CINTA. (STORY OF NADIRA DAN AKIRA)

CINTA. (STORY OF NADIRA DAN AKIRA)
Bab. 16 Kembalinya sang sahabat


__ADS_3

🌼🌼🌼🌼


entah telah berapa lama Arshaka menghilang peredarannya dalam keseharian Dira. dan kali ini cukup mencenangkan bagi dira karna kali ini rekor terlama sahabatnya itu menghilang dan tak menghubungi dirinya.


Dira masih bisa sedikit bernafas lega karena dia masih tau keadaan sahabatnya itu baik baik saja. darimana gadia itu tau keadaan shaka?? yaa dari siapa lagi kalau bukan dari akira. pria jepang itu memberitahu dira jika shaka masih tetap bekerja dan keadaannya baik baik saja. itu yang membuat dira tenang.


ia tak mau menghubungi terlebih dahulu sahabatnya itu. karna ia tau persis bahwa sekarang sahabatnya itu tengah sibuk selain karna pekerjaannya juga karna orang orangan sawah itu wanita yang tengah didekati oleh shaka,, entah mengapa dira sangat tidak suka ia takut sahabatnya itu akan kecewa lagi. walaupun dira seharusnya tak perlu khawatir karena shaka adalah tipe manusia yang pantang menyerah dan tak suka berlarut larut dalam kesedihan karna baginya jika suatu hubungan gagal makan akan ada hubungan yang baru,, se simple itu memikirannya.


Tak ada angin dan tak ada hujan bak jailangkung tiba tiba pria itu menghubunginya untuk mengajaknya makan siang di restoran favorite mereka. dira pun menyetujui ajakkannya tak dapat di pungkiri jika ia rindu juga dengan sahabatnya itu.


🌼🌼🌼🌼


Shaka telah menghabiskan satu gelas capucinno latenya,, ia tengah menunggu kedatangan sahabatnya itu,, mereka telah janjian untuk makan siang bersama dan seperti biasa dirinya datang terlebih dahulu.


Shaka sengaja datang lebih awal agar bisa menyiapkan diri karna ia yakin sahabatnya itu akan mengeluarkan semua amarah dan kekesalannya terhadap dirinya,, seperti yang kalian tau terakhir kali kami bertemu waktu itu dirinya meninggalkan gadis itu di resto ini. pasti hal itu akan membuat gadis itu kembali mengamuk belum lagi hampir 2 minggu dirinya tak menghubungi gadis itu. tapi tenang saja bukan Shaka namanya jika tak bisa meluluhkan dan mengatasi amukan dan rajukan dari dira,, karna dirinya telah lama mengenal dira.


wanita tinggi sempai dengan rambut panjang tak lupa topi rajut yang menghiasi kepalanya dan senyum yang merekah sehangat mentari berjalan memasuki resto tersebut. matanya menyapu seluruh ruangan yang ada diresto tersebut sebelum akhirnya Shaka mengangkat jarinya memberikan kode pada wanita itu akan keberadaannya. wanita itu pun tersenyum dan menghampiri kearahnya.


"sorry gue telat" ucapnya dengan senyum merekah setelah sampai di depan shaka lalu cipika cipiki dengannya


shaka yang melihatnya sedikit terkejut karna gadis itu,, bukan karna cipika cipiki yang mereka lakukan karna itu telah biasa mereka lakukan jika bertemu melainkan senyum hangat yang wanita itu berikan. "apa dira tidak marah atas kejadian waktu itu" batinnya karna dia mengira jika dira akan mengamuk padanya.


"sudah terbiasa kan aku menunggu" seloroh Shaka setelah ia mengatasi rasa keterkejutannya.


Dira pun hanya tersenyum atas sindiran sahabatnya itu. lalu mereka memesan makanan yang mereka inginkan. "apa kabar nya lu?" tanya dira sambil menunggu pesanan tiba

__ADS_1


"seperti yang lu liat gue masih idup dan sehal"jawab Shaka sambil tersenyum.


