
Terima kasih sudah berkenan mampir di karya ke dua authour,, authour akan mengajak pembaca semua ke dunia Nadira dan Akira π
.
.
Jangan lupa baca juga karya pertama Author "JODOH PILIHAN KAKEKKU ITU MUSUHKU"
.
.
Dan janga lupa dukung terus author agar tetap berkarya bisa like,, kirim β atau β.. dan juga koment yaa ππ€
.
.
π»π»π»π»
"hallo pendengar setia radio xx jakarta,, kembali lagi dengan saya Kharisma dalam acara Kata Hati" suara Kharisma sang penyiar radio sedang mengudara menemani orang orang yang sedang beristirahat,, yaa seperti seorang Dira yang kini sedang membaringkan tubuhnya diranjang empuk miliknya setelah seharian ini dia disibukkan dengan berbagai macam type pelanggannya.
"Baiklah akan kita bacakan lagi surat dari kalian semua pendengar setia radio xx jakarta,, siapa kah orang yang beruntung kali ini yang akan kita bacakan suratnya" ucap Kharisma dengan nada yang membuat para pendengarnya berharap cemas,,
"Wow apa kalian masih ingat 2 minggu lalu saya pernah membacakan surat dari Akayashi ,, cowok yang bercerita tentang gadis yang ia temui dibandara dan didalam pesawat itu,, kini kita kembali mendapatkan surat dari dia,, wah apakah dia telah menemukan wanita itu,, bikin penasaran kita aja nie Akayashi" ucap Kharisma.
Dira tercekat begitu dia mendengar temannya itu menyebutkan nama Akayashi. Akira menulis surat lagi ? Dira mengangkat alisnya,, jiwa keponya pun mendadak muncul,, mata yang tadinya ingin terpejam tiba tiba saja melotot kembali.
"Saya bertemu dengan seorang gadis kemarin,, ooh jadi ini gadis yang lain yang kamu ceritakan ya?" Tanya Kharisma seolah Akayashi ada di depannya.
Sementara Dira,, gadia itu sangat tertarik dengan apa yang Akira tuliskan kali ini. Entah mengapa ia selalu saja penasaran dengan sosok Akira Kobayashi ini.
"Dia adalah sahabat dari partner kerjaku di indonesia,, kami baru pertama kali bertemu beberapa minggu lalu dan seminggu kemudian setibanya aku kembali dari jepang dan hendak makan siang seorang diri,, gadis itu menyapa ku terlebih dahulu,, dia gadis yang riang dan mengasyikkan dalam berbincang,, dan aku ingin mengucapkan terima kasih karna dia mau menemani ku weekend kemarin dipertemuan kami yang ke tiga,, terima kasih telah bersedia aku ganggu di hari weekend yang katanya weekend adalah hari kebebasannya untuk bangun siang,, terima kasih telah bersedia bangun pagi dan menemani saya keliling kota tua,, saya tau dia sangat bosan menemani saya melihat bangunan bersejarah,, galeri lukisan dan sebagainya"
"Saya tau dia sangat bosan disana karna ku menghitung dalam hati selama kami di musium Fatahillah dia telah menguap sebanyak 12 kali"
Dira tercekat karna Akira sedang bercerita tentang dirinya,, wajahnya tiba tiba merona atas tindakkan kawan barunya itu.
"Dan saya bertanya kepadanya ketika kami sudah keluar dari gedung itu dan berjalan menuju taman disana,, apakah dia bosan,, dan jawaban dia adalah iyaa dia sangat bosan jika diajak kemusium dan menyuruh saya untuk ditemani ayahnya saja jika ingin pergi ketempat seperti itu,, saya sangat suka dengan kejujurannya dan saya akan ingat dan tulis dalam fikiran saya jika gadis itu tidak menyukai musium"
"Saya tidak akan mengajak mu lagi ke musium,, janji saya" dan bisakah anda putarkan lagu untuk dia sebagai tanda ucapan terima kasih dari saya karna sangat disayangkan saya tidak memiliki nomer ponsel nya jadi saya tidak tau dapat bertemu lagi dengannya kapan. Besok ? Atau mungkin lusa? Jadi putarkan lagu untuknya yaa.."
