Cinta Dunia Lain

Cinta Dunia Lain
10 - Dicintai Jin


__ADS_3

Seminggu menjelang ujian sekolah, Aku kembali memimpikan Andrean. Dalam mimpi ku, aku melihat dia tampak sedih menatap ku. seperti nya ia tahu apa yang akan aku lakukan saat ini.


"Indah, jangan meninggalkan diriku, aku ingin hidup bahagia bersama mu."Ucap Andrean.


Entah kenapa hati ku seperti ikut sakit saat mendengar kalimat itu. Aku menundukkan kepala ku dan Menangis.


Kembali 7 hari berturut turut aku memimpikan hal yang sama. aku menjadi tidak konsen. Aku lebih banyak melamun dan tanpa sadar terkadang air mata ku mengalir keluar dari sudut mata ku.


Hari itu. Aku di pertemukan dengan sosok yang akan di jodohkan dengan ku, Aku tidak tahu siapa orang ny, Bahkan aku belum pernah mendengar nama nya, Ini sangat mendadak.


Saat aku sedang duduk di teras rumah menunggu keluarga calon suami ku datang, Aku melamun di teras rumah.


Tiba tiba aku melihat di luar pagar rumah ku, Aku melihat sosok Andrean yang berdiri mematung menatap ku. dengan di kelilingi asap Tipis, Aku mencoba untuk melihat dengan jelas apa itu nyata Andrean yang selalu hanya hadir dalam mimpi ku. atau aku sedang berhalusinasi saja?


Aku tak begitu jelas melihat nya. Hingga ku lihat sosok itu berbalik da berjalan pergi menuju ke gelapan malam. beberapa saat aku melamun memikirkan sosok tadi yang ku lihat.


Sebuah mobil masuk ke dalam halaman rumah yang memang sengaja di buka Papa. aku pun tahu itu calon nya, Aku segera masuk ke dalam memanggil Ayah dan Ibu ku.


Kami bertiga keluar bersamaan. saat ku lihat diapa yang turun dari mobil, Aku terkejut. mata ku membulat besar, saat ku lihat orang itu adalah Imam.


Yah, dia teman sekolah ku, Bagaimana bisa dia?.


"Mas Andi, Mbak Lala, Masuk Mba, Mas." Ajak Ayah dan Ibu ku.

__ADS_1


Sementara Aku terdiam menatap imam yang juga melihat ke arah ku dengan senyuman nya.


Di ruang Tamu.


"Indah, Kamu kenal Imam kan?." Tanya Ibu ku.


"Jadi calon suami Indah itu imam ma?." Tanya Ku.


"Iya Sayang, Imam itu anak nya Teman Papa. Om Andi."Tutur Ibu ku.


"Saya siapkan dulu makanan nya ya Mbak, Mas."Ucap Ku.


Ibu nya Imam dan Ayah nya mengangguk lalu melanjutkan mengobrol dengan Ayah.


"Imam, Ajak Indah Ngobrol."Ucap Tante Lala.


"Indah, sana yuk."Ajak nya pada ku.


Aku pun mengangguk tanpa ragu, Karena Imam orang yang ku kenal. lagi pula, Banyak yang ingin ku tanyakan pada Imam, kenapa Dia menjadi calon ku.


"Kamu pasti kaget kan, Kalau Kita berdua di jodohkan?." Ucap Imam memulai pembicaraan.Aku mengangguk dengan gerakan cepat.


"Beberapa hari yang lalu, Ayah mu datang ke rumah ku, Aku tidak tahu kalau itu ayah kamu, Tapi saat ibu mu datang bersama ayah mu, Aku pun mengenali nya."

__ADS_1


"Ayahmu menceritakan pada Ayahku, tentang kamu yang dicintai Jin. dan aku teringat aku pernah di usik Jin itu untuk menjauhi mu. saat aku dengar ayah mu ingin mencarikan mu suami untuk mengusir jin itu, Aku mengajukan diri ku."Tutur Imam.


"Maaf kalau kau tidak suka pada ku." Ucap Nya lagi.


Aku hanya tersenyum tidak mengatakan apa pun. sejujurnya aku merasa lega imam orang nya. Dan aku sudah mengenal orang nya. dari pada aku di jodohkan dengan orang yang tidak ku kenal, itu lebih menyeramkan bagi ku.


•••


Setelah mereka keluarga Imam pulang, Aku pun seperti biasa Masuk ke dalam kamar untuk beristirahat.


Tok


Tok


Tok


Terdengar suara ketukan dari luar jendela kamar ku. aku menelan Saliva ku. aku takut.


Aku lalu berjalan mendekati jendela, dengan rasa penasaran, ku buka tirai jendela sedikit.


"Andrean." Dia ada di luar jendela. dan tampak begitu jelas.


"Indah, Ayo ikut bersama ku, Aku yang sudah menjaga mu selama ini, Jangan khianati aku."Ucap Andrean.

__ADS_1


Aku tidak takut, Tapi aku tidak nyaman, Apa lagi setelah aku tahu Andrean itu Jin. Aku menutup kembali tirai jendela. duduk di tepi tempat tidur untuk menenangkan diri ku.


"Indah."Panggil nya lagi. Aku mencoba tak menghiraukan nya. memejamkan mata ku untuk tidur. sulit, tapi hingga berapa saat lama nya, Aku pun tertidur juga.


__ADS_2