
"Gimana rasanya seluruh saham itu jadi milik gue?." ucap Sanjaya berbicara dengan Angga di suatu tempat.
"Pasti ini semua perbuatan lu, ngaku lu anj." Angga yang tidak sabar menahan emosi langsung menarik kerah baju Sanjaya.
"wes... santay, lepasin!!!." saut kesal Sanjaya yang sedang ditarik.
"Cerita yang sejujurnya pasti lu kan yang ngerencanain ini semua." Angga yang masih tidak melepaskannya.
"Udah pah jangan." tetapi mama Jiva atau disebut Harumi dia menarik Angga supaya tidak terjadi keributan yang besar dan Angga pun berhenti dia takut kemarahannya terkena istrinya.
"Iya... kalau gue yang ngelakuin kenapa, mau marah, mau nuntut, bukti lu apa buat nerangin kesalahan gue." saut jujur Sanjaya karena sudah sangat kesal.
"Emang dia bener-bener sudah keterlaluan." satu pukulan ke mukanya lalu menarik kerahnya kembali.
"Ada apa ini, maaf om kenapa tarik-tarik ayah saya, tolong lepaskan." seseorang lelaki yang menghampiri ayahnya yaitu Syarif karena ayah sedang terancam, lalu Angga pun melepaskannya.
"Kenapa yah, apa yang terjadi." Syarif yang bertanya kepada ayahnya.
__ADS_1
"Gapapa kok, kok kamu disini."
"Aku sedang mencari ayah untuk pulang."
"Udah ayok pulang saja." Harumi yang menarik Angga untuk pergi dari tempat itu.
"Semua akan terungkap lihat saja." Angga yang berbicara pelan ditelinga Sanjaya sambil pergi meninggalkan mereka berdua.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keesokan harinya Angga dan Harumi pun pulang ke Jakarta, mereka berdua sangat lelah karena Angga sekarang jatuh miskin karena semua warisan dari keluarganya di ambil alih dengan orang asing. Tetapi dia masih ada tempat usaha di Jakarta yaitu warung bakso, dia benar-benar sangat jatuh miskin mereka harus memulainya dari nol untuk membangun keluarga mereka kembali untung saja rumah yang dia tempati dan seluruh aset yang ada di rumah tidak diambil juga dengan Sanjaya.
Sanjaya merupakan sahabat dekat Angga dari SMK dan bersama Dion. Mereka bertiga merupakan cowok yang terkenal disekolah itu, disuatu hari ada anak baru yang mendatangi kelas mereka bertiga yaitu Harumi. Sanjaya dan Angga tepukau dengan kecantikannya, lalu Sanjaya yang berusaha keras untuk mendapatkan Harumi tetapi Harumi tidak ingin bersama Sanjaya, dia hanya mencintai seseorang yaitu Angga, karena dia merupakan tipe yang dia inginkan, Harumi yang sangat mencintai Angga dia merelakan agamanya untuk memasuki agama Islam dan menikah bersama Angga dan mempunyai anak tiga tetapi.
"Ayah gimana apa masih sakit." tanya Syarif ke ayahnya yang sedang mengkompreskan wajah yang dipukul Angga.
"Gapapa kok, anakku kamu harus membalaskan dendam ayah ke keluarga Angga, karena semua kebahagiaan ayah diambil sama Angga." Sanjaya yang sedang memprovokasi Syarif untuk membenci keluarga Angga.
__ADS_1
"Tenang saja yah aku akan selalu membantu ayah." saut Syarif.
...----------------...
"Apa pah, papa bangkrut?." saut kakaknya Jiva.
"Iya.., ini semua karena Sanjaya, dia bermain licik, dia menukarkan proposal papa sama proposal yang kosong."
"Ga bisa didiemin laporkan saja ke polisi."
"Ga bisa semudah itu jeszki, kita ga punya bukti yang kuat buat ngelaporin dia ke kantor polisi, malah nanti kita yang terkena sendiri karena kita mencemari nama baik seseorang."
"Terus jadi ini kita gimana pah kita ga bisa biarin dia gitu aja."
"Gapapa nanti semua akan terbongkar terus sekarang papa akan mencoba dari nol buat membangun bisnis yang baru."
"Yaudah." jawab Jeszki yang sudah pasrah dengan keadaan tersebut.
__ADS_1
Percakapan anak dan ayahnya dikamar, Jiva yang tidak mengetahui karena dia sedang berada di kamar.