak nyaman. Namun, ketika ia menyalakan lampu, bayangan itu menghilang.


Kejadian-kejadian aneh semacam itu terus berlanjut. Ahmad sering mendengar suara-suara aneh di dinding dan langit-langit, seperti bisikan-bisikan yang tidak dapat dimengerti. Ia merasa seperti ada sesuatu yang mengikutinya setiap saat, tetapi tak dapat dilihat dengan jelas.


Pada suatu malam yang gelap gulita, Ahmad tengah membersihkan sebuah jenazah yang baru tiba. Ketika ia membuka kain penutup jenazah, ia terkejut melihat wajah mayat yang sama persis dengan bayangan yang telah ia lihat di malam sebelumnya. Mayat itu tersenyum dengan mata kosong.


Ketakutan, Ahmad mencoba lari, tetapi pintu ruangan itu terkunci. Suara-suara misterius semakin keras, dan bayangan yang mengerikan itu mendekat. Ahmad merasa tak ada jalan keluar.


Ahmad panik, terperangkap dalam ruangan misterius bersama mayat yang menyeramkan dan bayangan yang semakin dekat. Ia berusaha mencari cara untuk membuka pintu, tetapi semua usahanya sia-sia. Suara-suara aneh semakin menggila, mengisi ruangan dengan ketegangan yang mencekam.


Dalam keputusasaan, Ahmad merenung dan mengingat cerita lama tentang rumah sakit itu. Katanya, rumah sakit itu dulunya adalah tempat penyelundupan organ manusia. Orang-orang jahat telah melakukan eksperimen gelap di dalamnya, dan mayat-mayat yang pernah diolah di sana dianggap hilang selamanya.

__ADS_1


Ketika Ahmad melihat kembali ke arah mayat yang menyeramkan, ia menyadari sesuatu yang mengejutkan. Mayat itu memiliki luka jahitan yang aneh di tubuhnya. Ia mulai memeriksa lebih dekat dan menemukan bahwa luka itu tersembunyi di bawah kain penutup. Ahmad membuka luka jahitan itu dan menemukan sesuatu yang mengerikan: organ-organ tubuh yang telah diambil dari mayat-mayat lain.


Ahmad menyadari bahwa mayat ini adalah salah satu korban eksperimen yang pernah dilakukan di rumah sakit ini. Mayat itu terbangun kembali dengan hasrat untuk balas dendam. Dengan cepat, Ahmad menggali dalam luka jahitan dan mengeluarkan organ-organ yang dicuri.


Mendadak, suara-suara misterius mereda, dan bayangan yang menakutkan itu menghilang. Pintu ruangan terbuka dengan sendirinya, membebaskan Ahmad. Ia tahu bahwa ia harus mengakhiri kutukan yang telah mengikat mayat-mayat ini.


Sementara waktu berlalu, Ahmad bekerja keras untuk mengembalikan organ-organ yang dicuri ke tempat semula. Ia berharap dengan tindakannya ini, ia dapat mengakhiri malapetaka yang telah menghantui rumah sakit itu selama bertahun-tahun.


Ahmad melanjutkan pencariannya untuk mengembalikan organ-organ yang dicuri ke tempat semula, namun semakin dalam ia menjelajahi rumah sakit yang misterius ini, semakin jelas bahwa ada kekuatan gelap yang tak terlihat yang mencoba menghalanginya.


Di dalam ruang bawah tanah yang gelap, ia menemukan peti mayat yang berisi organ-organ yang seharusnya milik mayat-mayat yang telah lama dihormati. Namun, ketika Ahmad mencoba mengambil organ-organ itu, peti mayat tersebut tiba-tiba terkunci dengan sendirinya dan ruang bawah tanah mulai mengguncang.


Bayangan mengerikan yang telah menghantui Ahmad sebelumnya muncul kembali, kali ini lebih kuat dan lebih mengerikan. Mereka terlihat seperti mayat-mayat yang telah kembali dari kematian, siap untuk menghukum mereka yang telah menyakiti mereka.


Dalam kepanikan, Ahmad mencoba berteriak memanggil bantuan, tetapi suaranya hilang ditelan oleh kegelapan. Ia merasa bahwa ia sendirian dalam pertarungan melawan kekuatan gelap ini.

__ADS_1


Tapi kemudian, ia mengingat apa yang ia lakukan sebelumnya - mengembalikan organ-organ ke tempat semula. Dengan tekad yang kuat, Ahmad mencoba menjelaskan niat baiknya dan mengapa ia melakukan ini. Ia berbicara kepada bayangan-bayangan mengerikan itu, mencoba merayu mereka agar memaafkannya.


Beberapa saat kemudian, kekuatan gelap itu mulai mereda. Peti mayat yang terkunci terbuka dengan sendirinya, dan organ-organ yang dicuri kembali ke tempat semula. Ahmad merasa lega, namun ia tahu bahwa tugasnya belum selesai. Rumah sakit ini masih berada di bawah kutukan, dan ia harus menemukan cara untuk mengusir kegelapan ini selamanya.


Ahmad, yang tetap mempertahankan tekadnya, melanjutkan perjalanan tragisnya untuk mengakhiri kutukan yang menghantui rumah sakit tersebut. Ia mulai meneliti sejarah rumah sakit dan mengetahui bahwa satu-satunya cara untuk mengusir kegelapan ini adalah dengan mengungkap kebenaran yang telah lama tersembunyi.


Namun, semakin dalam ia menggali, semakin mengejutkan kebenaran yang ia temukan. Rumah sakit itu adalah tempat eksperimen mengerikan yang melibatkan pasien-pasien yang tidak bersalah. Organ-organ mereka dicuri dan digunakan dalam penelitian rahasia yang tidak bermoral. Para peneliti yang terlibat dalam kekejaman ini telah meninggalkan rumah sakit itu dan pergi tanpa jejak.


Saat Ahmad mencoba mengungkap kebenaran ini kepada publik, ia mendapat banyak ancaman dan tekanan dari pihak-pihak yang tidak ingin kebenaran terungkap. Namun, ia tidak bisa mundur sekarang. Ia memutuskan untuk menghubungi wartawan investigatif untuk membantu mengungkap skandal ini.


Ketika berita mengenai kejahatan ini mulai menyebar, orang-orang di kota tersebut terkejut dan marah. Mereka menuntut keadilan dan penuntutan terhadap mereka yang terlibat dalam eksperimen tersebut. Namun, dalam keputusan tragis, para pelaku eksperimen mengerikan ini tetap terlindungi oleh kekuatan yang kuat dalam pemerintahan.


Ahmad, yang telah mengungkap kebenaran, menjadi target pembalasan. Ia diintimidasi dan diancam agar diam, tetapi ia tidak akan menyerah. Ia menganggap ini sebagai tugasnya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang telah menjadi korban.


Akhirnya, pada suatu malam yang gelap, Ahmad diculik oleh orang-orang tak dikenal dan hilang tanpa jejak. Keluarganya mencari-cari tetapi tidak pernah menemukannya. Semua upaya untuk membawa para pelaku keadilan juga gagal.

__ADS_1


Perjuangan Ahmad berakhir dengan kesedihan dan ketidakadilan, dengan kebenaran yang terungkap tetapi para pelaku kejahatan tetap tidak tersentuh. Ahmad, yang telah berjuang untuk kebenaran, lenyap tanpa jejak, menjadi salah satu korban tragis dari kekuatan gelap yang telah menghantui rumah sakit itu selama bertahun-tahun.


__ADS_2