
Terima kasih masih setia membaca kisah Nadira dan Akira 😙😙
.
.
Jangan lupa dukung author biar semangat menulisnya kasih like,, ⚘ atau ☕ dan vote juga boleh 😋😊😊
.
.
☄☄☄☄
Kali ini dira sedang ada di statiun radio dia sedang mengajukan cuti pada atasannya karna butiknya sedang kebanjiran orderan yang membuatnya jadi lebih sibuk,, jadi dengan berat hati ia harus cuti selama 5 bulan dari dunia penyiaran. Walau berat hati atasannya pun mengizinkannya.
"Wow tumben seorang Dira jam segini udah dimari?" Tanya kharisma melihat dira yang sedang duduk dibangku kerjanya.
"Tumben yaa,, sengaja gue kesini supaya lu ga kangen sama gue" ujar dira
"Ciih,, kangen gak mungkin laah gue kangen sama anak bawel kaya lu" balas Kharisma
"Yakiiin,, liat aja lu bakal kesepian 5 bulan kedepan gak ada lagi suara cetar gue disini dan mengudara" ucap dira
"Seriuus nie,, emang lu mau kemana dir?" Tanya Kharisma yang mimik mukanya menjadi serius
"Gue mau cuti siaran,, butik gue lagi sibuk sibuknya ini bayak orderan" jelas dira
"Yaah,, sepi dong gue"
"Kan belum apa apa lu udah sedih,, segitu kuatnya yaa pesona seorang diraa" ucap dira sombong
"Dasar luh" desis kharisma. "Udah ah gue mau mulai siaran nie,, 5 menit lagi" ujar kharisma yang sedang siap siap dengan laptopnya memilah milah surat mana yang akan dibacakan sore ini.
"Surat siapa yang lu baca sekarang?" Tanya dira kepo
"Kepo lu ga ilang ilang" cibir kharisma
"Yaudah kalau ga mau bilang,, ntr gue juga denger pas lu siaran,, weee" ucap dira meledek
"Yaudah gue masuk ruang siaran dulu" kata kharisma beranjak pergi ke studio.
"Hai para pendengar setia Kata Hati,, Kharisma masih setia bersama kalian untuk menemani sore hari kalian membaca surat dari kalian,, kita mendapat surat lagi dari Akayashi,, wah ada cerita apa lagi ini dari dia" ucap kharisma.
Dira yang tadinya akan beranjak pulang tiba tiba saja ia urungkan,, mendengar nama Akayashi yang diucapkan oleh rekannya yang sedang mengudara itu,, jiwa kepo nya meronta ronta dengan apa yang akan diceritakan pria itu,, Dira pun kembali duduk manis di tempatnya sambil memutar radio kecil yang setia dimejanya.
"Terima kasih sudah mau membaca surat saya kembali,, kali ini saya mau bercerita tentang gadis periang yang waktu itu saya pernah ceritakan dimana gadis itu sahabat rekan kerja kami,, saya kini telah memiliki nomer ponselnya,, dan kemarin saya mengajaknya makan malam,, karna saya kemarin membatalkan janji untuk makan siang bersama,, syukurnya dia mau menerima ajakan makan saya,, dia menemani saya berbelanja bahan makanan karna rencananya saya akan memasak untuk nya,, awalnya dia menyangsikan kemampuan masak saya,, namun akhirnya dia mengakui saya pintar memasak,, jadi saya mau mengucapkan terima kasih padanya karna telah bersedia makan malam dengan ku,, tolong putarkan lagu untuk gadis periang itu,, karna saya yakin dia sedang mendengarkan siaran ini"
"Waah rupanya Anda menaruh hati pada gadis periang ini,, baiklah saya akan putarkan lagu cantik dari kahitna saya rasa cocok untuk gadia periang anda Akayashi" ucap Kharisma sebelum lagu berkumandang
Cantik
Ingin rasa hati berbisik
__ADS_1
Untuk melepas keresahan
Dirimu
O cantik
Bukan kuingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Cantik
Bukan kuingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Ingin ku berjalan menyusuri cinta
Cinta yang abadi untukmu selamanya
Hei heya ya ya heya ya ya heya
__ADS_1
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Hei heya ya ya heya ya
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Sementara Dira yang mendengarkan surat dari Akira tiba tiba saja hatinya menghangat,, dan tak lama dering ponsel milik dira pun berbunyi
☎👦 "hallo dira chan,, apa kamu mendengarkan radio barusan"
☎👩 "😀😀 tentu aku sedang mendengarkannya,, apa surat dan lagu itu untukku"
☎👦 "yaa tentu dira chan,, apa kau suka?"
☎👩"yaa aku suka akira,, apa hari ini kamu sibuk?"
☎👦"ooh tidak aku sedang tidak sibuk dira chan"
☎👩"kalau begitu maukah kamu jalan jalan dengan ku dan kamu janji akan bercerita?"
☎👦 "bercerita?? Cerita apa Dira chan?"
☎👩 "yasudah mungkin kau melupakannya"
☎👦 "😀😀😀 aku ingat dira chan,, baiklah kita ketemu dimana?"
☎👩 " kafe xx tempat kita ketemuan dulu,, masih ingat??"
☎👦 "tentu,, baiklah sampai jumpa disananya"
__ADS_1
Entah mengapa bersama pria jepang itu membuat dira senang dan sedikit melupakan sahabatnya. Karna sampai detik ini shaka tidak menghubunginya.