Cinta Dokter Bian

Cinta Dokter Bian
#23 (Dias untuk bian)


__ADS_3

assalamualaikum...,


happy reading guys 🤗


...****************...


Baik bian maupun dias sama2 berusaha sebaik mungkin untuk membahagiakan pasangan, menciptakan keluarga yang sakinah mawadah warahmah. saling mengingatkan sa'at ada yang salah tanpa menghakimi & merasa diri lebih baik.


malam ini seperti sebelum2nya...,


Dias berada dalam dekapan bian di atas kasur.


kegiatan yang tak pernah mereka lewatkan sebelum tidur...,


saling cerita berbagai hal secara random.


"kk pernah punya pacar selain Nanda...???", tanya Dias dengan menatap sang suami dengan penasaran


"gk, sayang", jawab bian dengan tersenyum sembari mengusap rambut indah sang istri tercinta


"masa belasan tahun gk prnah sekalipun...???


gk ngiler gitu liat bule2 cantik semampai pake baju anak2...???", ucap Dias dengan tatapan penuh keraguan


"bukan tipe..., lbh suka cw Asia", bian tersenyum dengan menggesekkan ujung hidung mancungnya dengan hidung mungil dias


"kan pernah di Korea, kan Asia trs knp gk cari pacar d sana...??


kan lumayan 1 thn...., cw Korea kan cantik & putih", Dias trs bertanya dengan jiwa kepo yang belum juga surut


"agamanya beda..., ", jawab bian singkat dengan mata yang mulai terpejam


"kan gpp nikah beda agama selama cwo'a Islam", lagi2 Dias menodong bian dengan pertanyaan yang tak ada habisnya


"beda negara aja ribet..., gimana ceritanya kalo beda tuhan...??? tanggung jawabnya terlalu berat buat hamba Alloh yang tingkat keimanannya up and down alias blm stabil Kya aq. mo trs mbahas ini sampe subuh...??? atau mau ikhtiar buat dapet bian-dias junior...???", bian tersenyum dengan mencium seluruh wajah dias dengan gemas


"ikhtiar aja biar dpt'a double..., bayi & pahala ", Dias tersenyum malu2 namun tetap menatap mata bian yang perlahan terbuka

__ADS_1


" bismillah hirrohmanirrohim allahumma janibnasyaithana wa janibnisyathanamarazaqna...,", ucap bian dengan lembut


bian mengusap pipi dias dengan tatapan mata penuh cinta,


perlahan bian menyentuh Dias dengan penuh kasih sayang,


mengabsen setiap jengkal tubuh indah sang istri yang tengah menatapnya dengan senyum cantik yang menenangkan.


bian bangun lebih dulu lalu membangunkan dias yang masih nampak pulas tertidur dalam dekapan hangatnya.


perlahan Dias bangun dari tidur nyenyak ya sa'at suara sang suami terdengar lembut di telinganya.


bian tersenyum dengan mengusap pipi dias lalu bangkit dari kasur setelah memakai boxer miliknya, tanpa aba2 ia mengangkat tubuh mungil dias untuk masuk ke dalam kamar mandi.


"kk....,!!!!", teriak Dias sa'at tubuhnya di gendong bian dalam keada'an masih polos macam bayi baru lahir


bukan menurunkan justru bian membawa Dias masuk ke dalam kamar mandi untuk berendam lalu mandi bersama dengan air hangat.


awalnya Dias menolak karena merasa sangat malu, namun sikap bian yang tak pernah suka di bantahpun akhirnya membuat Dias pasrah dengan apa yang sang suami lakukan.


pagi ini mereka sarapan dengan menu sandwich spesial buatan dias yang mampu membuat bian senang. sandwich dengan isian sayur2an + daging asap + telor ceplok + mayonaise + saus tomat jga cabe. bahkan bian meminta Dias membuatkannya lagi sebagai bekal.


"cukup sayang, itu aja udh pasti kenyang bgt.


makasih istri q tercinta & Ter muach2", bian tertawa sendiri menyadari ucapannya yang alay bin lebay


"kebangetan kalo gk kenyang mah, brarti perut karet" Dias tersenyum melirik bian yang masih fokus dengan hp miliknya .


"aq butuh banyak makan buat ngembali'in tenaga yang semalem terkuras habis", ucap bian dengan tatapan nakal


"mesum...! om2 mesum nyebelin hih...!", Dias nampak bergidik masih dengan mengemas bekal makanan untuk sang suami


"mesum sama istri sendiri mah gol..., halal..,", bian tersenyum lalu memeluk Dias dari belakang


"udh siang ka..., berangkat gih ntar telat loh.


ini bekalnya..., ouh iya.., aq izin mo makan siang bareng mommy y ka", Dias membalikkan tubuhnya menjadi berhadapan dengan bian

__ADS_1


"mommy lbh penting dari aq...??? knp malah makan sinng bareng mommy buka bareng aq aja...???",bian berucap dengan nada manja


"kan dh lama gk ketemu mertua..., kalo KK kan tiap hari bareng", Dias tertunduk sedih dengan ucapan bian yang terdengar seperti sebuah larangan untuknya


"kk becanda sayang...., km boleh ke rumah mommy.


aq gk sejahat itu. mana mungkin aq nglarang km ketemu mommy, malahan aq seneng kalo kalian bisa Deket & akur",


ucap bian dengan menangkup ke-2 pipi dias yang kini nampak sedikit chubby


"makasih..., ias sayang kk pake bgt", Dias memeluk bian dengan senyum bahagia


Dias melepas dekapannya pada dada sang suami masih dengan senyum merekah yang tak luntur karena saking bahagianya, ia sudah sangat merindukan ibu mertuanya yang sudah hampir 1bln tak bisa bertemu karena kesibukan beliau.


"hadiahnya aq tagih ntar mlm yah...," ucap bian dengan mengeringkan mata pada Dias yang justru nampak meringis ngeri


"tiap malem jga di kasih sekalipun gk di minta", jawab Dias dengan menunduk malu


"ikhtiar harus di lakukan setiap hari sayang...,


ibarat taneman harus rutin di siram biar hasilnya bagus ",


bian hendak kembali mendekap Dias namun langsung di tepis halus


"udh siang kk..., berangkat gih jangan meluk2 trs", ucap Dias yang sudah mulai jengah dengan sikap bian yang kadang usil


"iya sayang...,


ntar kalo mo ketemu mommy ati2, jangan telat makan", jawab bian dengan senyum penuh rasa sayang & usapan lembut pada kepala sang istri yang tertutup hijab


akhirnya setelah drama pagi yang cukup panjang...,


bian berangkat ke RS sedangkan dias pergi ke rumah ibu mertuanya yang sudah menikah lagi dengan sang ayah mertua 2bln setelah pernikahannya.


banyak hal baru yang mampu membuat sikap bian sedikit banyak berubah. ada waktu di mana bian berubah menjadi sangat manja & kekanakan sa'at bersama sang istri tercinta.


...****************...

__ADS_1


#tbc


#thanka yg dh baca🤗


__ADS_2