CINTA. (STORY OF NADIRA DAN AKIRA)

CINTA. (STORY OF NADIRA DAN AKIRA)
Bab. 18 ( Jogja day 1)


__ADS_3

🌾🌾🌾🌾


Mentari pun terbit menyinari hangatnya bumi,, memberikan semangat baru bagi semua insan dibumi untuk memulai harinya. Namun akira masih terlelap dikamarnya dengan bergulung selimut padahal jam telah menunjukkan jam 9 pagi tak biasanya ia tertidur hingga siang seperti ini walaupun ini hari sabtu.


Tok.. Tok.. Tok


Terdengar suara ketukan dipintu kamarnya membuat tidurnya sedikit terusik dan membangunkan Akira,, ia pun segera membuka matanya mencari kesadaran penuh pada dirinya lalu ia merentangkan otot otot tangannya sambil menguap namun suara ketukkan pintu itu terus saja terdengar.


Tok.. Tok.. Tok


Akira mencari keberadaan ponselnya yang ternyata ada diselipan kasur atas kepalanya,, ia melotot setelah melihat jam yang tertera dilayar ponselnya,, dirinya terkejut karna sudah pukul 9 pagi dan melihat beberapa panggilan masuk dan pesan whatsapp masuk dari dira. Ia lalu bergegas bangkit dari tempat tidur dan segera membuka pintu kamarnya karna seseorang terus saja mengetuk pintu kamarnya.


"siapa sepagi ini yang mengetuk pintu,, aku tak memasan apapun" gumamnya penasaran siapa gerangan yang datang. Sebelum membuka pintu ia melihat terlebih dahulu siapa yang datang,, betapa terkerkejutnya dia ternyata dira telah berdiri didepan pintu kamarnya dengan wajah tertekuk, ia pun segera membukaan pintu untuk gadis itu.


"diraa chan maafkan aku" ucap akira setelah pintu terbuka


Bukannya menjawab pertanyaan akira gadis itu hanya diam menatapnya lalu tertawa terbahak bahak. Akira pun merasa heran dengan gadis itu,, bukannya tadi di terlihat cemberut dan seharusnya gadis itu marah padanya telah lama menunggu.


"hei dira kukira kau akan marah pada ku karna aku terlambat bangun? "


"yaah tadinya aku akan marah padamu karna kau terlambat bangun,, tak membalas pesan ku,, tak menjawab telpon ku dan terakhir membiarkan ku menunggu lama" terang gadis itu yang masih terlihat sedikit kesal


"lalu kenapa kau tak marah malah tertawa? " tanya akira heran


"hmm,, aku tertawa karna melihat penampilan kamu" terang dira yang memperhatikan akira dari atas sampai bawah.

__ADS_1


"ya ampun aku lupa belum membersihkan diri pasti aku terlihat jelek ya? "


"hmm, tidak kau sangat lucu ketika bangun tidur" jawab dira


"baiklah kamu mau masuk dulu atau menungguku di lobi aku akan mandi dulu? " tanya akira memberi pilihan pada gadis itu.


"hmm.. Sepertinya kamar ini terdapat balkon yaa? " tanya dira


"iyaa kamar ini ada balkonnya,, apa kamu mau menunggu ku didalam maksudku dibalkon?" tanya akira


"baiklah aku menunggu mu dibalkon,, ayoo masuk kamu harus segera mandi" terang dira.


Tak berapa lama Akira pun selesai bersiap dan ia pun menghampiri dira yang sedang menunggunya dengan memainkan ponselnya.


"ayook mau kemana kita? " tanya akira pada dira yang masih serius melihat ponselnya.


Dira yang merasa namanya dipanggil pun ia langsung melihat kearah akira "ooh,, kamu sudah siap? " tanya dira yang dijawab anggukkan oleh akira. "mau sarapan dulu di hotel apa diluar? " tanyanya lagi


"sepertinya diluar saja" jawab akira


"ayook kita ke jalan malioboro saja tak jauh dari sini" ajak dira.


Kini mereka sampai dijalan malioboro setelah tadi mereka meminta diantar mobil hotel. Adira mengajak akira mencari tempat makan disekitar jalan malioboro. Dira mengajak agak kepinggir jalan dekat pasar Beringharjo,, lalu masuk kesebuah rumah makan bertuliskan "pecel jogja dan lotek".


"disini pecelnya enak,, akira. Kamu sudah pernah makan pecel sebelumnya? " tanya dira

__ADS_1


"belum" jawab akira


"pecel itu saladnya orang indonesia beraneka sayuran yang direbus kemudian dicampur saus kacang tanah yang dihaluskan" terang dira menjelaskan bentuk pecel. "kenapa aku bilang pecel disini enak karna bumbu kacangnya gurih dan karna kebanyakkan makanan khas jogja itu cirinya manis manis dan aku kurang suka manis tapi pengecualian dengan pecel disini dia rasanya beda tidak terlalu manis".


"sepertinya kamu tau banyak tentang kedai ini" tanya akira "dan kau pantas jadi brandambasadornya" kekehnya


"karna ini salah satu tempat makan favorite ku ketika pulang ke jogja" jelas dira,, tak lama pesanan mereka 2 piring pecel dan 2 gelas air putih pun dihidangkan dan mereka menikmatinya.


"gimana rasanya?? " tanya dira setelah akira mencicipi makanan recomendasi dirinya


"hmm.. Lumayan" jawabnya


"yaah,, kok lumayan" ucap dira lesu "kamu gak suka ya?? "


"no bukan tidak suka ini baru pertama kali aku mencoba salad indonesia,, tapi kalau aku disuruh coba lagi dikemudian hari aku gak akan nolak" terang akira


"ooh,, aku pikir kamu gak suka"


"ayook kita lanjut makan" ujar akira. Lalu mereka melanjutkan makannya.


"ngomong ngomong kamu ingin pergi kemana? " tanya dira setelah selesai mereka menghabiskan pecel.


"aku ingin ke candi?"


"hmm.. Baiklah kita kecandi borobudur kalau gitu,, terus lanjut ke pantai kukup gimana? " tawar dira

__ADS_1


" baiklah apapun itu aku ikut" ujar akira sambil tersenyum melihat ekspresi semangat dan bahagia dira. entah mengapa kini dirinya hanya ingin melihat gadis disampingnya itu bahagia.


__ADS_2