
🌾🌾🌾🌾
Kini Dira yang sedang memiliki waktu luang dibutik nya berkunjung ke statiun radio xx karna rindu dengan sahabatnya kharisma. Lama sekali ia tak berhubungan dengan sahabatnya itu setelah ia cuti dari pekerjaannya sebagai penyiar radio ditempat itu. Namun sebelumnya Dira mampir ke PHD untuk membeli beberapa box pizza untuk rekan rekannya disana.
Kini dira telah sampai didepan parkiran statiun radio tersebut. Setelah memarkirkan mobilnya dengan benar ia pun segera meninta tolong pak mumuh salah seorang security dikantor itu yang ia kenal. "pak muh,, dira boleh minta tolong gak? " ucap dira lantang dari balik kaca mobil yang ia buka.
Pak mumuh yang mendengar namanya dipanggil segera mengedarkan pandangan ke arah suara, "eh non dira,, kemana aja non lama bapak gak liat? " tanya pak mumuh sambil menghampiri dira.
"saya kan cuti pak 6 bulan wajar bapak gak pernah liat saya,, kangen yaa pak? " ucap dira sambil berkelakar. Pak mumuh pun yang tau sikap dira yang humoris hanya tertawa "mau bapak bantuin apa nih non? "tanyanya
Dira yang masih sibuk dengan box box pizza dikursi belakangnya menjawab dengan mengambil beberpa box pizza dan menyerahkannya ketangan pak mumuh. "bantuin dira bawain ini pak,, tangan dira ga muat" ucapnya sambil tersenyum memamerkan gigi putih dan rapihnya.
"siap non" ucap pak muh lantang sambil memegang box pizza itu. "pak kasih dulu itu satu box ke security yang jaga didepan"ucap dira. Pak muh pun dengan sigap memanggil rekannya yang berjaga dipos depan yang membatu kendaraan keluar masuk gedung statiun radio itu.
Dira pun mengeluarkan lagi 6 box pizza dari mobilnya. "ada lagi non? "tanya pak muh yang menteng 6 box pizza. Sementara dira sedang mengunci mobilnya. "sudah pak,, biar saya bantu bawa 2 box" ucap dira sambil mengambil box itu. "pak simpan 1 dimeja bapak 1 buat bapak sama ob ya pak" ucap dira yang dianggukki oleh pak muh.
Lalu mereka pun menuju lantai tempat dimana semua orang berkumpul.
"hallowww,,how are you guys" ucap dira gembira. Dan semua orang yang ada disana langsung terkejut melihat kedatangan dira ditambah dengan pak muh dibelakangnya yang membawa box pizza.
"waah pesta nie" seru Adrian
"asyiiik makan makan" timpal lily
"wah si bos kalah ini sama si little bos" sindir Adrian pada atasannya
Sedangkan yang disindir lempeng aja dengan muka datarnya. "dia lagi traktir karna dapat orderan big" ucapnya datar
__ADS_1
"pak muh taruh aja di meja sana? "ucap dira menunjuk meja besar di ruangan itu dan pak muh pun langsung melakukan tugasnya dan setelah selesai ia pun pamit ke tempatnya.
"makan makaan,, ayook" ajak dira pada rekan rekanya. Dan semua orang pun langsung mengeksekusi pizza tersebut.
Dira heran karna orang yang ia ingin temui tak nampak batang hidungnya. "mas farhan,, kharisma dimana ya kok ga keliatan? "tanya nya pada atasannya itu.
"dia ada diruangannya,, lagi persiapin materi siaran hari" jawab Farhan.
Dira pun langsung bergegas ke ruangan kharisma dan tak lupa mengambil 1 box pizza buat sahabatnya itu.
"Doooor" seru dira mengagetkan kharisma
"sialaan" umpat kharisma yang terkejut. Lalu langsung menghambur memeluk dira."kangeen" ucapnya
"sama,, gue juga kangen" ucap dira. "serius amat lu? " tanya dira pada sahabatnya sambil meletakkan pizza yang ia bawa Kharisma yang sejak tadi menatap laptopnya mengalihkan pandangan pada dira makanan yang sahabatnya bawa lalu memakannya. "iya acara gue lagi kebanjiran lagi email dari pengemar Akayashi dan pucuk dicinta surat akayashi pun datang lagi" ucap kharisma.
"iyaa" jawab kharisma.
"berarti dia mendengar kata kata ku"gumam dira lirih namun masih terdengar oleh kharisma
"apa maksudmu? "tanya penasaran. Sebelum dira menjawab kharisma kembali bertanya "jangan jangan lu cewek yang dimaksud di surat keduanya waktu itu? " tanya kharisma menyelidik.
Namun sayang belum sempat dira menjawab,, kharisma harus sudah masuk ruang siaran. "lu diem bae bae disini jangan kemana mana urusan kita belum selesai,, tunggu gue beres siaran" ucap kharisma mengancam.
Dira melihatnya hanya tertawa saja sambil menganggukkan kepalanya tanda setuju ia menunggu sahabatnya.
Dira pun mengingat pembicaraan bersama akira beberapa hari lalu ketika makan siang.
__ADS_1
🐾 flasback on
Setelah makan siang dicafe dekat dengan butiknya,, mereka mengobrol seperti biasanya.
"Akira kamu tahu tidak kalau sekarang kau banyak penggemar ?" tanya dira tiba tiba
Akira hanya menatap dira bingung "maksudmu apa dira chan? "
Dira yang melihat reaksi kebingungan akira hanya tertawa. "tau gak pendengar cara kata hati di statiun radio ku sangat suka dengan surat yang kamu kirimkan,, mereka semua sangat penasaran terhadapmu".
"oh yaa?"
"Akayashi membuat acara itu sangat populer dan banyak email masuk ke inbox kami dan mereka menanyakan kapan si pria romantis mengirimi lagi suratnya? "
Akira hanya tertawa
"apa kau ingin aku menulis lagi surat ke radio mu? "tanya akira
"tentu saja,, apa kau mau terus menulis surat ke acara kami? "
Akira nampak berfikir, " baiklah aku mau mengabulkan permintaan mu tapi setelah aku mengabulkannya mau kah kamu menemani aku ke jogjakarta mencari dia? "
Dira tersenyum lalu mengangguk "tentu saja aku mau menemani mu,, tapi setelah kau menulis surat itu ke radio. Oke" ucap dira memberikan penawaran.
"deal" lalu akira menyodorkan tangannya ke arah dira dan disambut oleh dira
🐾 flash back off
__ADS_1