
assalamualaikum
happy reading guys 🤗
...****************...
bian brsma sang ibu kembali ke hotel setelah pulang dari makam namda. mereka makan malam di restoran hotel di mana mereka menginap. sa'at tengah menyantap makanan tiba2 sosok ayah & kk bian masuk ke dalam restoran yang sama, tatapan mereka ber-4 saling bertemu membuat mereka terdiam sesa'at & akhirnya Aldo yang lebih dulu menghampir di susul oleh sang ayah yang masih tetap angkuh.
"apa kabar...???", Aldo memeluk singkat tubuh sang ibu
"baik, km baik2 aja kan...???", tanya balik sang ibu menatap mata sang putra sulung
"baik mom", Aldo menjawab dengan senyum
"kk keliatan makin sehat", ucap bian dengan menepuk punggung sang kk
"km jga", Aldo membalas dengan rangkulan di bahu adiknya
"mas..., gk mo meluk aq...??? hih..., dah tua ttp aja kaku Kya kanebo kering. gk di sun ini mommy cantiknya...???", tanya sang ibu dengan menatap penuh harap ke arah sang ayah justru nampak acuh
"udah bosen d Inggris...??? knp balik ke indo...??", tanya sang ayah dengan tatapan tajam
"mungkin ini akan jdi yg terakhir, kami akan stay d Inggris", jawab bian dengan wajah tak kalah tajam
"dia sama sprti mu, susah d atur", ucap sang ayah dengan melirik sekilas sang mantan istri
"dia itu ganteng..., body goal..., setia.., keras kepala..., workaholic..., kaku kya kanebo kering..., cerdas..., persis saklek ndaklek plek keciplek kaya km ", ucap sang ibu dengan wajah ceria & langsung memeluk tubuh tegap sang mantan suami.
"hei...", tegur sang ayah
"kangen bgt mas..., jgn jutek2 knp sih...?? ntar gantengnya luntur loh..., badan km masih pelukable bgt..., wlwpun udh gk sekeras dulu tpi gpp namanya jga faktur usia susah d tolak", cerocos sang ibu dengan seulas senyum penuh cinta
"cerewet", ucap sang ayah dengan tatapan acuh
"cerewet2 gini dah mbrojolin 2 anak ganteng km loh mas...,", ucap sang ibu dengan senyum jumawa
"jgn nggunain bahasa aneh", ketus sang ayah
"ok daddy..., ketusnya km ini yg bikin aq susah move-on", kini sang ibu memilih mendekat ke arah sang anak bungsunya kembali
"kalian bahagia itu yang terpenting", senyum Aldo ke arah ibu & adiknya
"akan lbh bahagia klo kita bsa jdi keluarga utuh", senyum sang ibu dengan menatap sang ayah
"kita pergi al..., sudah di tunggu klien",ucap tegas sang ayah
"mommy..., jaga kesehatan & bersabarlah..., daddy pasti akan nglamar mommy lagi next day", bisik Aldo pada sang ibu dengan tersenyum
"gengsinya Segede dosa mommy", jawab sang ibu dengan kekehan kecil
"mas..., cium dulu lah..., buat vitamin. dah lama bgt loh gk ketemu masa gk di kasih apa2...????", rengek sang ibu dengan menggandeng lengan sang ayah
"menyerlah mom..., Daddy tdk suka lagi sma mommy...,
cari daddy baru aja yang lebih muda", bisik bian pada sang ibu
"mommy lbh suka om2 ganteng & tajir kya daddy kalian", jawab sang ibu dengan terkekeh
akhirnya sang ibu melepaskan lengan sang mantan suami dengan berat hati. Aldo pergi bersama sang ayah menuju ruangan VVIP di restoran tersebut sedangkan bian kembali ke kamar setelah selesai makan begitupun dengan sang ibu.
__ADS_1
orang tua bian berpisah namun masih mencintai satu sama lain, lalu knp berpisah...?? bukankah cinta ada untuk menyatukan..?? bukankah cinta ada sa'at bersama...???
mereka memilih berpisah sa'at perbeda'an pemikiran menjadi konflik yang tak berkesudahan, faktor perbeda'an sifat-pandangan hidup-pola fikir-usia menimbulkan banyaknya konflik & ada beberapa yang tak bisa terselesaikan.
sang ayah dengan sifat keras, tenang & introvert ..., sedangkan
sang ibu adalah sosok ceria, ekstrovert & bar2...,
2 orng dengan pola fikir yang bertolak belakang di satukan,
awalnya semua baik dengan sikap toleran yang tinggi dari sang ibu, namun seiring berjalannya waktu dengan begitu banyaknya tekanan hidup membuat semua tak bsa lagi sejalan. perang dingin mereka terjadi hampir 1thn sblm perceraian terjadi. BKN tak berusaha mempertahankan namun karena hasil akhir dari usaha mereka ttp sebuah perpisahan.