"hmm,, bagus deh gue pikir lu ngilang karna mati" kelakar dira. tak lama pesanan mereka datang nasi bistik sapi untuk shaka dan spageti tuna jamur keju untuk dira dan dua gelas ice lemon tea untuk mereka.


"gue gak nyangka,, gue kira lu tadi datang datang akan marah marah sama gue gegara tempo hari gue ninggalin lu di resto" ujar shaka


Dira yang sedang menikmati makanannya pun langsung menghentikan suapannya dan menaruh garpu dipiring nya lalu matanya menyipit kearah shaka "lu pikir sendiri gimana perasaan gue,, ditinggal gitu aja padahal yang ngajak makan siang lu?? tau gak rasanya gue pengen banget bejek bejek lu kaya gini" ucap dira emosi dengan tangannya yang memotong motong spagety dengan garpunya. "lu beruntung karna ada Akira menelpon yang ngajak gue makan malam jadi gue gak mikirin lu ninggalin gue tadi" ujar dira


"akira?" tanya shaka tak mengerti ia pikir dira tak menyukai berteman dengan rekan kerjanya itu melihat pertemuan pertama mereka Tempo hari.


"iyaa akira,, kami makan malam Diapartementnya dia memasak makanan jepang lu tau gak dia pinter masak,, sayang waktu itu lu sibuk sama orang orangan saw.. eh maksud gue pacar lu"


"dia namanya angelica diraa,,, dan Dia belum jadi pacar gue" jelas shaka


"oooh.. "


baru saja dira akan menjelaskan namun ponselnya berdering. ia tersenyum senang melihat nama yang nampil di layar ponselnya ia segera menganggkatnya dan mengarahkan jarinya pada shaka memintanyanya diam.


πŸ“² "hai yaa. .aku sedang makan siang sama shaka"


πŸ“± ....


πŸ“² "sayang sekali kamu gak ikut"


πŸ“±.....

__ADS_1


πŸ“² πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ maafkan aku karna aku kamu jadi sakit begitu


πŸ“±....


πŸ“² baiklah,, kamu istirahat saja


πŸ“±.....


πŸ“² iyaa sampai jumpa


"siapa? " tanya shaka yang sedari tadi penasaran dengan siapa dira menelpon karan menyebut nama dirinya dan pasti orang disebrang sana kenal dirinya


"ooh dia? "tanya dira sambil menunjuk ponselnya. yang dijawab anggukan oleh shaka. "akira" jawab dira


"sepertinya gue banyak waktu yang terlewat ni dengan kalian berdua,, bisa ceritakan?? karna jujur gue gak nyangka kalian bisa deket,, dan gue rasa gue punya banyak waktu buat dengerin lu cerita" ujar shaka sambil melihat jam ditangannya.


"yakin lu punya waktu,, nanti kalau pacar lu cari gimana? " sindir dira sambil melahap spageti miliknya


"gue rasa tidak gak akan cariin gue karna dia sedang tugas luar kota" jawab shaka yang menjelaskan keberadaan gebetannya


"ciih.. pantes lu ngajak gue makan siang" dengus dira kesal


"udah deh lu cerita in gimana ceritanya lu bisa deket sama si akira? " tanya shaka


akhirnya mau tak mau dira menceritakan semuanya pada shaka. sebenarnya selama ini ia tak bermaksud menyembunyikan semua ini pada sahabatnya itu,, hanya saja hari ini mereka bisa bertemu setelah 2 minggu sahabatnya itu dibajak oleh wanita yang dia sebut orang orangan sawah.

__ADS_1


sementara itu shaka yang mendengarkan Cerita sahabat wanita nya itu. menangkap sesuatu dari cara dira bercerita wanita itu melihat pancaran kebahagiaan yang terpancar dari mata dira. hingga dia berfikir "apakah dira telah menyukai akira" pikirnya. dan dia harus memastikan terlebih dahulu perasaan rekan kerjanya itu,, karna ia tak mau dira kecewa jika akira hanya Menganggapnya hanya teman. boleh dibilang shaka amat posesif pada dira yang telah dia anggap seperti adiknya itu.


__ADS_2