
di malam hari yang terang di temani oleh kelap kelip nya bintang ,merupakan malam yang sempurna bagi amversa .
Dia akan di lamar oleh kekasihnya di rumahnya.
Amversa memberitahukan kepada kedua orang tua tirinya jauh sebelumnya .
dari tangga terdengarlah suara langkah kaki dan itu adalah ibu tiri amversa buk Merry.
Hei...anak pungut mana sih calon suami kamu ?atau jangan-jangan calon suami kamu kabur lagi setelah tahu kamu anak yang di pungut.
Amversa hanya merespon dengan senyum pilu dan diam .
Beberapa saat kemudian datang dua orang pria yang tampan yaitu Gerry dan Dylan mereka yang datang bersamaan membuat ibu tirinya terkejut karna itu adalah pimpinan dari perusahaan ranistar grup.
(kok bisa sih anak pungut Nemuin pria ini sih pokoknya saya harus pura -pura baik depan kamera nih)
Ibu hanya bisa tersenyum kecut dan tak lama kemudian pak Hadi ayah tirinya amversa turun dengan senyuman .
Tentu itu hanya dilakukan sebagai akting saja toh nanti amversa juga di perlakukan dengan tidak baik lagi .
Setelah Gerry menceritakan maksud dan tujuan datang ke rumah tersebut.
Dan pernikahan mereka akan berlangsung dalam waktu dekat ini.
amversa datang dengan sebuah nampan yang berisi cemilan dan minuman .
Mereka menyetujuinya.
Akan tetapi dari kejauhan ada sosok wanita yang mengepalkan tangan meredam amarah di balkon.
setelah berpamitan dengan orang tua amversa Gerry dan Dylan keluar dengan ditemani amversa .
__ADS_1
Amversa sayang ....ucap Gerry senyum dan mengusap kepala amversa pelan
Kenapa..?senyum salting karna perlakuan Gerry .
Dylan hanya diam dan tidak menggubris hal tersebut .
Kamu besok gak usah kerja ya kan sebentar lagi kita bakal nikah.. Gerry yang sambil tersenyum.
Amversa senyum dan mengangguk pelan .
Yaudah aku pergi dulu ya sayang ...
Gerry yang sambil melambaikan tangan nya.
Dylan yang dari tadi sudah membuka pintu mobil hanya diam dan terpaku melihat suasana malam seolah olah tidak melihat apapun selain langit.
Setelah masuk mobil Gerry pergi dan meninggalkan kediaman amversa.
Ibu tirinya amversa ngomong dengan suara yang sengaja di dengar oleh amversa.
bagaikan langit dan bumi...wkwkwk ucap ibu tirinya amversa tentu amversa tau itu di untukan kepadanya.
Tapi amversa hanya diam dan tidak mempedulikan omongan ibu tirinya tersebut.
Pas sampai dekat dapur amversa dan Bu Lina bertemu .
Bu Lina dengan mata yang berkaca kaca karna terharu.
Selamat ya non sebentar lagi non akan menikah bibi senang sekali bisa menyaksikan non dari kecil sampai detik saat ini,mungkin ini adalah anugerah tuhan untuk non yang selalu sabar.
amversa memeluk BI Lina karna BI Lina sudah dia anggap seperti ibunya sendiri sambil menangis.
__ADS_1
Iya BI mungkin ini adalah buah dari kesabaran saya ya BI.
Amversa tidak bisa membendung air mata kebahagiaannya.
Yaudah non tidur lagi yah nanti matanya keriput loh
BI Lina sambil melepas pelukannya
Yaudah BI saya pergi dulu ya BI
Amversa berjalan dengan senang ke kamarnya
Sesampai di kamar amversa menceritakan semuanya kepada Amel .
Amel yang kegirangan dengan respon.
Cieee buk bos besok ibuk gak boleh kerja ya sama pak bos .
so sweet banget sih...
jadi pengen nikah juga, celoteh Amel yang gak ada habis habisnya.
Amversa langsung memilih untuk membersihkan diri setelah itu amversa langsung tidur karna kecapean karna sibuk dari pagi sampai malam.
Di suatu ruangan lain ada wanita yang kesal sehingga melemparkan semua barang barang di dalam kamarnya tersebut .
Dan berseringai
lihatlah siapa yang tertawa paling akhir....
💮💮💮💮
__ADS_1