
assalamualaikum...,
happy reading guys 🤗
...****************...
mereka pulang ke Indonesia sa'at bian libur kuliah,
perjalanan yang cukup melelahkan bagi ke-2nya namun berusaha di nikmati dengan perasa'an bahagia.
setelah mereka sampai jakarta..., mereka menginap di salah 1 hotel untuk bersih2 & istirahat.
keesokan harinya barulah Hian mengajak sang ibu pergi ke rumah orang tua Nanda. sa'at mereka datang ternyata Fani juga sedang berkunjung . mereka semua duduk di ruang tamu.
"apa kabar om.., tante...?,", sapa bian setelah salam tazim
"baik..., km apa kabar..??", tanya ibu Nanda
"Alhamdulillah baik bu", jawab bian dengan tersenyum ramah
"perkenalkan..., saya mommy nya bian, salam kenal", ucap ibu bian dengan tersenyum ramah
"kami ayah-ibunya nanda, salam kenal juga..,", balas ortu Nanda
"aq tmn bian & sahabatnya nanda tante..., ", sapa Fani dengan salam tazim lalu tersenyum
"salam kenal cantik..., namanya siapa..??", tanya ibu bian denga ttp tersenyum
"Fani...,
ouh iya tante Keliatan masih muda bgt, masih cantik", puji Fani dengan ramah
"jgn prcaya, omongan dia selalu manis & nyenengin orng sekalipun bo'ong", ucap bian dengan acuh
"sembarangan..., Tante emang cantik ko ", Fani menatap tajam ke arah bian
"om..., Tante..., bian boleh ke kamar nanda...??,", tanya bian dengan penuh harap
"gk banyak yg bsa d kenang.., dia lbh banyak ngabisin waktu d rumah ke-2nya", jawab ibu nanda dengan sendu
"Bu..., istighfar..., relakan sekalipun sulit", ucapa ayah Nanda dengan merangkul bahu sang istri
"astaghfirullah..., masih sakit yah sekalipun sdh 5thn berlalu",
ucap ibu nanda dengan menghapus air matanya yang kembali menetes
__ADS_1
"nanda gk pernah pergi bu...,
dia ada d hati kita, dia pasti sedih klo liat ibu sedih", ucap Fani menguatkan ibu kandung dari sahabatnya
"iya..., mari bian & mommy nya, silahkan...,
ini kamar nanda..., silahkan masuk",. ucap ibu Nanda dengan membukakan pintu kamar mendiang sang putri
mereka masuk ke kamar nanda, tak banyak yang bisa di lihat karena Nanda menghabiskan banyak waktu di RS sebelum maut menjemputnya. bian memperlihatkan sosok Nanda melalui foto2 yang ada di kamar tersebut.
tak lama kemudian mereka semua keluar & kamar kembali di tutup.
untuk pertama kalinya setelah kepergiannya ke luar negeri...,
hati ini bian kembali mengunjungi makam Nanda bahkan kini bersama sang ibu yang belum pernah ia kenalkan pada sa'at Nanda masih hidup. bian kini berada di depan makan nanda.
sang ibu yang awalnya kebingungan kini baru faham setelah membaca nama Nanda terukir di nisah sebuah makam.
bian bersimpuh di samping makam sang kekasih dengan meletakkan setangkai bunga mawar di atas pusara.
"hai..., apa kabar...??? sorry baru dateng sekarang.
btw..., kenalin ini mommy gw yg tinggal di Inggris.
cantik kn...??? lo liat sndiri anaknya seganteng gw y masa iya mommy nya jelak. nan..., skrng gw calon dokter loh...,
"dia nanda pacar km..??? sudah meninggal...??", tanya sang ibu memastikan
"iya mom..., dia nanda...., cinta pertama aq...,
dia pergi setelah berjuang keras melawan kanker otak.
tapi tubuhnya tak sekuat tekat yg dia punya...,
dia pergi pas kami kelas 2 SMA" cerita bian kpn sang ibu
"dia d sayangi banyak orng, dia pasti gadis yang baik", ucap sang ibu dengan ikut bersimpuh d samping makan nanda
"tekat dia buat hidup..., do'a kami & rasa sayang kami sama nanda gk bsa nggerakin takdir buat gk ngambil nanda", ucap bian dgn mata yg mulai mengembun
"takdir Alloh yg terbaik..., percaya itu.
apapun takdir pasti baik hanya saja kita blm menyadarinya",
ucap ibu bian dgn mengusap bahu sang putra
__ADS_1
"dia satu2nya cw yg perduli sma bian d sa'at semua orng bilang bian anak nakal-buruk-gk guna...,
dia satu2nya orng luar yg percaya kalo bian anak baik mom...,
dia selalu ngutamain perasa'an orang lain padahal dia sndiri lg sekarat..., di bersikap seolah semua baik2 aja padahal semua badannya penuh dengan alat2 medis..., dia..., dia.., dia penyemangat & kekuatan bian mom..., gimna bian bsa nglepasin cw malaikat kya nanda mom..., gimana...",
bian terisak dalam dekapan sang ibu.
bian terisak dengan memeluk erat sang ibu,
usapan lembut sang ibu mampu membuat bian perlahan mulai tenang. isakan bian mulai reda..., bian mengangkat wajah sang anak yang sudah basah oleh air mata. dengan lembut sang ibu mengelap wajah basah sang putra tercinta
"untuk menuju kata bahagia...,jalan yang harus di lalui setiap orng mungkin berbeda, percaya takdir Alloh yg terbaik.
ikhlaskan nanda..., tdk perlu melupakannya hanya perlu ikhlas.
trima fakta kalau kalian tak bsa lg jdi pasangan,
dia bkn jodoh km,..., dia bagian dari masa lalu yg indah.
boleh mengenangnya bi..., tpi km hrs faham bahwa kenangan tak bsa jdi masa depan. setiap yg bernyawa pasti mati.
kita pun akan melalui kematian tinggal nunggu giliran.
diri kita saja bkn milik kita apalagi Nanda,
semua milik Alloh & akan kembali ke Alloh jga.
relakan dia..., biarin nanda tenang..., jgn memberatkan dia",
terang sang ibu dengan nada bicara yang sangat lembut agar bisa di fahami oleh sang anak & di angguki oleh bian.
"nan..., ma'af aq nyakitin km dg kesedihan yg berlarut2,
aq mengikhlaskan km nan..., detik ini aq mengikhlaskan km nanda..., sa'at ini aq..., aq tdk ada hubungan apapun dengan km lg..., kisah kita hanya masalalu yg hanya bsa d kenang TPI gk bsa aq jadikan masa dpn.
nan...., aq..., aq akan menetap d Inggris & mungkin ini terakhir x aq ke sini. aq akan bnr2 mbuka hati buat cw lain & mbebasin hati gw seutuhnya dari kenangan kita nan.
aq pamit..., semoga Alloh menempatkan mu d tmpt terindah",
bian menghapus air matanya lalu tersenyum ke arah nisan Nanda
...****************...
#tbc
__ADS_1
#thank yang sudah baca 🥰