
Keesokan hari nya.
Aina. bangun dari tidur nya da tidak menemukan Rey ada di samping nya. Namun ia menemukan setangkai bunga mawar di atas meja tempat tidur yang ia yakini di tinggalkan Rey untuk nya.
Aina mengambil dan mencium Bunga itu. tiba tiba Ponsel Aina berdering.
"Iya Robi."
"Ai, Kamu baik baik saja kan?."
"Iya, memang nya Aku kenapa?." Aina merasa heran dengan pertanyaan Robi.
"Kamu udah tahu soal Rey kan?."
"Rey kenapa?."
Robi menghela nafas berat.
"Coba deh kamu buka hp mu dan lihat Berita di akun ***."Ucap Robi.
Aina pun segera membuka berita di sebuah akun, yang menampilkan sebuah kecelakaan mobil mewah yang di tumpangi seorang pengusaha muda kaya bernama Reyyan/Rey.
Rey mengalami kecelakaan saat menuju ke rumah Aina malam tadi, dan mengalami koma di rumah sakit saat ini. Aina yang membaca berita ini seperti di sambar petir. ia langsung terjatuh di lantai dan pingsan.
Saat Aina sadar, hari sudah kembali pagi, Aina pun segera ke rumah Rey, untuk melihat keadaan Rey. karena ia juga tidak tahu dimana Rey di rawat.
__ADS_1
Namun saat Ia sampai, ia di usir oleh orang tua Rey, yang memaki dan menghina Aina sebagai penyebab kematian Rey.
Mendengar Rey meninggal, Aina merasa sangat terpukul. Ia seperti orang linglung berjalan pergi, apa lagi saat mendengar Rey telah di kuburkan, Hati Aina terpukul.
Hancur hati nya, bahkan ia tidak di beritahu dimana Rey di kuburkan.
•••
Aina kembali ke rumah dan duduk di sudut kamar nya. Melihat setangkai bunga yang di tinggalkan Rey untuk nya.
"Lalu siapa yang bersama ku kemarin?, apa itu Roh nya Rey?." Batin Aina.
Ia tidak bisa memikirkan apa pun lagi, ia hanya bisa duduk dan menangis sembari melihat setangkai mawar yang terletak di lantai karena jatuh.
Aina menangis, Hingga ia merasakan angin yang berhembus di wajah nya, Aina yakin Rey datang, Ia pun semakin sedih menangis terisak risak.
•••
Sejak hari itu.
Tak ada lagi Setangkai Mawar untuk Aina, Tak ada Lagi Rey yang selalu datang untuk setor senyuman nya untuk Aira.
Sejenak hati Aira hancur karena ini. ia tak sanggup lagi melanjutkan hidup nya, ia patah hati, hati terluka.
Di toko Aina banyak melamun, tak ada lagi senyuman ceria yang menggambarkan sosok Aina.
__ADS_1
Namun Aina tidak menyerah, Ia terus ke rumah Rey, untuk menanyakan dimana Rey di kuburkan, Namun kembali ia harus mendengar hinaan yang di lontarkan Orang tua Rey. rasa benci Orang tua Rey seolah meningkat setelah kepergian Rey.
Setelah beberapa Minggu berlalu. Aina kedatangan seseorang yang mengantarkan Paket untuk Aina.
"Cari apa Mas?."
"Kak Aina nya ada?."
"Iya saya sendiri."
"Kak, Maaf, saya ingin mengantarkan pesanan atas nama kak Aina, pesanan ini sudah di bayar mbak, Tapi belum juga di ambil, Makanya kami inisiatif mengantarkan nya, sesuai alamat yang di berikan saat pemesanan."Ucap Orang itu.
"Siapa yang pesan?."
"Reyyan Kak."
Deg
Jantung Aina rasa sejenak berhenti berdetak, Ia pun menerima pesanan itu dan mengucapkan terima kasih.
Saat Aina membuka nya, itu adalah sepasang cincin yang di pesan Rey untuk dia dan Aina. Aina melihat tanggal pengambilan adalah tanggal dimana Rey akan mengajak nya makan malam.
Kembali hati Aina terluka karena ini. saat Aina masih bergumul dengan hati nya. setangkai bunga mawar jatuh dari tempat nya, karena seekor kucing. Aina pun mengambil nya dan menangis memeluk setangkai mawar itu.
"Aku sayang Mas Rey, selama nya."
__ADS_1
-Selesai-