
🌼🌼🌼🌼
Dira sedang murung dikamarnya karena rencananya yang pagi ini mestinya ia pulang ke Jakarta bersama Akira harus ia batalkan karena ia harus menemui klaennya yang tinggal disemarang. Karena ini merupakan klaen butiknya yang sangat loyal dan telah menjadi pelanggan lamanya juga turut merekomendasikan butiknya kepada para kerabatnya jadi Dira mau tak mau harus memberikan pelayanan yang maksimal apalagi order kali ini cukup fantastis.
"mbak kamu kenapa kok bunda perhatikan kamu dari tadi melamun saja,, ini masih pagi loh mbak" ucap bunda Almira ketika masuk ke kamar anaknya dan melihat anak gadis nya sedang melamun di tempat tidurnya padahal masih pukul 7 pagi.
"oh bunda,, aku gak apa apa kok bun"
"gak apa apa kok ngelamun sih mbak,, memang bunda tak memperhatikan kamu,, apa kamu sudah packing katanya mau ke semarang dulu? " tanya sang bunda
"sudah kok bun tuh aku udah packing" jawabnya sambil menunjukkan koper kecilnya yang tergeletak di samping meja rias. Pada saat datang ke jogja kemarin dira tak membawa koper ia hanya membawa ransel kecil namun ketika setiap pulang pastilah barang bawaannya bertambah 3 kali lipat,, karena berisi oleh oleh pesanan para sahabatnya baik di butik maupun radio belum lagi beberapa pelanggannya yang nitip dibelikan batik olehnya.
"bagus lah tak kira kami belum siap siap mbak,, temanmu Akira dia jadi pulang hari ini? "
"jadi bun,, mungkin sekarang dia sudah ada di bandara barangkali sekarang kan pesawatnya jam 8.15" jawab dira lirih
"kenapa kamu mbak,, kok gak semangat gitu apa karna gak ada Akira?? Kamu suka sama dia yaa mbak? "" tanya bunda karena melihat sikap anaknya yang berbeda terhadap akira tidal seperti kepada Arshaka.
"aah bunda apa sih" seruu dira kesal karena bundanya bisa menebak hal itu.
Tok.. Tok.. Tok..
Terdengar suara seseorang mengetuk pintu rumah mereka. Bunda dan Dira heran siapa pagi pagi yang datang bertamu,, tak mungkin sepupunya itu karena ia telah berangkat ke solo untuk kembali berkuliah.
"tunggu mbak,, bunda buka pintu dulu soalnya si mbak lagi ke pasar" ujar bunda lalu bergegas keluar kamar dira untuk membuka pintu. Dan dilihatlah seorang Pria yang kemarin dikenalkan anaknya kepadanya sedang berdiri sambil tersenyum ketika ia membuka pintu.
__ADS_1
"Akiraa,, bunda kira siapa nak?? " ucap bunda yang kaget dengan kedatangan akira Karen yang ia tahu bahwa Pria itu akan kembali ke Jakarta pagi ini. Akira pun segera bersalaman dengan bunda Almira
"selamat pagi bunda,, maaf pagi pagi saya mengganggu" ucap Akira
"gak mengganggu kok nak,, bunda cuma kaget bukannya kata dira kamu kembali ke Jakarta pagi ini"?
"benar bun,, seharusnya saya terbang pagi ini tapi saya cancle karena saya ingin menemani Dira ke semarang bun" ungkapnya
"syukurlah nak,, bunda sedikit tenang kalau Dira ada teman nya tapi bagaimana dengan kerjaan kamu sendiri? "
"pekerjaan sudah sedikit lenggang bun,, tadi pagi sudah berkoordinasi dengan rekan rekan dan aman untuk ditinggal satu atau dua hari" terang Akira. Yaah benar Akira semalam sepulang dari malioboro dia menghubungi rekannya dan menanyakan prihal pekerjaan yang sedang mereka tangani dan syukurlah semua berjalan lancar,, jadi Akira bisa mengambil libur dua hari lagi. Jadilah dia memutuskan untuk menemani Dira ke semarang.
"ngomong ngomong diranya masih ada kan bun? Tanya Akira karena rumah itu terlihat sepi
"ada,, dira ada di dalam,, biar bunda panggil dulu" jawab bunda Almira
"baiklah,, kalau begitu bunda buatkan minuman dulu yaa buat kamu"
Bunda Almira pun telah kembali dengan membawa teh manis hangat dan beberapa macam jajanan pasar yang kebetulan si mbak beli tadi ketika pulang dari pasar. Akira dengan sabar menunggu dira diteras rumahnya. 30 menit kemudian dira yang telah bersiap siap dan akan pergi pun pamitan ke pada sang bunda,, dan bunda Almira mengantarkannya hingga ke depan rumah,, dan betapa terkejutnya ia ketika keluar rumah mendapati Akira sedang duduk manis diteras rumahnya.
"Aakira sedang apa kamu? " tanya nya terkejut
"hallo dira chan,, selamat pagi" ucapnya sambil menampilkan senyuman dan mengabaikan peetanyaan dira
"iih aku tanya kamu sedang apa bukankah kamu seharusnya sudah dibandara?" tanya dira penasaran dan melirik sang bunda "pasti bunda juga tau ya kalau akira disini? " tanyanya kesal
__ADS_1
"akira tuh datang dari tadi mbak,, tuh tamu yang datang itu akira tapi dia ngelarang bunda buat kasih tau kamu" jawab bunda sambil terseyum melihat wajah anaknya yang merona
"jadi berangkat sekarang? " tanya Akira
"berangkat kemana memangnya kamu? " tanya dira yang masih sedikit kesal
"katanya mau ke Semarang,, lets go" ucap akira dan segera berpamitan dengan bunda Almira dan bergegas menuju Taksi yang telah dipesan dira dan dira hanya mengekori Pria jepang iti dari belakang.
"nah sekarang jelaskan mengapa kamu jadi ikut aku? " tanya dira ketika mereka telah berada didalam taksi yang akan membawa mereka ke statiun kereta apa. Dan disana akira menjelaskan semuanya pada dira
🌼🌼🌼🌼
Dan kini mereka telah sampai di semarang,, dira telah dibookingkan hotel oleh klaennya di hotel Raden Patah,, ia segera cek in begitu pula dengan Akira ia memesan hotel yang sama dan untunglah ia mendapatkan kamar disebelah kamar dira. Kedua nya pun bergegas beristirahat sebelum pukul 1 siang dira menemui klaennya disalah satu restoran di daerah sini.
Tok.. Tok.. Tok
Pintu kamar akira diketuk oleh seseorang dan dilihatlah dira yang sedang mengetuk kamarnya,, rupanya gadis itu telah mandi dan bersiap akan pergi. Akira pun membuka pintunya karena dirinya pun baru selesai mandi.
"kamu baru selesai mandi ya? " tanya dira melihat Akira belum memyisir rambutnya yang masih basah
"seperti yang kamu liat,, sepertinya kamu akan pergi ya? "
" yaa klaenn ku mengajakku meeting,, apa kamu mau ikut"? Tawar dira
"apa tidak akan mengganggu mu? " Akira bertanya balik
__ADS_1
"tidak tentunya memang kamu anal bayi yang akan menggangguku" gerutunya
"baiklah aku akan ikut,, ayoo masuk dulu aku akan bersiap".