"Wah rupanya ini seperti ajakan kencan dari anda Akayashi,, baiklah akan saya putarkan lagu yang berjudul "Tanpa Batas Waktu" dari Ade govinda
πΆπΆπΌπΌπ΅π΅
Aku masih ada di sini
Masih dengan perasaanku yang dahulu
__ADS_1
Tak berubah dan tak pernah berbeda
Aku masih yakin nanti milikmu
Aku masih di tempat ini
Masih dengan setia menunggu kabarmu
Masih ingin mendengar suaramu
Cinta membuatku kuat begini
Aku merindu, ku yakin kau tau
Tanpa batas waktu, ku terpaku
Aku meminta walau tanpa kata
Cinta berupaya
Engkau jauh di mata tapi dekat di doa
Aku merindukanmu
Aku masih di dunia ini
Walau pasti ku terbakar cemburu
Tapi janganlah kau ke mana-mana
Aku merindu, ku yakin kau tau
Tanpa batas waktu, ku terpaku
Aku meminta walau tanpa kata
Cinta berupaya, ooh
Aku merindu, ku yakin kau tau
Tanpa batas waktu, aku terpaku
Aku meminta walau tanpa kata
Cinta berupaya
Engkau jauh di mata tapi dekat di doa
Aku merindukanmu
__ADS_1
Aku merindukanmu
Aku merindukanmu
πΆπΆπΌπΌπ΅π΅
(Pasti bacanya sambil nyanyi nie ππ)
π»π»π»π»
Sementara itu keesokkan harinya,, Arshaka menghubungi Dira setelah tragedi ngambeknya Dira saat menjemput dirinya.
ππ± hallo kamu dimana Dir ?
ππ© dibutik lah (dira menjawab ketus)
ππ± jadi makan siang bersama kita
ππ© harusnya jadi,, kalau lu gak ada janji sama cabe cabean lu
ππ± udah dong dir,, ngambek nya masa lama amat,, mau makan siang dimana nie ?
ππ© terserah
ππ± bener nie terserah? Kalau gue lagi pengen makan pasta gimana lu setuju ga
ππ© oke gue ikut
ππ± siiip,, kita makan di resto xx yang di jl bangka yaa,, kita langsung ketemuan di TKP aja yaa,, kan tuh resto ditengah tengah,, gimana ??
ππ© iyaa cerewet,, nie gue jalan sekarang
ππ± oke gue juga,, oh yaa dir,, gue boleh ajak temen gue gabung gak??
ππ© siapa ?? Kalau cabe cabean lu yang kaya orang orangan sawah gue ga mau
ππ± tenang bukan,, gue ajak Akira
ππ© Akiraa,, iyaa boleh boleh ajak aja (suara dira sangat antusias dan senang)
ππ± tumben seneng amat lu
ππ© berisik gue jalan sekarang.
Arshaka terlihat heran karna Dira sangat antusias ketika ia menyebut akan mengajak serta Akira,, Shaka pikir sahabatnya itu tak akan setuju jika waktu kebersamaan mereka terganggu dengan orang lain,, dan ia juga takut Dira tidak setuju karna mengingat pertemuan mereka pertama mereka tempo hari,, hal itu karena Shaka tak mengetahui jika Dira telah bertemu dengan Akira dua kali tanpa sepengetahuannya.
Bukan maksud Dira menyembunyikan pertemuannya dengan Akira pada sahabatnya itu,, dikarnakan waktu itu Shaka sedang tugas ke Bali dan terakhir mereka bertemu kembali pada saat Dira telah selesai menemani Akira mengunjungi kota tua,, dan hari itu juga rencananya Dira akan menceritakan kepergiannya dengan Akira pada sahabatnya,, ketika Dira menjemput Shaka namun hal itu urung Dira lakukan karna ketika bertemu dan Dira menanyakan kabar sahabatnya,, Shaka malah asyik menceritakan pertemuannya dengan gadis keturunan austria yang membuat Dara kesal dan mendiami sahabatnya hingga saat ini.
Dira kesal dengan sahabatnya yang memiliki sifat gampang jatuh cinta,, dan dengan orang yang baru saja ia kenal juga sahabatnya itu bisa langsung jatuh cinta,, dan pasti akan berakhir dengan ke gagalan karna rata rata wanita yang dekat dengan Shaka lebih melihat isi kartu di dompet sahabatnya itu,, lagi pula jika Shaka sibuk dengan wanita nya makan sudah pasti waktu untuk dirinya berkurang.
__ADS_1