...----------------...
setelah bertahun2 berlalu..., bian kini bekerja di salah 1 RS ternama di Korea Selatan sebagai dokter spesialis bedah.
hal itu terjadi karena bian mengikuti pertukaran dokter internasional untuk bisa belajar dari senior2nya dalam dunia bedah.
bian cukup kesulitan karena blm bisa bahasa Korea,
dan tidak semua orang Korea bisa bahasa Inggris.
namun ia terus belajar dengan membaca buku & mendengarkan percakapan di beberapa acara berita di hp.
hari ini bian tengah memesan kopi di salah 1 cafe ternama,
ia mulai panik sa'at menyadari dompetnya tertinggal.
bian nampak panik namun tiba2 muncul seorang gadis dari balik tubuhnya menyodorkan sebuah kartu di atas bangku meja kasir. stlh membayar pesanannya sendiri & milik bian...,
ia pun pergi tanpa menoleh ke arah belakang.
"can you speaking English..?", tanya bian sa'at sudah berada di depannya
"no", ketusnya
"gomapseumnida", bian mencoba mengucapkan terimakasih dengan bahasa Korea seadanya
"ok", acuhnya
"ireumi moaseyo...?? jeoneun bian imnida", bian mengulurkan tangannya namun kembali menariknya karena tak di sambut
"jeni", ucapnya
"jgn ngikutin lagi", ancam jeni dengan sorot mata tajam
"wow..., bsa bahasa Indonesia...???", bian nampak kaget sekaligus kagum
"boleh minta nomor km...??", tanya bian karena terus di acuhkan oleh jeni yang terus berjalan
"GK", ketusnya
"km krja d mna...??", tanya bian tak menyerah
"stop ngikutin aq...", ucap jeni dengan suara yang cukup tinggi
"ok..., sorry", bian hanya bisa melihat jeni yang berjalan menjauh
Kim jeni adalah gadis blasteran Korea-Amerika yang pernah mengikuti pertukaran pelajar selama 1thn di Indonesia
__ADS_1
ia pun memiliki seorang kk ipar yang merupakan WNI, sehingga ia cukup lancar dalam berbahasa Indonesia.
bian melihat jeni sebagai pribadi yang menarik, namun bukan sebagai wanita melainkan seorang anak muda yang baik.
ia nampak kagum dengan sikap jeni yang mau membantunya padahal tak saling kenal, mungkin itu hal biasa jika di Indonesia namun tidak di Korea yang mayoritas orang hidup dengan individual.
bian mengikuti les bahasa Korea di sela2 waktu sibuknya,
seiring berjalannya waktu bian mulai mengerti bahasa Korea & mulai bisa berbincang dengan menggunakan bahasa Korea dengan orang2 di sekelilingnya.
datang 1 dokter yang menyapanya dengan ramah.
"hai..., where are you from..??", tanyanya dengan ramah
"London", jawab bian dengan tak kalah ramah
"but you'r face..,", menatap wajah bian dengan wajah meragukan
"l'm Indonesian, but..-", jawab bian namun terpotong
"aq lbh lancar bahasa Indonesia dri pd Inggris", ucapnya tersenyum
"akhirnya ada yg ngerti bahasa q, aku bian divisi bedah umum", bian tersenyum dengan mengulurkan tangannya untuk kenalan
"Park tae-hyung..., divisi kandungan", ia tersenyum menyambut uluran tangan bian
"bahasa Korea lumayan susah kn..???", tanya tae-hyung dengan seulas senyum
"lumayan, but it's ok", bian tersenyum ramah
"ini kartu nama q, aq bsa jdi temen km kalo mau.
aq lanjut mau mantau pasien di kamar perawatan",
tae-hyung mulai melangkah menjauh dengan melambaikan tangan ke arah bian
"nanti aq hubungi", ucap bian & di angguki oleh tae-hyung
Bina tersenyum melihat kartu nama tae-hyung di tangannya.
sejak hari itu mereka jadi semakin dekat..., sering ngopi bareng & berbincang lewat chat. bahasa Korea bian pun sudah semakin baik, kecerdasannya membuat bian bisa lebih cepat memahami + menghafal kosa kata bahasa Korea.
hari ini bian di ajak berkunjung ke rumah tae-hyung setelah jadwal tugas mereka sama2 selesai.
...****************...
..."ada sa'at di mana lebih baik menghindar...,...
...ada sa'at di mana lebih baik berpisah....,...
...ada sa'at di mana lebih baik merelakan....,...
...namun harus sadar kapan SA'AT itu bisa mnjdi pilihan,..???...
...ketika segala upaya telah di lakukan namun masih tak ada jalan untuk bisa bertahan dalam kebersamaan"...
...----------------...
#tbc
__ADS_1
#thanks buat yang dah baca 🥰