
Alin begitu penuh kehororan bagi Karin, karena alin selalu membuat nya berfikir Alin sedang melihat hantu saat Alin terdiam atau bersikap aneh, dan hal itu kadang membuat Buluk kuduk Karin berdiri dan mengidik ngeri memikirkan seperti apa kira kira sosok yang di lihat oleh sahabat yg nya saat ini.
Saat Ini Karin memikirkan hal yang sama, Ia pun memilih untuk diam dan berjalan masuk bersama Alin.
Saat Pulang kampus. Alin rasa nya malas kembali ke kost mu, Karena sosok itu masih mengikuti nya.
"Sampai kapan aku akan terus di ikuti, dia benar benar membuat ku takut." Batin Alin.
Meski membayangkan sosok laki laki itu berparas tampan, tapi itu tetap membuat Alin merasa tidak nyaman. karena merasa tidak bebas.
Saat Alin sampai di kost, Alin pun seperti biasa nya, meletakkan tas nya di atas tempat tidur. lalu bermaksud berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
"Stop, Hati Hati."Ucap Sosok itu.
Sontak membuat Alin berhenti melangkah, dan hal itu membuat Ia pun di ketahui bisa melihat dan mendengar Jason.
Jason tersenyum saat tahu Alin bisa mendengarkan nya. Alin yang merasa ketahuan pun menghela nafas berat.
__ADS_1
"Saya sudah yakin kamu bisa melihat dan mendengar ku, dan aku sangat senang karena nya."Ucap Jason. Namun Alin masih diam dan menatap ke depan menahan kekesalan nya.
"Itu di lantai ada Paku, dia bisa melukai mu jika kamu menginjak nya."Ucap Sosok itu.
Alin pun melihat ke lantai dimana Sosok hantu itu menunjuknya. benar, ia melihat sebuah paku payung yang siap melukai kaki nya jika ia menginjak nya. Ia lalu melihat ke dinding kamar nya, dimana ia menancapkan paku payung disana bersama tugas kampus nya yang terjatuh.
"Terima kasih."Ucap Alin.
Jason lalu mengulurkan tangan nya pada Alin. Alin pun mengulurkan tangan nya untuk menyentuh tangan nya, Namun tentu saja tidak bisa, Alin tidak bisa menyentuh nya.
"Alin." Ucap Alin setelah ia tidak bisa menyentuh Jason.
"Iya, Aku mau mandi dulu."Alin berjalan masuk ke dalam kamar mandi, ia mengatakan hal itu agar Jason tidak mengikuti nya. Ia pun merasa nyaman Karena Jason tak lagi mengikuti nya, Karena Jason pun mengerti.
Ia tidak punya pilihan lain selain mengakui diri ny bisa melihat Jason. karena Jason terus mengikuti nya. tentang paku payung tadi, Alin merasa sangat bersyukur karena Jason memberitahu nya, Kalau tidak, Kaki nya pasti sudah terluka.
Saat Alin keluar, tampak Jason sedang duduk dan menunggu nya. penampilan Jason pun tak lagi menyeramkan, ia seperti manusia normal yang tampan.
__ADS_1
Alin yang masih canggung, ia menghiraukan jason,Ia duduk di meja belajar dan mengerjakan tugas nya. Jason pun memperhatikan Alin belajar.
Alin tidak ingin terlalu dekat dengan Jason karena ia tak ingin berteman dengan Hantu. walau pun ia bisa mendengar Jason yang bicara.
Sesekali Jason mengatakan kalau ia sangat senang bisa mengenal Alin, karena sangat jarang manusia bisa melihat diri nya. Namun Alin hanya mendengar dan menghiraukan nya begitu saja.
Saat ia rasa mengantuk, Alin pun tertidur dengan kepala. bersandar di atas meja. Jason tersenyum melihat Alin yang tampak tidur.
"Alin."
"Alin."
"Bangun Alin." Panggil Jason.
Panggilan Jason membuat wanita itu terbangun. Alin melihat Jason.
"Kamu harus tidur di tempat tidur. nanti tubuh mu sakit."Ucap Jason.
__ADS_1
Alin yang masih mengantuk pun berjalan ke tepat tidur dan kembali memejamkan mata nya dan tidur kembali.